Mitsubishi Pangkas Produksi 16.000 Unit Karena Krisis Chip

25/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Mitsubishi Pangkas Produksi 16.000 Unit Karena Krisis Chip
Produsen otomotif Jepang, Mitsubishi Motors Corp. (MMC) berencana memangkas produksi globalnya sebanyak 16.000 unit pada bulan Mei 2021 karena krisis chip,

Krisis chip global memberi dampak pada produksi otomotif, termasuk Mitsubishi. Pembuat mobil asal Jepang itu berencana memangkas produksi globalnya di bulan Mei 2021 sebanyak 16.000 unit. Demikian disampaikan salah satu juru bicara Mitsubishi Motors Corp. (MMC), dikutip dari Autonews, (23/4/2021). Pihak perusahaan menyatakan menyerah pada malaise [kondisi tidak menentu] yang mencengkeram industri otomotif global saat ini.

Produksi Menurun

Berdasarkan data yang dirilis di laman resmi MMC, produksi global kendaraan roda empat Mitsubishi tahun 2021 terus menurun. Pada Januari produksi mencapai 90.745 unit, Februari berkurang 1.991 unit menjadi 88.754 unit. Sedangkan pada bulan Maret yang datanya belum dirilis, jumlah produksi bakal berkurang sebanyak 4.000-5.000 unit.

>>> Bukti Keseriusan Mitsubishi Kembangkan Kendaraan Elektrifikasi di Tanah Air

Foto menunjukkan aktivitas produksi Mitsubishi di Pabrik Okazaki Jepang

Mitsubishi turut terpengaruh krisis chip global

Mitsubishi bukan satu-satunya yang mengalami penurunan produksi karena kekurangan chip, pabrikan lain juga mengalami hal serupa. Jaguar Land Rover Automotive Plc berencana menghentikan produksi di beberapa pabriknya di Inggris. Pabrikan Perancis, Renault memprediksi krisis masih terus berjalan. Subaru Corp awal bulan April ini menghentikan operasional pabrik mobilnya AS, sementara Nissan Motor Co mengurangi produksi mobil sebanyak 3.000 unit pada bulan April.

Pabrikan mobil Korea, Hyundai mengkhawatirkan produksi IONIQ 5 terganggu. Hyundai memang telah mempersiapkan stok dalam jumlah besar, namun pesanan IONIQ ternyata juga besar dan tak pernah diduga.

Krisis Chip

Sebagai informasi, krisis chip global sudah dimulai dari Januari 2021. Produsen chip menurunkan tingkat produksinya karena pandemi Covid-19. Selain itu faktor cuaca juga turut berperan terhadap rantai pasokan komponen dan suku cadang. Seperti pabrik chip Samsung di Austin yang harus tutup karena badai salju yang melanda melanda negara bagian Texas Amerika Serikat.

Foto chip buatan Renesas Electronics Jepang

Chip semikonduktor, bagian vital dalam produk otomotif

Badai salju membuat pemerintah setempat melakukan pemadaman listrik dengan alasan keamanan, sehingga pabrik tidak bisa melakukan aktivitas produksi. Belum lagi, distribusi produk juga terpaksa ditunda karena alasan keselamatan. Produsen chip NXP Semiconductors yang berbasis di Eindhoven Belanda dan National Instruments (NI) Texas juga meliburkan pabriknya yang di Austin Texas karena alasan sama.

>>> Penjualan IONIQ 5 Meledak, Hyundai Dibayangi Krisis Chip

Di Jepang, produsen chip otomotif terbesar, yakni Renesas Electronics Corp. mengalami musibah buruk. Kebakaran melanda fasilitas produksinya yang berada di kota Naka, Prefektur Ibaraki pada 19 Maret 2021. Tidak ada terluka dalam insiden tersebut, namun pemulihan cukup memakan waktu. Perusahaan menargetkan bulan Juli bisa kembali memproduksi dalam skala penuh.

>>> Tertarik mobil Mitsubishi, cek koleksi dan harganya di sini!

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top