Mau Beli Mobil Lama untuk Investasi, Apa Saja Pilihannya?  

12/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Ada banyak pilihan mobil lama untuk investasi antara lain mobil keluaran era 1990-an karena menawarkan beragak keunggulan yang memikat bagi konsumen  

Sejujurnya, mobil memang bukan termasuk salah satu instrumen investasi yang umum dijumpai dalam buku teks kuliah manajemen keuangan. Namun sejalan dengan perubahan jaman, instrumen investasi semakin  berkembang dan kini mencakup mobil. Sebab belakangan ini, semakin banyak yang menjadikan mobil lama untuk investasi. Tidak heran  harganya melambung tinggi dan menjadi “aset likuid” incaran para kolektor untuk dimiliki maupun dibeli untuk dijual kembali.  

>>> Pilihan Mobil Keluarga Kecil Toyota 5-Seater, Ada Toyota Raize

Kategori Investor  

Kembali lagi ke topik mobil lama untuk investasi, keputusan akhir berada di tangan Anda sendiri. Apakah Anda termasuk  investor dengan kategori “risk taker” yang berani  mengambil risiko tinggi untuk mengejar keuntungan  tinggi? Atau investor biasa yang sesekali atau sering mencari mobil lama untuk dijual kembali dengan “cuan standar”? 

Kalau Anda seorang risk taker, pilih mobil yang berusia di atas 50 tahun, lalu direstorasi dengan standar pabrikan di bengkel terbaik. Biayanya mencapai  ratusan juta namun  hasilnya sepadan.  Pada sisi lain, kalau Anda pemain (investor) standar, carilah mobil lama untuk investasi yang sedang populer. Untuk kali ini, yang dibahas adalah investor standar dan mobil lama untuk investasi yang menjadi incaran mereka.  

Mobil Era 1990-an

Mengapa mobil-mobil era 1990-an saat ini sedang naik daun? Karena memang sekarang adalah era generasi 1990-an yang memegang peran penting dalam berbagai sektor kehidupan. Saat  tumbuh besar dalam tahun 1990-an, mereka menikmati mobil yang dimiliki oleh orang tuanya. 

Seiring kesuksesan karir, mereka ingin mengulang nostalgia dengan membeli mobil ketika masa kecil dan remaja dahulu. Sejalan hukum ekonomi permintaan dan penawaran, wajar kalau mobil era 1990-an sekarang menjadi semakin mahal. Maklum saja, barangnya sudah tidak diproduksi namun terus diburu oleh para kolektor. 

Bicara soal teknis,  mobil 1990-an menawarkan sejumlah keunggulan sehingga menjadi daya pikat. Antara lain pasokan suku cadang masih berlimpah ruah dengan pilihan beragam mulai dari genuine parts hingga KW. Selanjutnya acuan modifikasi tersedia di mana-mana dan informasinya mudah diakses serta banyak ragamnya sesuai kebutuhan dan selera. Dan inilah sejumlah mobil era 1990-an yang layak menjadi pilihan. 

>>> BMW iX dan i4 Unjuk Gigi di Pameran IAA Mobility 2021

BMW

gambar bmw e46

Salah satu BMW Seri 3 dengan penampilan paling menawan

Seri 3 selalu menjadi ujung tombak BMW karena harga murah, biaya servis murah, banyak pilihan suku cadang dan banyak varian. Setelah era  BMW Seri 3 “mas Boy” (E30) sebagai ikon  1980-an akhir (the eighties) berlalu, legenda the nineties (1990-an) dilanjutkan oleh E36 dan E46. Menilik pasaran harga bekasnya, mulai dari Rp 80 juta (E36) hingga Rp 150 juta (E46) tergantung kondisi dan tahun. Tidak perlu khawatir soal suku cadang karena sudah banyak produk aftermarket untuk BMW yang beredar sehingga konsumen punya banyak pilihan.       

>>> Daihatsu Rocky Sajikan Pilihan Sesuai Gaya Hidup 

Daihatsu 

gambar daihatsu taft

Sang pekerja tangguh yang memiliki penggemar tersendiri 

Taft GT (F70) dan Taft Rocky (F75) dengan suspensi per daun dipensiunkan oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada tahun 1995 dan digantikan oleh Taft GT (F73) serta Taft Rocky (F78) yang menganut suspensi depan independen pada tahun 1996. Kedua SUV andalan ADM tersebut dipasarkan hingga tahun 2007. Kini selewat 20 tahun, harga Taft GT dan Taft Rocky independen berkisar Rp 95 juta hingga Rp 200 juta tergantung tahun produksi dan kondisinya. Dengan harga “seken” yang relatif stabil, kalau Daihatsu Taft layak dijadikan aset likuid.  

Fiat  

gambar fiat

Fiat Uno Turbo pernah merajai arena drag race pada era 1990-an 

Fiat Uno, hatchback asal Italia ini pada 1990-an memiliki kalangan penggemar tersendiri dan  tesedia dengan varian Uno I, Uno II, Uno  CVT dan Uno  turbo. Performa tinggi yang ditawarkan Fiat Uno turbo menjadikannya pilihan  anak muda penggemar  mobil performa tinggi. Sayang Fiat Uno sudah sangat jarang terlihat beredar di jalanan dan harga bekasnya berkisar Rp 30-an juta tergantung tahun dan kondisi.  

Honda 

gambar honda estilo

Siapa anak era 1990-an yang tidak kenal dengan Honda Estilo?  

