Mobil China di Indonesia Bakal Makin Banyak

20/09/2021

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Pasar otomotif Indonesia tampaknya amat menggoda untuk mobil China. Kabarnya akan ada dua mobil merek China yang siap meramaikan jalanan di Indonesia.

Bukan rahasia lagi kalau pasar otomotif Indonesia didominasi oleh mobil merek Jepang. Puluhan tahun, jalanan di Tanah Air dipenuhi oleh mobil bermerek Jepang. Sebut saja Toyota, Suzuki, Honda, Nissan, Daihatsu, Mitsubishi, hingga Mazda yang sudah hadir puluhan tahun masih eksis hingga saat ini. 

Tak sekadar eksis, beberapa diantaranya juga menyajikan produk yang sesuai dengan keinginan masyarakat Indonesia. Tak heran kalau bisa menjadi yang terlaris dari tahun ke tahun. Sedangkan merek lain harus bersusah payah bisa memikat hati orang Indonesia. Tidak sedikit yang menyerah dan terpaksa angkat kaki dari sini. 

>>> Chery Indonesia Siap Comeback Hadang Wuling Dan DFSK

Semakin Ke Sini Mobil China Makin Eksis

Mobil China misalnya. Sempat terlihat hadir pada tahun 2006, nyatanya hanya sanggup bertahan beberapa tahun. Hingga akhirnya pada tahun 2017, ada pendatang baru bernama Wuling. Tak lama berselang Wuling disusul DFSK yang yang mencoba peruntungannya di pasar otomotif Indonesia. 

Gambar mobil Chery QQ

Chery sempat pergi dan bakal kembali

Keduanya bukan hanya berjualan mobil melainkan juga mendirikan pabrik guna memasok kebutuhan dalam negeri dan ekspor. Di China baik Wuling maupun DFSK mungkin tak perlu diragukan lagi. Tapi di Indonesia nyatanya mobil China itu dipertanyakan kualitasnya. Maklum, keduanya baru seumur jagung bila dibandingkan dengan Toyota dan merek Jepang lainnya.

Perlahan tapi pasti baik Wuling maupun DFSK tengah membuktikan bahwa kualitas produknya bisa bersaing dengan mobil Jepang. Caranya menyajikan ragam fitur canggih sebagai penggoda sekaligus menawarkan dengan harga ramah di kantong. Di tengah pembuktian itu, kabarnya akan ada lagi mobil China yang lain yang bakal meramaikan jalanan Indonesia. 

mobil listrik Chery

Chery juga dikabarkan siap mendatangkan mobil listrik ke Indonesia

Adalah Chery yang sempat hengkang dan memutuskan untuk kembali memijakan kaki di Tanah Air. Chery disebut serius menancapkan kuku bisnisnya di Indonesia dan akan mendirikan pabrik. Pihak Chery meyakini bahwa mobilnya bisa bersaing berkat teknologi dan performa yang disajikan. Hal ini dipercaya bisa menjadi faktor utama untuk memikat hati masyarakat Indonesia. 

Menanti Chery muncul, ada lagi mobil China yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti jejak Wuling dan DFSK. Kali ini giliran pabrikan mobil listrik WM Motor yang dikabarkan akan segera meramaikan pasar otomotif Tanah Air mulai tahun depan.

WM Motor bakal menghadirkan produk-produk dengan merek Weltmeister ke Indonesia melalui perwakilan yang ditunjuk yakni PT WM Motor Asia Pacific. WM Motor tampaknya juga sudah mulai mempersiapkan produknya sesuai dengan keinginan pemerintah menuju kendaraan ramah lingkungan lewat mobil listrik. 

mobil merek China

Produk-produk WM Motor siap meramaikan jalanan Indonesia

>>> Inikah Mobil Listrik Chery yang Bakal Dijual di Indonesia?

Rasio Kepemilikan Mobil di Indonesia Jadi Daya Tarik

Ya, pasar otomotif Indonesia memang cukup menggoda bagi sejumlah produsen mobil. Terlebih potensi kepemilikan mobil di Indonesia masih besar untuk digarap. Sekadar informasi, Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka penjualan mobil yang cukup besar di kawasan ASEAN. Setidaknya 1 juta unit mobil bisa laris terjual tiap tahunnya sejak tahun 2012.

Tapi jumlah itu belum sebanding dengan rasio kepemilikan mobil di Tanah Air. Memiliki penduduk lebih dari 270 juta orang, tapi rasio kepemilikan mobil justru masih kecil yakni 99 mobil per 1.000 orang yang berarti dari 1.000 penduduk hanya 99 orang memiliki mobil.

"Kalau kita tambah 1 saja berarti menjadi 100 mobil per 1.000 penduduk dengan penduduk 2,7 juta orang maka akan ada penambahan 270.000 mobil, meningkatnya 10 akan semakin banyak lagi," ungkap Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Kukuh Kumara belum lama ini. 

Kira-kira dengan makin banyaknya mobil China hadir di Indonesia, akankah rasio kepemilikan mobil bisa naik? Patut ditunggu!

>>> Jadi Pesaing Merek Jepang-Korea, Mobil Nasional Vietnam Siap Rugi

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top