Deretan Mobil Listrik Toyota di Indonesia

30/03/2021

Pasar mobil

5 menit

Diam-diam Toyota sedang menyiapkan mobil listrik Toyota di Indonesia. Sambil menunggu yang terbaru, Toyota sebenarnya sudah merilis mobil listrik yang bisa Anda nikmati.

Toyota mulai agresif untuk menghadirkan mobil ramah lingkungan di industri otomotif Indonesia, mulai dari hybrid, battery, fuel cell, hingga plug-in hybrid yang bocorannya akan hadir pada 2022 mendatang. Model mobil listrik Toyota yang diproduksi lokal tersebut akan ditujukan nggak hanya untuk pasar domestik tapi juga pasar ekspor.

Mobil Listrik Toyota di Indonesia

Mobil listrik toyota warna biru

Mobil listrik Lexus sekali pengecasan bisa menempuh jarak 300 km

Memang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Toyota mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Bahkan Toyota sudah menyiapkan dana investasi US$ 2 miliar untuk 5 tahun ke depan. Pabrikan asal Jepang tersebut tentu harus menyesuaikan harga jual unit mobil listrik di pasar Indonesia, mengingat mobil listrik memiliki harga yang tak murah.

Beberapa hal yang sudah dilakukan Toyota adalah melakukan riset untuk membandingkan mobil listrik dan mobil konvensional. Hasilnya, mobil listrik dari sisi konsumsi energi bisa menghemat hingga 50% dibandingkan bahan bakar. Bukan hanya mengurangi biaya, pengurangan emisi bisa saja dilakukan. Namun, setidaknya Toyota dalam 5-10 tahun kedepan sudah menyiapkan 10 jenis kendaraan listrik, bertipe Battery Electric Vehicle, Hybrid Electric Vehicle (HEV), dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) agar segmen Indonesia memiliki opsi.

Berbicara tentang mobil listrik Toyota di Indonesia, sebenarnya sudah ada yang dinikmati oleh masyarakat. Di tengah persaingan Toyota dengan Hyundai yang lebih dulu membangun pabrik mobil listrik di Indonesia, berikut model yang bisa Anda pilih.

>>> Mengenang Mobil Listrik Selo dan Lainnya, Apa Kabarnya Sekarang?

1. Lexus UX 300e

Lexus UX 300e menjadi mobil full-electric pertama dari Toyota yang hadir untuk pasar Indonesia, sekaligus menjadi debut UX 300e di pasar Asia Tenggara. SUV/crossover terkecil di line Lexus, UX yang tampilannya masih identik dengan versi bermesin bensin. Jika dilihat, tak ada gaya desain khas mobil listrik pada UX 300e, seperti grille dan palang velg yang tertutup. Namun, untuk memberikan aliran udara lebih efisien, terdapat fitur aerodynamic shutter pada grille.

Mobil listrik Lexus 300e ini dilengkapi dengan baterai Lithium-ion berkapasitas 54,35 kWh dengan tenaga 201 hp dan torsi 300 Nm. Ada dua charging port terpisah untuk UX 300e untuk tipe AC dan DC yang mana sekali pengecasan bisa menempuh jarak 300 km.

Sementara dari sisi keamanan, Toyota menyematkan Lexus Safety System+ yang merupakan teknologi active safety untuk mengurangi risiko kecelakaan. Ada empat fitur pada Lexus Safety System+, yakni Pre-Collision System (PCS), Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), Lane Departure Alert (LDA), dan Adaptive High Beam System (AHS). Diluncurkan pada November 2020 kemarin, harga Lexus UX 300e mulai dari Rp 1,245 miliar (OTR DKI Jakarta).

2. Toyota Prius PHE

Tampak samping Toyota Prius PHE merah

Mobil listrik Toyota Prius memadukan jantung pacu mekanis dengan motor elektrik

>>> Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik yang Dijual di Indonesia

PT Toyota Astra Motor (TAM) memenuhi janji meluncurkan mobil elektrifikasi di Indonesia, Toyota Prius PHEV (Plug-In Hybrid Electric Vehicle). Ketika merilis Prius PHEV, Toyota mengklaim jika mobil ini memiliki kemampuan baterai lebih besar dan model pengisian baterai melalui sumber eksternal. Selling point lainnya adalah fleksibilitas karena memiliki driving range lebih panjang.

