Catat! Mobil Plat RF Tak Berhak Menggunakan Sirene dan Rotator

29/03/2021

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Catat! Mobil Plat RF Tak Berhak Menggunakan Sirene dan Rotator
Mobil plat RF tak punya keistimewaan di jalan. Maka dari itu, mobil plat RF tidak berhak menggunakan sirene dan lampu rotator. Kalau melanggar akan ada sanksi.

Beberapa tahun belakangan, kerap ditemui mobil dengan pelat berkode RF berseliweran di jalan. Meski tidak semua, namun mobil plat RF justru identik dengan pengendara yang semena-mena saat berada di jalan. 

Biasanya, mobil plat RF ini diidentikan dengan para pejabat di Tanah Air termasuk para petinggi kepolisian dan juga TNI. Tak jarang juga yang mengatakan bahwa plat RF merupakan plat rahasia karena ada kode tersendiri. Dengan begitu, saat berada di jalan oknum pengguna plat RF ini merasa dirinya sebagai 'raja' dan tak peduli akan aturan lalu lintas. Di samping itu, tak sedikit juga pengendara mobil dengan plat RF melengkapi dirinya dengan rotator dan sirine. 

Ditlantas

Sambodo tegaskan mobil Plat RF juga bakal ditindak kalau melanggar

>>> Plat Nomor 'RF' Tak Sakti, Langgar Lalu Lintas Bakal Ditindak

Mobil Plat RF Bisa Ditilang Seperti Lainnya

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa mobil dengan nomor pelat berawalan RF bukan berarti bebas melanggar lalu lintas. Termasuk penggunaan sirene maupun rotator. Mobil dengan pelat awalan huruf RF bukan berarti mobil pejabat kepolisian ataupun pejabat pemerintah.

“Pelat RF bisa ditilang sama seperti pelat hitam kendaraan lainnya. Kendaraan mobil dengan pelat RF bukan termasuk kendaraan yang diberi hak untuk menggunakan sirene dan rotator,” kata Sambodo di Jakarta baru-baru ini. 

Perlu diketahui, penggunaan plat rahasia juga tak sembarangan melainkan tercantum dalam Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2012 Pasal 6. Dalam aturan itu disebutkan bahwa STNK/TNKB rahasia diberikan untuk kendaraan bermotor dinas yang digunakan oleh petugas intelijen TNI, Polri, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara, dan Penyidik/Penyelidik.

STNK/TNKB khusus dan rahasia berlaku untuk jangka waktu satu tahun dan dapat diperbaharui kembali. Sedangkan untuk mendapatkannya perlu beberapa syarat khusus seperti yang tertuang di dalam pasal 9 aturan yang sama;

Persyaratan penerbitan STNK dan TNKB rahasia atau khusus sebagai berikut:

a. surat permohonan dari instansi/kesatuan kepada Direktur Lalu Lintas Polda;

b. BPKB dan STNK;

c. kartu tanda anggota atau kartu pegawai negeri sipil;

d. surat tugas dari instansi yang bersangkutan;

e. rekomendasi untuk instansi di luar Polri dari;

1. pejabat intelijen atau pejabat pengawas internal masing-masing; dan
2. Direktur Intelkam Polda;

f. rekomendasi untuk internal Polri dari:

1. Kadivpropam Polri untuk tingkat Mabes Polri; atau
2. Kabidpropam Polri untuk tingkat Polda; dan

g. hasil pemeriksaan cek fisik kendaraan bermotor.

>>> Ini Rincian Proses dan Biaya Ganti Plat Mobil

Lampu Rotator Hanya untuk Kendaraan Tertentu

Penggunaan lampu rotator di mobil Toyota Fortuner

Lampu rotator bukan untuk kendaraan pribadi

Selain itu, dijelaskan juga jenis-jenis rotator yang terpasang di kendaraan umumnya ada tiga warna, yakni biru, merah dan kuning. Warna biru, kata dia untuk mobil dinas kepolisian.

Kemudian, warna merah untuk ambulans, pemadam kebakaran dan kendaraan dinas TNI. Sementara warna kuning untuk kendaraan dinas pekerjaan umum, kebersihan dan sebagainya. Penggunaan lampu rotator ini tertuang pada pasal 59 ayat 5 UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Dan untuk kendaraan yang menggunakan rotator kuning ini dia tanpa sirene,” tambahnya

Nah, kalau Anda kendaraan pribadi yang tetap memasang lampu rotator akan ada sanksi denda. Mengacu pada UU No.22 tahun 2009 pasal 106 ayat 4, kendaraan pribadi yang memasang rotator akan didenda sebesar Rp 250 ribu atau pidana kurungan paling lama 1 tahun. 

>>> Begini Aturan Memberi Jalan Ambulans Sesuai Undang-undang

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top