Mudik Lokal di Jabodetabek Tak Dilarang, Asal Patuhi Aturan

14/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Tidak ada larangan mudik di satu wilayah seperti Jabodetabek. Meski demikian warga yang mau mudik lokal dihimbau tetap memperhatikan protokol kesehatan. Berikut aturannya!

Wilayah Jabodetabek dan seluruh Jawa Barat masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta larangan mudik ke luar kota. Adapun untuk mudik lokal tidak ada pelarangan. Seiring dengan makin dekatnya lebaran Idul Fitri 1441 H, diperkirakan bakal terjadi peningkatan volume orang yang ingin mudik lokal. Tentu aktivitas tersebut bakal meningkatkan risiko kesehatan terkait masih masifnya penyebaran virus Corona (COVID-19).

Dirlantas Poda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menuturkan pihaknya tidak bisa melakukan pelarangan maupun penindakan terhadap pergerakan para pemudik lokal ini.

“Dalam mudik lokal di Jabodetabek misalnya, pengendara mematuhi aturan berkendara selama PSBB, seperti pakai masker, penumpang jaraknya diatur, itu kami tidak bisa melakukan penindakan karena tugas kami hanya melakukan soal aturan PSBB saja,” kata Sambodo dalam konferensi video belum lama ini.

>>> Malang Raya Berlakukan PSBB Mulai 17 Mei dengan Proses Tiga Tahap

Foto menunjukkan suasana di terminal

Bakal ada peningkatan arus pemudik meski masih berlangsung PSBB

Himbauan untuk pemudik lokal

Lebih lanjut Kombes Sambodo menghimbau kepada warga khususnya yang ingin mudik lokal baik di Jabodetabek maupun yang lain untuk mematuhi beberapa ketentuan, terutama yang berkaitan dengan protokol kesehatan.

1. Tidak mengunjungi saudara meski masih dalam satu kawasan atau aglomerasi

Dikhawatirkan jika tetap mengunjungi mereka bakal meningkatkan potensi penyebaran COVID-19. Disarankan untuk lebih banyak di rumah berkumpul bersama keluarga. Sedangkan untuk bersilaturrahim dengan sanak saudara cukup dilakukan via online seperti video call via WA dan Zoom. Itu lebih aman dari risiko tertular atau menularkan virus.

2. Tetap memakai masker

Dimanapun tempat masker harus dipakai. Terlebih saat perjalanan mudik menggunakan kendaraan bermotor seperti mobil pribadi maupun angkutan umum lokal yang mungkin bakal bebarengan dengan pemudik lokal yang lain.

>>> 5 Kesalahan Memakai Masker Yang Sebaiknya Dihindari

Foto menunjukkan gadis memakai masker

Jangan pernah lupa untuk memakai masker

3. Patuhi physical distancing di perjalanan

Bila menggunakan mobil pribadi atur posisi duduk sesuai yang disarankan dalam aturan PSBB, yaitu tidak boleh melebihi 50 persen kapasitas penumpang. Mobil 5 seater maksimal 3 orang dengan konfigurasi 1 pengemudi di depan dan 2 penumpang di belakang. Mobil 7 atau 8 seater maksimal 4 orang dengan konfigurasi 1 pengemudi di depan, 2 penumpang di baris kedua, dan 1 penumpang di baris ketiga.

4. Patuhi physical distancing saat di kampung halaman

Hindari berkerumun dengan banyak orang, dan hindari kontak berdekatan dengan orang lain. Terkadang hal ini sulit dilakukan mengingat di hari bahagia orang maunya berkumpul ramai-ramai dengan sanak, saudara, teman hingga tetangga. Karenanya harus ada komitmen untuk menjaga diri dengan melakukan physical distancing atau menjaga jarak aman.

Seperti diketahui larangan mudik diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020. Larangan berlaku buat para perantau yang berada di zona merah atau wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Mereka tidak boleh meninggalkan perbatasan meski dengan cara apapun. Seiring dengan itu, pembatasan akses kendaraan diterapkan di sejumlah titik.

>>> Saat #DiRumahAja Jangan Lupakan Perawatan Mobil di Garasi

Foto menunjukkan kursi ditandai untuk menjaga jarak aman

Tetap menerapkan physical distancing dimana saja

>>> Berita mobil terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top