Pemudik Ini Nekat ke Kampung Halaman dengan Berjalan Kaki

07/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Ada-ada saja modus pemudik untuk bisa balik ke kampung halaman meski diminta putar balik pemudik asal Bandung tujuan Tasikmalaya ini nekat berjalan kaki.

Banyak cara yang dilakukan pemudik untuk bisa merayakan Lebaran di kampung halaman, meski kendaraan yang ditumpanginya terjaring razia penyekatan. Seperti yang dilakukan 9 orang pemudik rombongan keluarga asal Bandung tujuan Tasikmalaya saat melintas pos penyekatan jalur Gentong.

>>> Kisah Pilu Pemudik Menangis saat Diminta Putar Balik oleh Petugas

Gambar menunjukan Larangan mudik

Larangan mudik lebaran tahun 2021

Diputar Balik Malah Nekat Jalan Kaki

Meski kendaraannya diputar balik mereka keukeuh melakukan mudik dengan berjalan kaki menuju kampung halaman. Mereka terpaksa harus jalan kaki menuju tujuan setelah mobil yang ditumpangi terjaring razia penyekatan di perbatasan Garut Tasikmalaya Jawa Barat, tepatnya di Lingkar Galur Gentong.

“Rombongan keluarga ini berniat mudik dari daerah Bandung menuju daerah Ciawi Tasikmalaya. Meski dilakukan penyekatan, rombongan keluarga berjumlah 9 orang termasuk balita ini keukeuh mudik karena ingin berlebaran di kampung halaman,” terang Pusat Pengendali Lalu Lintas Nasional Kepolisian Republik Indonesia dalam keterangannya.

Para pemudik yang harus putar arah kembali ke kota asalnya itu menurut ketenangan NTMC Polri mereka tetap mudik meski berjalan kaki dan berniat naik angkutan umum karena daerah tujuan sudah dekat. Rombongan pemudik tersebut harus berjalan kaki yang jaraknya sekitar belasan kilometer dari pos penyekatan.

>>> Innova Plat Merah Ini Parkir Halangi Kereta Api Mau Lewat

Gambar menunjukan jalan Tol

Ribuan kendaraan berniat mudik diperintahkan untuk putar balik ke daerah asal
 

Ribuan pemudik di Jalur Gentong Diputar Balik

Kendaraan para pemudik yang melintas ke jalur Gentong Tasikmalaya Jawa Barat diputar balik untuk ke daerah asalnya oleh petugas. Pasalnya, mereka tidak bisa memperlihatkan surat bebas Covid-19. Data dari pihak kepolisian, sejak kamis dini hari hingga 6 Mei 2021, sudah ada ribuan kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang diperintahkan untuk putar balik ke daerah asal.


 “Untuk kendaraan pemudik yang terjaring penyekatan, polisi menempelkan stiker di bagian depan mobil sebagai tanda bahwa mobil tersebut sudah diperiksa dan disuruh putar balik.” kata Iptu Edy Suprayitno, Kanit Lantas Polsek Tasikmalaya. 

Ada pengecualian bagi pemudik yang diperbolehkan masuk. Di antaranya pemudik yang memberikan surat keterangan bebas COVID-19, surat tugas dari perusahaan, keperluan berobat, serta keperluan takziah kepada orang meninggal.

>>> 7 Terminal Bus Jabodetabek Berhenti Beroperasi saat Ada Larangan Mudik 2021

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top