Mobil Otonom Uber Diperkirakan Bisa Dinikmati 18 Bulan Lagi

30/01/2018

Pasar mobil
Share this post:
Mobil Otonom Uber Diperkirakan Bisa Dinikmati 18 Bulan Lagi
Tekonologi otomatis hampir mengambil alih dunia. Dengan pengembangan yang semakin menggeliat, salah satu peserta mobil otonom, Uber, memiliki keyakinan untuk menguji mobil otonomnya dalam jangka waktu 18 bulan lagi.

Dengan semua kemajuan teknologi otonom dari produsen mobil ternama, Uber melejit sebagai salah satu pemimpin mobil yang bisa melaju sendiri. Bahkan, rencana untuk mengeluarkan mobil berteknologi mutakhir ini semakin mendekati kenyataan.

Adalah CEO Uber, Dara Khosrowshahi yang meyakinkan semua penggemar otomotif di seluruh dunia. Dalam sebuah wawancara untuk acara The Year Ahead kepada Editor-in-Chief Bloomber, John Micklethwait, yang ditayangkan pada hari Selasa, (1/23) lalu, Uber menegaskan rencana mereka untuk meluncurkan mobil otonom dalam 18 bulan mendatang.

CEO Uber saat ini, Dara Khosrowshahi ketika sedang memakai jas

CEO Uber saat ini, Dara Khosrowshahi

Dengan hastag #TheYearAhead, mobil otonom tersebut bukan hanya berupa prototype atau konsep, Khosrowshahi menegaskan bahwa armada tersebut sudah bisa dikendarai. Fitur ini akan tersedia untuk umum dalam 95% pengemudia selama beberapa bulan pertama.

>>> Baca juga Berita pasar otomotif Indonesia tahun ini

“Kami [Uber] berencana untuk menjalankan mobil otonom di jalanan, saya percaya dalam 18 bulan lagi. Dan ini bukan hanya untuk uji coba, tapi sebagai penggunaan nyata di luar sana,” kata Khosrowshahi menjelaskan.

Pengemudian ini dikarenakan layanan ini harus tersedia di kota yang sudah dipetakan oleh Uber. Dalam sebagian besar kasus, moibil otonom Uber awalnya masih menggunakan pengemudi manusia.

Mobil otonom uber berwarna putih yang sedang melaju di jalanan

Mobil otonom Uber sedang dalam pengembangan

5% kasus lainnya memberikan kontrol otomatis penuh pada mobil sehingga tidak ada pengemudi manusia yang digunakan. Tapi, penumpang masih bisa memilih antara dijemput menggunakan pengemudi manusia atau sopir otomatis, meskipun mobil Uber sudah bisa mengendalikan rute perjalanan secara penuh. Tapi Uber mungkin masih mengirim supir manusia jika cuaca tidak menguntungkan.

>>> Baca juga berita pasar mobil lainnya disini

Seiring berjalannya waktu, dalam 5 tahun, Uber menginginkan untuk menambah persentase pengemudian sehingga bisa mengirimkan mobil yang berfungsi secara otomatis di Phoenix. Phoenix merupakan salah satu kota yang menjadi basis pengembangan mobil otonom Uber yang sudah dipetakan untuk kepentingan pengendalian rute mobil tersebut.

Mari kita lihat bagian dalam mobil otonom Uber saat ini

Kabar buruknya, bagi anda yang ingin mencoba layanan ini, bisa saja Uber membutuhkan waktu yang cukup lama hingga membawa teknologi ini ke Indonesia. Uber harus mengulang semua proses di seluruh kota yang beroperasi, sama seperti proses yang dilakukan di Phoenix. Khosrowshahi memprediksi, butuh waktu sekitar 10 sampai 15 tahun hingga seluruh kota bisa kompatibel dengan teknologi otomatis ini.

Dengan perkembangan industri otomatif yang semakin mudah, generasi berikutnya dipercaya tidak perlu belajar menyetir lagi. Ketika ditanya apakah seorang anak lahir hari ini harus belajar menyetir, Khosrowshahi dengan pasti menyatakan bahwa dia tidak yakin dengan hal itu.

 >>> Baca juga berita otomotif lainnya disini

Share this post: