Covid-19 Diyakini Membuat Transisi Elektrifikasi Semakin Cepat

25/06/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Covid-19 Diyakini Membuat Transisi Elektrifikasi Semakin Cepat
Berbicara di acara Motor Manufacturers and Traders, bos Bentley meyakini pandemi Covid-19 membuat transisi mesin konvensional ke elektrifikasi semakin cepat.

Kebutuhan untuk memprioritaskan pengeluaran setelah pandemi Covid-19 berakhir akan mendorong Bentley lebih cepat masuk ke segmen elektrifikasi. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh CEO Bentley, Adrian Hallmark.

>>> Honda Hynex Mobility Service Percepat Perkembangan Elektrifikasi

Gambar menunjukan sosok Adrian Hallmark

Sosok dari bos Bentley, Adrian Hallmark

“Kita harus dengan tegas memprioritaskan pengeluaran kita. Kami harus menarik tuas untuk mengendalikan biaya. Semua plug-in hibrida dan kendaraan listrik sangat unggul. Kami dan industri mungkin melihat ini sebagai akselerator alami untuk teknologi ramah lingkungan. Jika Anda harus memprioritaskan, di mana Anda menempatkan taruhan Anda? Lebih banyak tenaga kuda atau lebih banyak teknologi sel? Jawaban yang jelas adalah yang terakhir." kata CEO Bentley, Adrian Hallmark. di acara Motor Manufacturers and Traders (SMMT) hari ini (25/6).

Sementara itu Christain Dahlheim, selaku kepala penjualan Grup Volkswagen, juga setuju bahwa pandemi Covid-19 akan mempercepat kepindahan ke segmen elektrifikasi lebih cepat.

“Persepsi udara bersih telah meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan. Dan banyak pemerintah di Eropa bergerak untuk mengubah industri dan berinvestasi dalam teknologi yang lebih hijau." ungkapnya.

>>> Fokus Elektrifikasi, 4 Logo Merek Mobil Ini Jadi Lebih Minimalis

Gambar menunjukan Bentley EXP 100 GT

Tampilan dari konsep Bentley EXP 100 GT

“Setengah dari konsumen kami di Jerman bersedia mengendarai mobil elektrifikasi. Rintangan terbesar saat ini adalah infrastruktur. Jika itu bisa diselesaikan, kami pikir pangsa pasar mobil listrik dapat dipercepat." tambahnya.

Bentley sendiri baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan memangkas hampir seperempat tenaga kerjanya karena akan merestrukturisasi seluruh bisnisnya di bawah inisiatif baru yang disebut Beyond 100. Rencana ini dimaksudkan untuk menjadikan Bentley bisnis yang terdefinisi secara sektoral, mandiri secara finansial, dan tahan resesi.

Berbicara tentang masa depan setelah pandemi Covid-19, Hallmark menyebut ini merupakan awalan dari kendaraan elektrifikasi/ 

 “Kami melihatnya sebagai titik balik, bukan sebagai titik akhir. Kita bisa melihat masa depan yang berani di luar krisis ini. Kami percaya elektrifikasi dan membuat bisnis dan drivetrain berkelanjutan mungkin jadi lebih baik," tutup Hallmark.

>>> Berita otomotif yang terbaru dan menarik selalu ada di sini

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top