MINI Hanya Akan Menjual Mobil Bertenaga Listrik di Tahun 2030

15/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Merek Mini hanya akan menjual mobil bertenaga listrik di tahun 2030 mendatang. Merek milik BMW itu akan mengikuti jejak Ford Eropa, Bentley, Jaguar dan Volvo.

Produsen mobil asal Inggris MINI berencana untuk menghentikan produksi mobil bermesin konvensional di tahun 2030 mendatang. Itu artinya MINI hanya akan memproduksi mobil bertenaga listrik pada tahun tersebut. 

>>> MINI Bakal Stop Penggunaan Trim Kulit untuk Model Baru

Gambar menunjukan mobil MINI

Tampilan Mini Cooper SE 2020

Transisi Elektrifikasi Dilakukan Bertahap

Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya seperti dilaporkan oleh Automotive News Europe bahwa pabrikan mobil mungil tersebut sedang mengebut transisinya ke mobil bertenaga baterai. Salah satu dari sumber mengatakan MINI bertenaga mesin konvensional terakhir akan keluar pada 2025. Kemudian produsen mobil Inggris itu juga mengharapkan separuh dari penjualannya akan mengandalkan mobil bertenaga baterai listrik di tahun 2027. Lalu pada 2030, perusahaan milik BMW tersebut akan secara eksklusif memproduksi kendaraan bertenaga baterai listrik.

"MINI hanya akan memproduksi kendaraan baterai bertenaga listrik mulai tahun 2030," kata sumber Automotive News Europe. Sayangnya seorang juru bicara BMW menolak berkomentar mengenai rumor MINI tersebut.

>>> Modifikasi MINI Cooper Klasik Bermesin Honda Civic Type R

Gambar menunjukan Mobil MINI

Mini Cooper SE 2020 bertenaga listrik

MINI Mengikuti Jejak Produsen Mobil Lainnya

MINI akan mengikuti merek lainnya termasuk Ford Eropa, Bentley, Jaguar dan Volvo dalam mengungkap rencana untuk sepenuhnya menawarkan mobil bertenaga listrik. Valuasi perusahaan khusus mobil listrik sendiri yang dipimpin oleh Tesla telah melonjak dikarenakan peraturan emisi yang semakin ketat telah mempercepat peralihan ke kendaraan listrik di seluruh dunia.

Bahkan sejak pertama kali diproduksi hingga bulan Maret 2020 lalu Tesla telah menjual lebih dari 500.000 unit Model 3. Angka tersebut menjadikan Tesla Model 3 sebagai mobil listrik terlaris yang pernah ada. Tak cuma itu, Tesla Model 3 juga menjadi kendaraan listrik paling populer di dunia berdasarkan data volume penelusuran dari Google.

Menurut analisis Nationwide Vehicle Contracts salah satu penyedia penyewaan mobil dan van terkemuka di Inggris Raya. Tidak kurang dari 126 merek dan model mobil telah dianalisis, 74 di antaranya mobil listrik dan 72 hybrid atau plug-in hybrid. Menurut analisa perusahaan berbasis di Inggris itu, Tesla Model 3 telah menarik perhatian 1.852.356 pencarian bulanan di seluruh dunia di tahun lalu.

Kemudian rumor putusan MINI untuk mengandalkan mobil bertenaga baterai listrik di tahun 2030 mendatang kemungkinan akan menarik basis pelanggannya di daerah perkotaan di mana mobil bermesin pembakaran telah menjadi sasaran pembatasan atau larangan langsung dari Pemerintah Inggris. Keputusan itu diambil saat BMW berusaha untuk melawan kesuksesan Tesla dengan model-model seperti SUV iX listrik dan sedan i4 yang mulai dijual tahun ini.

>>> Review MINI Cooper S Cabrio Sidewalk Edition 2020: Desain Trendy dan Terbatas

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

 
back to top