Menghuni Peringkat 18, Penjualan Tata Motors Meningkat

01/11/2018

Pasar mobil
Menghuni Peringkat 18, Penjualan Tata Motors Meningkat
Tata Motors mencatatkan hasil positif penjualan mobil di Indonesia di sembilan bulan pertama 2018. Menempati urutan ke 18 merek mobil terlaris, merek asal India ini masih lebih baik ketimbang merek Swedia Scania, merek China DFSK, merek Jerman Volkswagen (VW), merek Inggris MINI dan merek Perancis Renault.

Foto kemeriahan pameran otomotif

Pameran otomotif, tempat paling cepat meningkatkan penjualan

Sejak lama pasar otomotif tanah air didominasi merek-merek terkenal asal Jepang seperti Toyota, Mitsubishi, Honda, Suzuki serta merek Jepang yang lain. Meski demikian, bukan berarti tak ada kesempatan buat merek dari negara lain untuk bersaing. Seperti Hyundai, BMW, Chevrolet, Wuling dan Tata, mereka adalah merek-merek dari negara lain mencoba peruntungan menjajakan produk unggulannya kepada konsumen di Indonesia.

>>> Tata Motors Hadirkan Prima 3338.K di GIIAS 2018 Sebagai Line Up Baru Truk Angkut Di Indonesia

Berbicara soal hasil, sudah pasti mereka jauh dibanding merek Jepang yang sudah kadung mendarah daging di masyarakat. Jika merek-merek Jepang bisa menjual ribuan hingga belasan ribu unit per bulan, mereka paling banter hanya ratusan unit. Tata Motors misalnya, di tahun 2018 ini hingga bulan September total penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) mencapai 855 unit dan menempati peringkat 18. Jauh banget dari pencapaian Toyota sebagai pemimpin pasar yang mencatatkan penjualan sebanyak 257.400 unit. Bahkan dengan Wuling yang merupakan pendatang baru, penjualan Tata masih lebih rendah. Wuling sudah menjual sebanyak 12.317 unit tahun ini dan menempati urutan ke 9 merek paling laris di Indonesia.

Foto para model bersama mobil Tata Motors di pameran

Tata Motors, satu-satunya merek India yang menjual mobil di Indonesia

Angka penjualan Tata Motors ini masih lebih baik dibanding merek Swedia Scania yang terjual sebanyak 685 unit, merek China DFSK yang terjual sebanyak 666 unit dan merek Jerman VW yang terjual sebanyak 425 unit.

Jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2017 di periode yang sama, penjualan Tata tahun ini mengalami pertumbuhan positif sebesar 12,2 persen dimana tahun lalu terjual sebanyak 762 unit. Dari keseluruhan model yang dipasarkan, Tata Super Ace memberikan kontribusi paling besar dengan terjual sebanyak 372 unit, disusul Xenon RX/XT yang terjual sebanyak 220 unit.

>>> Baca Review Lengkap Tata Super Ace HT 2017 di sini!

Berikut data penjualan Tata Motors dari Januari hingga September 2018:

Model

Sales

Super Ace

372 unit

Xenon RX/XT

220 unit

LPT

160 unit

Ace EX2

44 unit

Ultra

27 unit

Prima

20 unit

LP 713

12 unit

TOTAL

855 unit

 

Januari - September

2017

2018

762 unit

855 unit

Tak hanya meningkat di penjualan wholesales, penjualan Tata Motors secara retail juga naik, seperti dilontarkan Presiden Direktur TMDI Biswadev Sengupta melalui keterangan resminya, “Penjualan ritel truk kami di semester satu tahun fiskal 2018-2019 menunjukkan gairah terhadap produk truk Tata semakin nyata. Berkat kepercayaan konsumen, kami mencatat pertumbuhan penjualan truk sebesar 109 persen dengan perolehan volume panjualan khusus truk 180 unit.”

Apakah penjualan Tata Motors bisa lebih baik lagi, tunggu laporannya bulan depan!

>>> Ingin membeli mobil berteknologi terbaru? Intip daftar harga Cintamobil.com di sini

Dua orang model berpose bersama TATA PRIMA di Pameran

Tata Prima, unggulan di segmen niaga komersil

>>> Berita informasi dunia otomotif terlengkap hanya ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top