Kisah Mercedes-Benz G-Wagen, Fosil Hidup Era Modern  

21/06/2021

Pasar mobil

3 menit

Mercedes-Benz G-Wagen salah satu fosil hidup yang masih bertahan sampai sekarang dan versi militernya banyak diburu oleh kolektor untuk dijadikan SUV nyaman

Di Amerika Serikat, SUV klasik seperti Mercedes-Benz G-Wagen memiliki penggemar fanatik tersendiri yang bersedia membayar berapa saja demi mendapatkan mobil old school yang kerap dijuluki sebagai “sang fosil hidup”. Disebut fosil hidup karena sejak tahun 1979, nyaris tidak ada yang berubah dalam hal konsep dasar Mercedes-Benz G-Wagen termasuk desain dan penampilan.  Tentunya yang diburu oleh para kolektor tersebut bukan sekadar Mercedes-Benz G-Wagen biasa, melainkan Mercedes-Benz G-Wagen bekas pakai militer yang mempunyai nama Mercedes-Benz Wolf, begini kisahnya yang dirangkum tim Cintamobil.com.  

>>> Brabus 900 Rocket, Sang Monster Jalanan

Varian Khusus

Yang jelas, mereka (para fans fanatik G-Wagen) menginginkan G-Wagen dengan spesifikasi khusus dan sekaligus memenuhi standar mobil modern dalam hal kenyamanan. Intinya, mereka menuntut mobil militer yang 100% asli dan nyaman untuk pemakaian sehari-hari.

gambar g wagen

Mercedes-Benz G-Wagen versi militer menjadi incaran para kolektor

Celah bisnis tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh  Expedition Motor Company yang bermarkas di New Jersey, Amerika Serikat. Menurut rumah modifikasi spesialis Mercedes-Benz G-Wagen tersebut, para kolektor mencari Mercedes-Benz Wolf bekas pakai militer, khususnya  varian 250GD produksi tahun 1990-1993, model dua pintu dengan kaca depan lipat dan atap  convertible.

Penjelajah Aspal

Sejatinya, Mercedes-Benz  G-Wagen adalah kendaraan lintas alam dengan kemampuan jelajah off road yang istimewa. Namun oleh  Expedition Motor Company, G-Wagen bekas pakai militer ini ditingkatkan kenyamanannya untuk pemakaian sehari-hari dalam kota.

gambar g-wagen 

Supaya nyaman, tersedia paket swap transmisi otomatis dengan biaya US$ 7.500

Makanya, boleh disebut inilah G-Wagen bekas pakai militer versi custom yang  pertama kali dilengkapi dengan transmisi otomatis  5-speed dan  gear-shift lever milik  S-Class sehingga menghasilkan pengemudian yang halus dan nyaman.

gambar g-wagen

Mesin seri 250GD, I-5, 2,5 liter menjadi andalan pengguna militer

Merunut nomenklatur Mercedes-Benz, varian 250GD didukung mesin diesel lima silinder segaris berkapasitas 2,5 liter. Bagi pengguna militer, mesin diesel menjadi andalan karena andal, bandel, tangguh, serta lebih "aman" dalam hal logistik bahan bakar dan tidak mudah terbakar (berbeda dengan bahan bakar bensin).   .

Kenyamanan Prima

Karena mengutamakan kenyamanan di atas segalanya, maka proses restorasi menyeluruh dimulai dari 0 serupa dengan proses produksi di pabrik. Selesai kegiatan restorasi bodi dan sasis, tubuh Mercedes-Benz G-Class bekas pakai militer ini dilabur oleh Expedition Motor Company dengan warna langka Vesuvio Grey color. 

gambar g-wagen

Kenyamanan kabin mencakup kursi berlapis vinyl dan sistem hiiburan kekinian

Tidak ketinggalan sektor kaki-kaki diperbaharui  berupa  per keong baru, shock absorber baru, kaliper rem baru,  rotor  baru dan tromol baru. Secara  total, dibutuhkan lebih dari 1.000 jam kerja untuk restorasi Mercedes-Benz G-Class bekas pakai militer ini hingga menjadi SUV kota yang  mewah dan  modern. Untuk kabin mendapatkan sentuhan lapisan vinyl coklat gelap untuk kursi dan sistem hiburan modern dengan konektivitas Bluetooth. 

gambar g wagen

Perangkat kaki-kaki dimutakhirkan dengan komponen baru

Berminat? Siapkan dana US$ 117.500 untuk memboyong satu unit Mercedes-Benz 250GD bekas pakai militer ini atau tambah lagi US$ 7.500 jika ingin melakukan swap dari transmisi manual ke transmisi otomatis.  

>>> Peringati 40 Tahun G-Class, Mercedes-Benz Hadirkan Edisi Khusus Stronger Than Time

Penulis
Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.
 
back to top