Mari Mengenal Ragam Jenis Mobil Listrik

19/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Mobil listrik menawarkan beragam teknologi yang bervariasi dan canggih untuk mengurangi polusi lingkungan tanpa mengorbankan mobilitas berkelanjutan

Untuk mengurangi polusi lingkungan yang disebabkan oleh sektor transportasi, pemerintah mendorong percepatan program mobil listrik di Indonesia melalui Perpres Nomor 55 Tahun 2019. Selanjutnya Pemda DKI mengeluarkan Pergub DKI Jakarta No 88 Tahun 2019 tentang pengecualian aturan kebijakan ganjil-genap untuk mobil listrik. Selain bebas aturan ganjil genap, kendaraan listrik (sepeda motor dan mobil) juga mendapatkan insentif pajak berupa pembebasan bea balik nama kendaraan (BBNKB) melalui   Pergub DKI Jakarta  Nomor 3 Tahun 2020.  

Wajar jika kemudian APM gencar memasarkan mobil listrik di Indonesia dan semakin banyak yang  membanjiri jalan-jalan kota besar seperti Jakarta. Walau sama-sama menyandang predikat mobil listrik, nyatanya teknologi kendaraan ramah lingkungan tersebut memiliki perbedaan mendasar satu sama lain sehingga kerap membingungkan.  

>>> Naik Mobil Listrik untuk Perjalanan Jauh? Begini Cara Menghemat Dayanya

Kata Kunci 


Secara umum, definisi mobil listrik adalah mobil yang menggunakan teknologi listrik sebagai  sistem penggerak kendaraan. Dari sudut pandang teknis, teknologi listrik sebagai  sistem penggerak kendaraan mempunyai banyak konfigurasi mulai dari baterai-motor listrik, mesin-generator-baterai-motor listrik, fuel cell-baterai-motor listrik. 

BEV (Battery Electric Vehicle) 

gambar hyundai

Hyundai Ioniq, salah satu mobil listrik murni (BEV) yang dipasarkan di Indonesia 

Kerap disebut sebagai mobil listrik murni (pure-electric vehicle atau all-electric vehicle) karena 100% hanya mengandalkan daya listrik baterai untuk memutar roda kendaraan dan tanpa dukungan (back-up) mesin konvensional sama sekali.  Itu sebabnya, mobil listrik jenis BEV sangat tergantung pada SPLU dan mewajibkan pengemudi untuk memperhitungkan sisa jarak tempuh dan sisa daya listrik  baterai dengan cermat. Di Indonesia, stasiun pengisian listrik umum tidak sebanyak SPBU, apalagi yang dilengkapi dengan sistem pengisian cepat. Kecanggihan teknologi baterai menyebabkan harga BEV masih mahal, di atas Rp 500 juta. Contoh BEV di Indonesia antara lain Tesla, Hyundai Ioniq.    

 

HEV (Hybrid Electric Vehicle)

gambar nissan

Nissan Kicks dengan teknologi hybrid yang unik  

Mobil elektrik berikutnya adalah mobil listrik hybrid (HEV, hybrid electric vehicle) yang mengandalkan mesin konvensional sebagai pembangkit listrik untuk baterai dan dilengkapi  motor listrik yang menggerakkan roda. Karena mesin tidak memutar roda, maka efisiensi bahan bakar mobil hybrid lebih baik dibanding mobil konvensional. Dibanding BEV, mobil hybrid tidak membutuhkan SPLU karena pengisian baterai dilakukan oleh mesin dan pengereman regeneratif. Contoh mobil  hybrid  antara lain Toyota Prius, Nissan Kicks. Menilik konfigurasinya, HEV terbagi menjadi beberapa jenis di bawah ini.  

Mild Hybrid

gambar mercedes-benz

Mercedes-Benz S-Class dilengkapi teknologi mild hybrid 

Pada dasarnya, mobil mild hybrid adalah mobil konvensional yang dilengkapi dengan perangkat hybrid versi minimalis atau terbatas. Secara teknis, perangkat mild hybrid yang terpasang adalah jenis parallel hybrid dengan fitur  start-stop,  engine-assist dan regenerative braking. Peran motor listrik pada mobil mild hybrid sebatas membantu mesin konvensional saat akselerasi dan cruising, bukan untuk menggerakkan mobil secara terpisah. Dengan demikian,  ciri umum mobil mild hybrid adalah tidak ada EV mode atau all-electric propulsion. Contoh mobil mild hybrid adalah Mercedes-Benz S-Class, Suzuki Ertiga Diesel (2017). 
 

Full Hybrid
 

gambar toyota

Toyota Camry hybrid versi full hybrid

Sesuai namanya, mobil full hybrid dapat bergerak dengan menggunakan mesin, motor listrik  atau kombinasi mesin dan motor listrik sesuai kebutuhan operasional. Pengaturan kerja mesin, motor listrik dan mesin + motor listrik dilakukan oleh perangkat “split power” yang memungkinkan mobil full hybrid bergerak dengan beragam driving mode seperti EV mode. cruising mode, power mode hingga eco mode. Contoh mobil full hybrid adalah Toyota Camry Hybrid, Toyota Prius. Mobil full hybrid dilengkapi EV mode agar dapat  bergerak dengan motor listrik hingga kecepatan tertentu.  

PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle)

gambar mitsubishi

Mitsubishi Outlander dengan teknologi PHEV (plug-in hybrd vehicle)

Mobil hybrid jenis plug-in (PHEV) pada dasarnya sama dengan mobil hybrid versi full hybrid. Dalam artian sama-sama memadukan mesin konvensional dan sistem hybrid sehingga dapat bergerak dengan memakai mesin, motor listrik atau kombinasi mesin dan motor listrik sesuai kebutuhan operasional.   

gambar hyundai

Tidak hanya mengandalkan mesin, pengisian baterai mobil plug in hybrid bisa dilakukan di SPLU     

Pada sisi lain, perbedaan utama antara mobil hybrid dan PHEV terletak pada  baterai hybrid yang bisa di-charge secara terpisah dengan charger khusus berkapasitas besar semisal 100 kWh. Dengan demikian, pengisian baterai bisa dilakukan secara cepat (fast charging) dan tidak lagi hanya mengandalkan mesin. Mobil jenis  PHEV yang sudah dipasarkan di Indonesia antara lain BMW i8 Roadster, Mitsubishi Outlander, Toyota Prius  

>>> Mobil Listrik Jadi Revolusi Tercepat Setelah Internet

 

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top