Dunia Modifikasi Bisa Ikut Topang Industri Otomotif Indonesia

19/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Dunia Modifikasi Bisa Ikut Topang Industri Otomotif Indonesia
Dunia modifikasi kendaraan bermotor di Tanah Air kian berkembang. Hal itu memberikan dampak positif karena dapat turut menopang industri otomotif Indonesia.

Modifikasi tak sekadar mengubah tampilan mobil sesuai dengan yang diinginkan saja. Lebih jauh lagi, dunia modifikasi Tanah Air disebut-sebut juga ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan industri otomotif Indonesia

Di Indonesia, dunia modifikasi baik itu yang melibatkan roda empat maupun roda dua kian berkembang dari hari ke hari.

>>> Perdana dalam 7 Tahun, Kontes Modifikasi Daihatsu Digelar Virtual

Dunia Modifikasi Tanah Air Kian Berkembang

Peluang inilah yang dapat membantu industri otomotif Indonesia terus tumbuh. 

"Sebab, perkembangan industri modifikasi juga berdampak pada meningkatnya penjualan otomotif secara nasional," ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya. 

Menperin Agus

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Agus kemudian menjelaskan bahwa industri modifikasi merupakan sektor berskala kecil dan menengah yang mampu membuka banyak lapangan kerja sekaligus menggairahkan perekonomian nasional.

"Kemajuan industri modifikasi telah meningkatkan daya saing produk-produk dalam negeri. Selain itu, seiring dengan perkembangan industri otomotif, perkembangan industri jasa aftermarket juga kian berkembang positif," imbuh Agus.

Beberapa indikator perkembangan industri modifikasi kendaraan ditandai dengan munculnya beberapa event nasional, Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 kemudian ada juga Daihatsu Dress-up Challenge. Pandemi pun tak membuat keduanya terhenti begitu saja. Pagelaran tetap dihelat secara virtual. Secara produk, beberapa karya anak bangsa telah mampu bersaing secara internasional.

>>> Modifikasi Nissan All New Livina yang Pas Buat Bapak-bapak

Bantu Gerakkan Roda Perekonomian Nasional

Modifikasi mobil

Modifikator Indonesia pun sanggup menghasilkan mobil yang nyeleneh

Industri otomotif Indonesia sendiri terus dipacu lajunya agar semakin memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional, meskipun termasuk sektor yang terkena dampak cukup berat akibat pandemi Covid-19. Penjualan mobil dan motor amat lesu dalam beberapa bulan terakhir. Aktivitas di pabrik pun ikut terhambat karena adanya imbauan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kegiatan di dealer juga tentunya ikut terdampak lantaran masyarakat masih mementingkan faktor kesehatan dan lebih memilih berada di rumah saja. Berbagai kebijakan dan stimulus telah dirancang pemerintah guna membangkitkan kembali gairah usaha para produsen kendaraan bermotor tersebut.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier menambahkan, dalam kondisi pandemi Covid-19, setidaknya ada tiga variabel kuat yang dapat dianalisis. Ketiga variabel tersebut yaitu pabrik otomotif tutup dan banyak melakukan konversi pada produk lain seperti masker dan ventilator. Kemudian, adanya disrupsi global supply chain, dan melemahnya permintaan.

"Untuk sektor produsennya, kami memberikan IOMKI dan berbagai stimulus pajak usaha, sedangkan untuk demand kami usulkan keringanan pajak PPnBM yang bersifat mendesak kepada Kementerian Keuangan," tutur Taufiek.

>>> Suzuki XL7 Bikin Heboh Jagat Modifikasi 

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top