Memprihatinkan, 70 Orang Meninggal Dunia Setiap Hari Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia

15/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Memprihatinkan, 70 Orang Meninggal Dunia Setiap Hari Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia
Data Korlantas Polri jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia tahun 2019 mencapai 25.761 jiwa, atau rata-rata 70 orang setiap hari.

Upaya menciptakan suasana berlalu lintas yang aman, nyaman dan menyenangkan masih harus diupayakan lebih keras. Hal ini tak lepas dari masih tingginya kasus kecelakaan yang terjadi di Indonesia dengan jumlah korban jiwa sangat besar. Data Korlantas Polri mencatat tahun 2019 jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 25.761 orang. Meski turun 12 persen dibanding tahun 2018 yang mencapai 29.472 orang, angka tersebut terbilang cukup besar. Bila dirata-rata sebanyak 70 orang meninggal dunia setiap hari.

Faktor Pengemudi

Foto suasana evakuasi Kecelakaaan Karambol di Jalan Tol  Tembalang KM 98 Semarang, pada Minggu ( 2 Juni 2019)

Bukan hanya kerugian materi, kecelakaan sering memakan korban jiwa yang tak kecil

Ada banyak faktor pemicu terjadinya kecelakaan di jalan raya mulai dari perilaku berkendara, kondisi jalan raya dan lingkungan, kendaraan bermasalah, hingga bencana alam. Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sekretariat BPJT Kementerian PUPR, Dijelaskan Ranto P. Rajagukguk, menjelaskan data Kecelakaan Lalu Lintas mulai 2014 sampai 2019 didominasi karena faktor pengemudi. Jumlahnya mencapai 83 persen.

"Berdasarkan hal tersebut juga, sisanya disebabkan oleh kendaraan sebanyak 13 persen, dan lingkungan hanya satu persen," tutur Ranto, dalam talkshow di acara Jasa Marga Eco Driving, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), (11/3/2020) lalu.

>>> Truk ODOL Penyumbang Angka Lakalantas Paling Fatal di 2019

Mobil Paling Sering Kecelakaan

Foto menunjukkan saat Talk Show Jasa Marga Eco Driving di TMII, (11/3/2020)

Foto menunjukkan suasana even Jasa Marga Eco Driving, di TMII, 11/3/2020

Jasa Marga Eco Driving, edukasi berkendara aman di jalan tol

>>> Pentingnya Rambu-Rambu Batas Kecepatan untuk Mengurangi Kecelakaan di Jalan Tol

Hampir senada dengan yang disampaikan di atas, kecelakaan lalu lintas di jalan tol didominasi oleh kendaraan golongan 1, jumlahnya mencapai 88 persen. Cukup maklum karena mayoritas kendaraan yang melintas di jalan tol adalah kendaraan Golongan 1. Sedangkan untuk Golongan 2 dan seterusnya hingga Golongan V kendaraan berat lima gandar jumlahnya jauh lebih kecil.

"Rata-rata kendaraan yang lewat itu 3,4 juta per hari (tol jasa marga). Dan 88 persen adalah golongan 1. Itu kenapa kecelakaan juga banyak golongan satu," tutur Direktur Utama PT Jasa Marga Toll Road Operator, Raddy R Lukman, seperti dikutip dari Liputan6, (11/3/2020)

Diperlukan edukasi lebih agar pengguna kendaraan bermotor di jalan raya memahami pentingnya keselamatan, tidak mengabaikan rambu-rambu lalu lintas hingga berkendara yang baik dan beretika. Selain itu pengawasan dan penindakan terhadap beragam pelanggaran juga harus lebih ditegakkan lagi.

>>> Update info tentang pasar mobil terbaru di sini

Foto menunjukkan Rambu-rambu batas kecepatan jalan tol

Patuh rambu-rambu, solusi sederhana meminimalkan kecelakaan

>>> Klik sini untuk lanjut update berita otomotif lainnya

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top