Mobil Listrik Kian Diminati, Bagaimana dengan Jumlah SPKLU yang Tersedia?

26/11/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Jumlah mobil listrik di Indonesia semakin hari kian bertambah. Tapi bagaimana dengan jumlah SPKLU? Sudahkah memadai untuk masyarakat ngecas kendaraan listrik?

Masyarakat Indonesia mulai melek dengan keberadaan mobil listrik. Makin ke sini mobil listrik mulai dilirik. Penjualannya disebut mengalami peningkatan beberapa bulan terakhir. Terlebih dengan adanya aturan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berdasarkan emisi dan konsumsi BBM. Ini membuat mobil listrik bertenaga baterai bebas dari PPnBM karena tak ada emisi serta tidak mengkonsumsi BBM. 

Pada kenyataannya belum semua masyarakat Indonesia mau beralih menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan adalah tempat pengisian baterai dari mobil listrik itu sendiri. Ya, jumlah SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) memang masih terbatas tak seperti SPBU.

Gambar menunjukan SPKLU

Jumlah SPKLU masih terbatas

Ada kekhawatiran yang muncul ketika mobil tiba-tiba kehabisan baterai di jalan. Sejauh ini, baik pemerintah maupun swasta terus menggenjot pembangunan SPKLU guna menjangkau masyarakat lebih banyak. Tapi berapa sebenarnya jumlah SPKLU di Indonesia ya? 

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) per November 2021 telah dibangun 219 unit SPKLU di 185 lokasi yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Bisa dibilang jumlah ini masih jauh dari target yang dicanangkan. 

"Untuk SPKLU kita targetkan 572 tadi mungkin belum mencapai target itu dan di tahun 2030 nanti ditargetkan sekitar 31 ribuan," ungkap Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari dalam pemaparannya di Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021. 

Paling banyak tentu berada di Ibu Kota DKI Jakarta. Di Jakarta tercatat ada 88 unit SPKLU yang terletak di 67 lokasi. Kemudian untuk di Wilayah Jawa Barat menjadi yang terbanyak kedua dengan 36 unit di 36 lokasi. Menyusul setelahnya Jawa Timur, Bali, dan NTB sebanyak 33 unit di 29 lokasi. 

SPKLU tersebar di 83 titik

 

Bagi Anda yang ingin membeli mobil listrik, ada baiknya untuk mengetahui lokasi SPKLU agar memudahkan ketika nantinya tengah berkendara. Berikut ini daftar lokasi tempat pengisian baterai kendaraan listrik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. 

>>> Review Nissan Kicks e-Power 2020 Indonesia: Mobil Listrik Paling Cocok di Indonesia

1. DKI Jakarta

PLN Kantor Pusat (1 lokasi-1 unit)
PLN UID Jaya (7 lokasi-11 unit)
BPPT (1 lokasi- 1 unit)
Pertamina dan BPPT (6 lokasi - 7 unit)
Blue Bird (1 lokasi - 15 unit)
Shell Indonesia (2 lokasi-2 unit)
Mitsubishi (12 lokasi - 13 unit)
Hyundai (27 lokasi - 27 unit)
Mercedes-Benz (1 lokasi - 1 unit)
BMW (2 lokasi -1 unit)
Medco (1 lokasi - 1 unit)
Starvo (6 lokasi - 7 unit)

2. Sumatera

GOR Jakabaring (1 lokasi - 1 unit)
PLN UIW S2JB (1 lokasi - 1 unit)
Hyundai Sumatera (10 lokasi - 10 unit) 
Rest Area Bakauheni-Terbanggi Kayu Agung Km 20 B (1 lokasi - 1 unit)

>>> DFSK Pamer Teknologi Mobil Listrik di IEMS 2021, Cuma Butuh Rp 200/km

SPKLU di Pool Taksi

Armada taksi juga kini menggunakan kendaraan listrik

3. Banten

PLN UID Banten (3 lokasi - 6 unit)
BPPT (1 lokasi - 1 unit)
Angkasa Pura II (1 lokaso - 1 unit)
Mitsubishi (2 lokasi - 2 unit)
Hyundai (8 lokasi - 8 unit)

4. Jawa Barat

PLN UID Jabar (2 lokasi - 2 unit)
BPPT/LEN (1 lokasi - 1 unit)
Ruas Tol Jakarta-Surabaya (2 lokasi - 2 unit)
Hyundai (31 lokasi - 31 unit)

5. Jawa Tengah dan DIY

PLN UID Jateng-DIY (1 lokasi - 2 unit)
Ruas Tol Jakarta-Surabaya (4 lokasi - 4 unit)
Hyundai (16 lokasi - 16 unit)

6. Kalimantan dan Sulawesi

PLN Mattoangin (1 lokasi - 1 unit)
PLN UIW Sulutenggo ( 1 lokasi - 1 unit)
PLN Komp Megamas Manado (1 lokasi - 2 unit)
Hyundai (5 lokasi - 5 unit)
PLN Kalymura (1 lokasi - 1 unit)

7. Jawa Timur, Bali, dan NTB

PLN UID Jatim (1 lokasi – 1 Unit)
PLN UP3-UP3 di Jatim (3 lokasi – 3 Unit)
PJB (1 lokasi – 1 unit)
IP (1 lokasi – 1 unit)
PLN UID Bali (1 lokasi – 3 Unit)
PLN-Jasa Marga Bali (1 lokasi – 3 unit)
PLN UIW NTB (2 lokasi – 2 unit)
Mitsubishi Bali (2 lokasi – 2 unit)
Hyundai Jatim (16 lokasi – 16 unit)
Hyundai Bali (1 lokasi – 1 unit)

>>> 40 Mobil Listrik Hyundai Jadi Kendaraan Delegasi G20 di Indonesia

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top