Menteri Perindustrian Meminta Pelaku Industri Indonesia untuk Semakin Kompetitif

08/12/2017

Pasar mobil
Share this post:
Menteri Perindustrian Meminta Pelaku Industri Indonesia untuk Semakin Kompetitif
Perkembangan industri otomotis di seluruh dunia saat ini sedang berkembang pesat. Dengan China yang semakin melebarkan sayap untuk meningkatkan industri mobil listrik, banyak padangan yang skeptis tentang perkembangan industri otomotif di Indonesia.

Bagi Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto, masyarakat Indonesia tidak perlu cemas dalam perkembangan industri otomotif di Indonesia. Pasalnya, Airlangga menyatakan bahwa industri otomotif di Indonesia tumbuh dengan sangat baik. Meskipun masih belum bisa bersaing dengan pasar yang sudah berkembang dari puluhan tahun lalu ada peningkatan pertumbuhan ekonomi, termasuk otomotif di Indonesia.

Sistem mesin otomatis bekerja dalam sebuah prabik mobil

Pabrik baru Sokon di Serang, Banten

Hal ini dibuktikan dengan Wuling yang membuat pabrik di Bekasi, serta baru-baru ini PT Sokonindo Automobile yang memegang merek dagang DonFeng Sokon (DFSK) diketahui sedang mengeluarkan investasi sebesar Rp. 2 triliun untuk membangun pabrik barunya di Cikareng, Banten. Dalam pernyataannya, Airlangga mengharapkan pembangunan pabrik baru ini bisa meningkatkan produksi mobil di Indonesia dengan tidak menurunkan kualitas mobil yang dirakit di negari sendiri.

“Sektor utama yang menjadi kekuatan Indonesia di pasar ASEAN adalah elektronik, makanan, dan otomotif. Ketiga sektor ini memiliki daya saing dan daya tahan yang kuat. Sebagai informasi, Indonesia saat ini menjadi tolok ukur dari negara lain dan dunia, Maka kami harapkan dengan diresmikannya pabrik ini (Sokonindo) dapat meningkatkan kekuatan Indonesia di bidang otomotif.” katanya sembari mengunjungi pabrik Sokon di daerah Serang, Banten.

Menteri Perindustrian Indonesia, Airlangga Hartanto sedang berbicara depan banyak jurnalis

Menteri Perindustrian Indonesia, Airlangga Hartanto

Industri otomotif tengah menjalankan revolusi industri fase ke empat yang juga disebut dengan Industry 4.0. Dalam revolusi industri ini, kemajuan teknologi meroketkan semua perkembangan industri dari semua sisi. Termasuk pertumbuhan produsen mobil listrik yang berkembang dengan sangat pesat.

>>> Berminat berita baru mengenai pasar otomotif, jangan ragu mengklik di sini!

Untuk menguatkan daya saing dalam hal kualitas dan efisiensi harga embuatan, Airlangga meminta seluruh pelaku indsutri di Indonesia bersaing secara sehat dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan. Dalam keterangannya, Airlangga meminta pelaku industri untuk semakin kompetitif.

Menteri Perindustrian mengunjungi Pabrik Sokon, dengan banyak karyawan dalam sebuah prabik mobil

Menteri Perindustrian ketika mengunjungi Pabrik Sokon

"Dengan mengadopsi Industry 4.0 pabrik dibangun dengan Flexible Manufacturing System (FMS) (dimana proses produksi kendaraan sudah menggunakan tenaga robot dan terkomputasi-Red). Jadi, bisa memproduksi berbagai macam jenis produk dengan biaya yang lebih rendah. Maka, kualitas dan harga dari kendaraan yang dirakit di sini akan sangat kompetitif.” terang Airlangga.

Share this post:
 
back to top