Sungai di Rusia Memerah Gegara 20 Ribu Ton Minyak Diesel Tumpah

09/06/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sungai di Rusia Memerah Gegara 20 Ribu Ton Minyak Diesel Tumpah
Tumpahnya 20 ribu solar di semenanjung sungai Taymyr, Rusia dinyatakan sebagai keadaan darurat. Tumpahan tersebut membuat sungai berubah warna jadi merah.

Pihak berwenang Rusia telah menyatakan keadaan darurat di sungai Taymyr, 1.800 mil dari Moskow setelah tangki bahan bakar besar pecah dan bocor tumpahkan 20.000 ton solar ke sungai. Tumpahan bahan bakar diesel di Norilsk itu sangat besar sehingga satelit bisa melihatnya mengubah petak lebar sungai menjadi warna merah gelap.

>>> Volvo Percaya Penjualan Mobil Online Bisa Jadi Pilihan Utama di Masa Depan

Gambar menunjukan Tumpahnya minyak solar

Tumpahnya ribuan minyak solar ke sungai di Rusia

Komite Investigasi Rusia (SK) telah menetapkan kasus ini sebagai kriminal atas polusi dan dugaan kelalaian, karena dilaporkan setelah dua hari setelah kejadian. Penurunan tanah di bawah tangki penyimpanan bahan bakar diyakini sebagai salah satu penyebabnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kemarahannya setelah mengetahui anak perusahan Norilsk Nickel itu memberitahukan pemerintah setelah dua hari setelah kejadian. Dalam sebuah konferensi video yang disiarkan televisi pada hari Rabu (3/6), Putin mengkritik pimpinan perusahaan atas kejadian ini.

>>> Angkutan Umum di DKI Jakarta Hanya Beroperasi dengan Kapasitas 50 Persen

Gambar menunjukan Gambar satelit

Tumbahnya ribuan minyak solar itu bisa dilihat dari satelit

"Mengapa lembaga pemerintah baru mengetahui tentang kejadian ini setelah dua hari setelah kejadian?" kata Putin. "Apakah kita akan belajar tentang situasi darurat dari media sosial?" tutupnya.

Organisasi lingkungan global, Greenpeace menyatakan bahwa kejadian ini adalah salah satu kecelakaan produk minyak terbesar yang pernah terjadi di Kutub Utara Rusia, dan membuktikan apa yang diketahui semua orang selama ini bahwa tidak ada cara aman yang terjamin untuk mengekstraksi atau menyimpan produk bahan bakar fosil, terutama di wilayah Kutub Utara yang terpencil.

Greenpeace Rusia juga telah menghimbau pemerintah untuk melakukan audit luar biasa di semua fasilitas di Norilsk yang mengandung sejumlah besar minyak atau produk minyak, dan mengamandemen undang-undang untuk mengizinkan inspeksi yang lebih sering untuk mencegah bencana lingkungan seperti yang terjadi di semenanjung Taymyr ini terjadi kembali. 

>>> Berita otomotif terbaru terlengkap dalam dan luar negeri bisa Anda simak di sini

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top