Honda selalu punya produk unggulan yang menjadi ikon dalam setiap masa. Terkait tema mobil era 1990-an, siapa tidak kenal Honda Civic Estilo, hatchback tiga pintu dengan karakter sports car yang sangat kental. Dalam kondisi sehat, mesin 1,6 liter mampu berteriak hingga 8.000 rpm, didukung kemantapan transmisi manual dan pengendalian  menyenangkan. Sesuai hukum ekonomi permintaan dan penawaran, Honda Estilo hanya diproduksi sedikit namun peminat membludak. Jangan heran kalau saat ini tebusan Honda Estilo sudah di atas Rp 200 juta, bahkan mencapai Rp 250 juta. Berminat?  

Mazda   

gambar mazda

Mazda Astina 323, salah satu mobil sport idola era 1990-an 

Pada tahun 1992, Mazda Astina 323 menjadi salah satu mobil idola. Tampilan bodi yang sporty memikat kalangan muda  untuk memiliki dan memodifikasinya. Salah satu nilai jual unggulan  Mazda Astina terletak pada lampu depan model pop-up yang keluar hanya saat diperlukan, jadi mirip dengan lampu depan Toyota AE86 Sprinter Trueno. Sekarang, unit bekas Mazda Astina  sangat jarang terlihat di jalanan. Saat melacak di salah satu situs market place mobil bekas, ternyata unit seken mobil ini tidak ada.  

Mercedes-Benz

gambar c-class

C-Class, salah satu ikon Mercedes-Benz pada era 1990-an 

Serupa  Honda, pabrikan Mercedes-Benz juga  rajin menawarkan jagoan andalan pada  setiap waktu. Contoh pada dasawarsa 1980-an, Mercy Tiger (W123) menjadi mobil favorit orang kaya Indonesia dan sekaligus meraih predikat selaku the most successful Mercedes-Benz dengan penjualan global 2,7 juta unit. Masuk dekade 1990-an, peran tersebut disandang oleh C-Class dan E-Class. Kenyamanan, penampilan elegan, harga seken stabil, suku cadang banyak, servis  mudah menjadikan Mercedes-Benz sebagai mobil favorit para penikmat otomotif. Bermodal Rp 50-an juta – Rp 70-an juta, Anda sudah bisa memboyong C180 1994 (tergantung kondisi).  

Mitsubishi 

gambar mitsubishi eterna

Eterna, bersaudara kembar dengan Galant VR-4  

Bagi para penggemar sedan kencang era 1990-an, Mitsubshi Eterna GTI dan Mitsubishi Lancer GTI menjadi mobil idaman. Desain eksterior yang kental dengan aura sport disertai legenda istimewa dalam arena motorsport terutama kejuaraan rally dunia, menjadikan Eterna (VR4) dan Lancer begitu istimewa. Untuk Mitsubishi Eterna keluaran 1991-1992 dan Lancer GTI (1994-1995) bisa dipinang dengan modal mulai Rp 30-an juta hingga Rp 80-an juta.  

Nissan 

gambar nissan terrano

Terrano (WD21) menjadi ujung tombak penjualan Nissan di Indonesia pada era 1990-an 

Mobil Nissan yang populer pada era 1990-an di Indonesia antara lain Cefiro dan Terrano. Sayangnya, unit seken Nissan Cefiro (A31) jarang beredar di jalan alias menghilang karena sudah banyak yang dikonversi menjadi mobil drift. Sedangkan Nissan Terrano masih cukup populer dan masih sering terlihat berkeliaran di jalanan. Harganya mulai dari Rp 60-an juta sampai di atas Rp 200 juta (lihat kondisi dan tahun).    

>>> Nissan Pathfinder 2022 Meluncur, Suksesor Terrano dengan Platform Baru

Suzuki 

gambar suzuki jimny

Jimny menjadi salah satu legenda Suzuki di Indonesia 

Di Indonesia, Suzuki setidaknya punya dua produk legendaris; Jimny dan Vitara yang menjadi salah satu favorit mobil lama untuk investasi. Panjangnya life span Suzuki Jimny di Indonesia mulai generasi Jimny Jangkrik (LJ80) hingga Jimny generasi empat (JB74) membuat SUV mungil tersebut menjadi ikon timeless pada setiap eranya. Sementara Suzuki Vitara punya predikat sebagai ikon SUV generasi 1990-an.  

Jika Jimny atap trepes naik daun sebagai ikon retro, kini berkembang Katana GX yang menjadi ikon era 1990-an. Untuk harga Jimny atap trepes sudah gelap alias tidak bisa diprediksi. Sedangkan harga Suzuki Katana GX mulai terkerek mahal hingga mencapai Rp 100-an juta. Pada sisi lain, Suzuki Vitara tetap memiliki penggemar tersendiri sehingga harga bekasnya  tetap stabil dengan rentang Rp 65 juta – Rp 100 juta.   

Toyota

gambar toyota

Toyota Land Cruiser Seri 80, harga unit bekasnya sudah di atas Rp 350 juta  

Boleh disebut merek Toyota menjadi salah satu mobil lama untuk investasi yang tergolong favorit. Mobil Toyota yang diproduksi pada tahun 1990-an menjadi ikon era tersebut pada segmen masing-masing. Sebut saja Corona, Corolla, Kijang, Land Cruiser, Starlet. Malah  produk Land Cruiser Seri 40 dan 80 menjadi fenomena tersendiri. SUV klasik dan SUV besar itu kini harga bekasnya selangit. Untuk Seri 40 harganya sudah bermain di angka ratusan juta. Sedangkan harga Seri 80 yang sebelumnya bermain di angka Rp 300-an jut, sekarang sudah mencapai di atas Rp 500 juta (tergantung kondisi, tahun produksi dan varian).       

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top