Dari sisi performa dan teknologi jantung pacu, mesin Toyota Prius PHEV memadukan jantung pacu mekanis dengan motor elektrik. Mengandalkan mesin 2ZR-FXE dengan kapasitas 1.800 cc yang memiliki tenaga maksimum 96 hp dan torsi 142 Nm. Mobil ini juga didukung motor listrik 1 NM/ISM dengan power plus torsi optimal masing-masing 72 hp dan 142 Nm. Khusus mode listrik, Toyota Prius PHEV memiliki daya jelajah 68,2 km.

Untuk baterai, Prius PHEV menggunakan baterai jenis Lithium-Ion Battery dengan voltase 3.7V per cell. Untuk pengisian penuh dibutuhkan waktu sekitar 2 jam 20 menit dengan tegangan 220 V 16A. Mobil ini dipasarkan dengan harga Rp 884 juta.

>>> Review Toyota Prius PHV GR Sport 2019, Ketika Nafas Sporti Berjodoh Dengan Efisiensi

Toyota Luncurkan Mobil Listrik Harga 200 Jutaan

Jelang akhir tahun kemarin, Toyota Motor Corporation meluncurkan mobil listrik (electric vehicle/EV) mungil bagi dua penumpang di Jepang. Diberi nama C+pod, mobil listrik baterai ultra-kompak (BEV) ini disiapkan untuk korporat dan pemerintahan.

C+pod memiliki dimensi 2.490 mm x 1.290 mm x 1.550 mm dengan radius putar 3,9 meter. Sayangnya, bisa dinikmati untuk konsumen umum pada 2022 mendatang. Jika dilihat dari spesifikasinya, mobil listrik Toyota ini memang diperuntukkan mobilitas jarak dekat saja, karena memiliki kecepatan maksimal 60 km/jam dan jarak tempuh 150 km saat baterai penuh.

Mobil listrik C+pod Toyota yang diluncurkan di Jepang
Mobil listrik mini milik Toyota yang baru dipasarkan di Jepang

Mobil listrik C+pod Toyota dibekali motor listrik 1 Rm bertenaga 9,2 kW atau setara dengan 12 hp dan torsi 56 Nm. Untuk pengisian baterai, pemilik membutuhkan waktu paling cepat 5 jam (200V/16A) mode standar dan paling maksimal 16 jam (100V/6A).

Dari sisi fitur, mobil C+pod terbilang lengkap. Ada dual airbag, ABS+EBD, VSC, TRC, Pre-Collision Safety System, dan Intelligent Clearance Sonar with Parking Support Brakes. Tak sampai di sana, menariknya mobil ini bahkan bisa digunakan pemilik untuk genset darurat karena mampu memasok listrik hingga 10 jam.

Harganya terbilang terjangkau untuk segmen mobil listrik. Mobil listrik C+pod ada dua tipe, yakni tipe X dengan harga Rp 224 jutaan dan C+pod tipe G dengan harga Rp 233 jutaan. Apakah model ini siap dipasarkan di Indonesia? Kita tunggu saja ya.

>>> Pilihan mobil Toyota baru dan bekas berkualitas bisa Anda dapatkan di sini

Pertanyaan Sering Diajukan

Apa kekurangan mobil listrik?
Stasiun Pengisian Listrik (SPLU) masih terbatas, kecepatan terbatas, waktu pengisian cukup lama, harga lebih mahal.
Apa kelebihan mobil listrik?
Lebih hemat, teknologi terbaru, ramah lingkungan, perawatan lebih mudah.
Kenapa mobil listrik ramah lingkungan?
Mobil listrik tidak memiliki knalpot. Meskipun ada emisi pembuangan dari penggunaan ban dan rem, kendaraan bertenaga listik relative aman untuk menjaga kualitas udara.

Lulus dari jurusan jurnalistik, wanita kelahiran Tangerang ini mengawali kariernya sebagai content writer tujuh tahun lalu. Memiliki hobi nonton dan berselancar di media sosial, saat ini aktif sebagai penulis lepas di Cintamobil.com.

 
back to top