Mulai Besok, Tilang Elektronik di Surabaya Siap Diterapkan

07/01/2020

Pasar mobil

5 menit

Mulai Besok, Tilang Elektronik di Surabaya Siap Diterapkan
Mulai besok, 8 Januari 2020, tilang elektronik di Surabaya akan diuji coba. Pemerintah Kota Surabaya pun sudah menyiapkan 757 unit CCTV di setiap titik ruas jalan di kota tersebut.

Surabaya siap melakukan uji coba sistem tilang elektronik atau yang juga dikenal dengan sebutan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Hal ini ditegaskan langsung oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Wanita yang kerap disapa Bu Risma itu mengatakan, tilang elektronik akan mulai diterapkan di Kota Pahlawan ini pada 8 Januari 2020. Bahkan sejumlah CCTV (Closed Circuit Television) pun sudah disebar dibeberapa titik jalan raya.

>>> Kamera CCTV Telah Dipasang Untuk E-Tilang Di Persimpangan Kota Semarang

Untuk Kurangi Kecelakaan Lalu Lintas di Surabaya

kamera CCTV tilang elektronik

Akan merekam setiap bentuk pelanggaran lalu lintas dan kejahatan

>>> Promo mobil baru yang menarik di awal tahun ada disini

Lebih lanjut Risma menuturkan, jika tilang elektronik di Surabaya dalam rangka menekan angka kecelakaan di kota tersebut. "Ini untuk menekan kecelakaan lalu lintas. Karena selama ini banyak pengendara motor yang melawan arus, atau melebihi batas kecepatan maksimal," kata Walikota.

Selain demi mewujudkan kota yang lebih tertib dalam berlalu lintas, Risma juga berharap keberadaan CCTV ETLE ini juga menekan tindak kejahatan di kota tersebut. Misalnya CCTV akan mampu merekam pelaku tindak pencurian, penodongan, penjambretan, penculikan anak, sampai aksi teroris.

Sudah Ada Ratusan CCTV

kawasan tilang elektronik

CCTV akan memantau para pelanggar aturan lalu lintas

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini

Tilang elektronik di Kota Surabaya nantinya akan memanfaatkan 757 CCTV yang sudah disebar di seluruh titik jalan. CCTV ini nantinya akan merekam nomor polisi kendaraan pelanggar lalu lintas serta menangkap wajah dari pengendara kendaraan tersebut. "Alat ini sanggup merekam gambar wajah pengendara sampai kecepatan 80 kilometer per jam," sebut Risma.

Jika pengemudi melakukan pelanggaran lalu lintas seperti tidak memakai helm, tidak memakai sabuk pengaman, berkendara sambil berponsel, melanggar marka jalan, mereobos lampu merah, dan sebagainya, maka RTMC (Regional Traffic Management Center) Polda Jatim akan mengidentifikasi identitas kendaraan tersebut.

Selanjutnya akan dikirim surat tilang ke alamat yang sesuai dengan alamat berdasarkan STNK dan nomor kendaraan yang melakukan pelanggaran. Surat tilang ini akan dikirim melalui pos sebagai bentuk fisiknya, dan dikirim melalui email sebagai copy tilang elektroniknya.

>>> Berita otomotif terbaru lainnya ada disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top