Meskipun Melemah, Pasar Otomotif Indonesia Diprediksi Masih Tetap Tangguh

26/01/2018

Pasar mobil
Share this post:
Meskipun Melemah, Pasar Otomotif Indonesia Diprediksi Masih Tetap Tangguh
Meskipun beberapa waktu lalu mengalami sedikit penurunan, namun pasar otomotif Indonesia dikabarkan masin akan tetap tangguh tahun ini. Dengan banyaknya produsen mobil yang berseliweran di Indonesia, sektor LCGC dan MPV diperkirakan akan tumbuh dengan stabil.

Peningkatkan penjualan pasar mobil di Indonesia diprediksi meraih 1.125 Juta unit dengan pertumbuhan mencapai 4.6%. Sektor SUV dan mobil keluarga masih menjadi primadona dalam pasar ini, namun diperkirakan, pertumbuhan di sektor mobil LCGC dan MPV akan meningkat dan lebih stabil pada tahun ini.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Presiden Mobilitas Senior Frost & Sullivan, Vivek Vaidya, yang mengatakan faktor jangka panjang seperti tingkat pertumbuhan PDB menjadi salah satu pengaruh yang cukup signifikan. Selain itu, demografi yang menguntungkan dan tingkat keinginan membeli mobil masih bisa diandalkan pada pasar otomotif di Indonesia.

Gambar yang memperlihatkan Bundaran HI di waktu senja hari

Pasar otomotif Indonesia diharapkan akan menguat tahun ini

“Peluncuran mobil yang akan datang dengan model, facelift dan varian terbaru, terutama untuk beberapa model pasar utama di segmen MPV diharapkan dapat mendorong penjualan. Pasar Kendaraan Komersial akan  terus didorong oleh permintaan di segmen konstruksi dan infrastruktur.” Jelasnya dalam sebuah wawancara.

Pada tahun 2018 ini, sentimen konsumen diperkirakan masih akan tetap positif, terutama karena prospek ekonomi yang positif, nilai tukar yang tetap stabil dan penurunan suku bunga dasar kredit. Bahkan, penurunan suku bunga kredit sebesar 0.5% pada tahun kemarin bisa menimbulkan dampak yang cukup kuat pada tahun ini.

>>> Baca juga berita pasar mobil Indonesia disini

Sekedar informasi, suku bunga kredit yang lebih rendah akan memacu permintaan pembelian dan sektor otomotif akan diuntungkan dengan insentif fiskal yang diberikan. Tentu saja anda dengan begini, anda bisa membeli mobil dengan suku bunga yang rendah.

Mobil LCGC Toyota Agya yang sedang dipresentasikan pada pameran mobil

Mobil LCGC diprediksi semakin berkembang tahun ini

“Ada banyak permintaan terpendam di segmen kendaraan komersial. Karena kekurangan produksi, seluruh permintaan 2017 tidak dapat dipenuhi. Permintaan ini akan meluas hingga 2018 sehingga mendorong penjualan kendaraan komersial lebih jauh,” tambahnya.

>>> Baca juga review mobil Toyota CH-R 2018

Permintaan kendaraan di Indonesia diperkiraan akan tumbuh sebesar 1.2% dibandingkan 2017. Namun, peluncuran Mitsubishi Xpander, facelift Suzuki Ertiga atau facelift Toyota Innova sepertinya tidak cukup membantu. Peningkatak yang lebih signifikan malah terjadi pada Segmen LCGC yang tahun lalu tumbuh sebesar 6.3%.

Mobil truk buatan Hino yang berwarna putih dan hijau dengan latar belakang bukit

Hino diprediksi menjadi primadona mobil truk di Indonesia tahun ini

Untuk tahun ini, permintaan yang kuat berada pada kendaraan komersial karena adanya pertunjukan kuat di segmen pertambangan, manufaktur dan konstruksi. “Mitsubishi dan Hino memperoleh banyak permintaan untuk truk menengah dan berat. Namun sektor ritle dan konsumen yang melambat, menahan permintaan untuk pick-up dan truk ringan,” tutup Vaidya.

>>> Baca juga berita otomotif lainnya disini

Share this post: