Mulai 2020, Jakarta Terapkan Insentif Mobil Listrik

16/12/2019

Pasar mobil

5 menit

Mulai 2020, Jakarta Terapkan Insentif Mobil Listrik
Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan, mulai tahun depan akan diberlakukan insentif mobil listrik. Antara lain Bea Balik Nama 0% dan Pajak Kendaraan Bermotor yang didiskon 50%.

Dalam rangka meningkatkan animo masyarakat untuk menggunakan kendaraan bertenaga listrik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mulai menerapkan beberapa kebijakan baru.

>>> Siap-siap, 4 Titik Jalan di Jakarta akan Terapkan ERP Tahun Depan

Kebijakan ini lebih mengarah pada peringanan biaya kepemilikan dan operasional bagi siapa saja pengguna kendaraan listrik. Demikian diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pajak Mobil Listrik Lebih Murah 50 Persen

surat-surat kendaraan listrik

BBN 0 persen dan PKB diskon 50 persen buat kendaraan listrik di Jakarta

>>> Ada banyak promo mobil baru menarik disini

Anies menegaskan, untuk kendaraan listrik termasuk mobil listrik akan mendapatkan insentif. Yaitu berupa potongan hingga 50 persen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). "Semua kendaraan yang berbasis tenaga listrik, akan kami berikan PKB yang didiskon sampai 50 persen," ucap Anies.

Kemudian insentif mobil listrik juga akan diberikan berupa Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) 0 persen. Kompensasi ini hanya diberikan pada kendaraan listrik yang mengurus BBN-KB di Jakarta.

Diskon Tarif Parkir untuk Mobil Listrik

mobil listrik charging

Anies ingin masyarakat Jakarta beralih pakai mobil listrik

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini

Selain itu disebutkan Anies, Pemprov juga akan memberikan insentif mobil listrik berupa kebijakan keringanan tarif parkir. "Tujuannya agar orang yang beraktifitas di dalam kota tidak ikut menyumbang polusi udara kalau mereka pakai kendaraan berbasis listrik," ucap Gubernur.

Namun kata dia, kebijakan tentang tarif ini masih dalam tahap pengkajian. Namun yang jelas untuk insentif berupa PKB dan BBN-KB akan dimulai pada 2020. "Dengan cara ini, kami berharap masyarakat di Jakarta bisa lebih banyak lagi yang menggunakan kendaraan listrik," tukas Anies.

Anies pun mengkalim saat ini kesadaran warga Jakarta untuk menciptakan udara yang lebih bersih mulai terihat. Hal itu ditunjukkan dengana danya peralihan dari pengguna kendaraan pribadi ke kendaraan umum. "Ada sekitar 360.000 orang setiap harinya tidak menggunakan kendaraan pribadi tapi beralih menggunakan kendaraan umum. Ini yang kami dorong supaya Jakarta lebih ramah lingkungan. Jadi nantinya akan kita dorong juga kendaraan umum yang berbasis listrik," tukas Anies.

>>> Berita otomotif menarik lainnya klik disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top