Mercedes-Benz Indonesia Sumbang Alat Pelindung Diri untuk RSUD Cibinong

20/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Mercedes-Benz Indonesia & Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia berikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri kepada tenaga medis RSUD Cibinong.

Dalam melanjutkan komitmennya untuk memberikan dukungan kepada para petugas medis yang terus berjuang di garda terdepan dan juga komunitas setempat selama masa-masa sulit ini, PT Mercedes-Benz Indonesia dan PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia telah bersama-sama menyumbangkan masker medis kepada RSUD Cibinong. Donasi telah diterima oleh Dr. Wahyudi Eko Widiharso, selaku Direktur Utama RSUD Cibinong.

>>> Ekspor Mobil Merek Jepang dari Indonesia Diminati di Vietnam

Gambar menunjukan Bantuan alat medis dari Mercedes

Mercedes-Benz & Daimler Commercial Vehicles Manufacturing sumbangkan alat bantu medis

“Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kami kepada para petugas medis yang terus berjuang di garda terdepan dengan gigih. Hal ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan dengan kondisi saat ini. Oleh karena itu, kami ingin melakukan yang terbaik dengan memberikan dukungan kepada mereka yang harus tetap siaga di tengah pandemi ini dengan menyediakan masker medis” kata Patrick Schwind, President Director, PT Mercedes-Benz Indonesia dalam keterangan resminya.

Sebagai salah satu wujud tanggung jawab sosialnya pada masa ini, Mercedes-Benz Indonesia berkomitmen untuk membantu tenaga medis dan masyarakat yang terdampak dengan melakukan berbagai kegiatan. Salah satu wujud komitmen ini adalah dengan memberikan donasi kendaraan Sprinter Van kepada Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan di Jakarta pada April 2020.

>>> Mercedes E-Class Coupe-Convertible Dapat Facelift, Launching Akhir Mei

Gambar menunjukan Mercedes sumbangkan alat medis

Bantuan Alat Pelindung Diri tersebut disumbangkan untuk tenaga medis RSUD Cibinong

Beberapa waktu lalu, keluarga besar Mercedes-Benz Indonesia juga telah melakukan penggalangan donasi melalui CSR yang diberikan kepada masyarakat di sekitar Desa Wanaherang, Bogor. Inisiatif gotong-royong yang bertajuk “Jangan Menyerah” ini memberikan bantuan yang berupa kebutuhan sehari-hari serta alat bantu pelindung kesehatan seperti washable masker.

“Di seluruh dunia, perusahaan Daimler telah memberikan kontribusi kepada mereka yang membutuhkan. Kami berharap dengan tindakan kecil ini, Daimler Commercial Vehicle Manufacturing Indonesia dapat mendukung para petugas garda depan, seperti tenaga medis yang berhadapan dengan situasi ini setiap hari. Kami juga bersyukur karena RSUD Cibinong dapat menangani kasus Covid-19. Maka dari itu saya ingin mengucapkan: terima kasih telah merawat orang-orang yang terinfeksi,” ucap Tim Grieger, President Director, Daimler Commercial Vehicle Manufacturing Indonesia.

>>> Jangan lewatkan berita otomotif terbaru dari dalam dan luar negeri di sini

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top