600 Ribu Kendaraan Listrik Bakal Diproduksi di Indonesia Mulai 2024

29/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Pemerintah Indonesia telah menargetkan untuk bisa memproduksi kendaraan listrik secara lokal sebanyak 600 Ribu Unit di tahun 2024 mendatang.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pemerintah menargetkan produksi mobil berbasis baterai listrik mencapai 600 ribu unit pada tahun 2024 mendatang. Guna mendukung rencana ini pemerintah juga akan mendorong produksi baterai kendaraan listrik di Tanah Air.

>>> Bukti Keseriusan Mitsubishi Kembangkan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Gambar menunujuka logo Mobil listrik

Pengembangan elektrifikasi di industri otomotif membutuhkan gotong royong semua pihak

Indonesia Akan Menjadi yang Terdepan di Segmen Elektrifikasi 

"Dalam waktu yang tidak lama lagi Indonesia akan menjadi yang terdepan dalam industri otomotif berbasis listrik. Yang bisa saya sampaikan produksi 600 ribu untuk kendaraan berbasis listrik itu di tahun 2024. Kita juga sudah mendorong ekosistemnya termasuk kekuatan kita untuk memproduksi baterai mobil listrik, karena kita mempunyai kekuatan sumber daya lithium yang luar biasa," kata Agus ketika ditemui belum lama ini. 

Agus menambahkan bahwa untuk mencapai target itu semua stakeholder harus saling bahu membahu. Kemudian dari pihak Kemenperin sendiri telah menyiapkan regulasinya baik untuk kendaraan roda dua dan empat berbasis listrik.

"Ini merupakan ekosistem yang patut diperhatikan bagi semua stakeholder, bagi untuk pemerintah khususnya untuk menyiapkan regulasi-regulasi, dan dari Kementerian Perindustrian bahwa regulasinya telah siap baik itu kendaraan listrik untuk roda dua dan roda empat dan roadmapnya juga telah kita siapkan. Sayang jika kita tidak memanfaatkan momen ini untuk mendukung pengembangan mobil listrik di industri otomotif," tambahnya.

>>> Pabrikan Inggris MG Siapkan Mobil  Listrik Baru di Indonesia

Gambar menunjukan Toyota EV

Toyota mendukung visi Pemerintah Indonesia di segmen elektrikfikasi

Produsen Mobil Jepang Mendukung Rencana Pemerintah Ini

Agus menambahkan bahwa produsen mobil asal Jepang seperti Toyota, Honda dan Mitsubishi telah berkomitmen untuk kembangkan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Toyota dikatakan telah memperkenalkan Lexus 300e yang diharapkan dapat mempercepat kendaraan berbasis listrik murni di Indonesia.

"Kendaraan listrik berbasis hybrid dari kunjungan kami beberapa waktu lalu ke Jepang kami mendapatkan banyak komitmen baik itu Toyota, Honda Mitsubishi untuk membangun mobil listrik khususnya hybrid di Indonesia. Toyota sendiri memiliki program untuk membangun kendaraan listrik di Indonesia dengan merek yang disebut Lexus 300e. Tak hanya itu Hyundai juga akan mengarah kesana pabriknya di Indonesia untuk memproduksi kendaraan berbasis listrik,” tutup Agus.

>>> Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Mobil  Listrik di Indonesia

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top