Melihat Perbedaan Honda City Hatchback di Indonesia dengan Thailand

05/03/2021

Pasar mobil

5 menit

Honda City Hatchback telah diluncurkan di Indonesia menyusul Thailand yang merilisnya pada November 2020. Simak perbedaan City Hatchback di kedua negara.

Thailand menjadi negara pertama yang merilis Honda City Hatchback secara global. Menyusul setelahnya, City Hatchback juga ditawarkan di pasar Indonesia. Meskipun produknya sama, nyatanya ada beberapa perbedaan spesifikasi antara City Hatchback di Thailand dan Indonesia. Perbedaan spesifikasi ini dilakukan guna menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing negara. 

1. Tipe

Perbedaan pertama ada pada tipe. Di Thailand ada tiga tipe City Hatchback yang ditawarkan yakni S+, SV, dan juga RS. Sedangkan di Indonesia, PT Honda Prospect Motor hanya menjual varian RS saja. 

Honda City Hatchback

Di Indonesia hanya ada varian RS

Pemilihan tipe RS ini dilatarbelakangi oleh penjualan Jazz varian RS yang cukup tinggi di Indonesia. 

>>> Karakter Honda Jazz yang Bisa Digantikan City Hatchback RS

2. Mesin

Ini merupakan perbedaan yang paling signifikan antara City Hatchback di Indonesia dan Thailand. Seperti diketahui City Hatchback di Thailand menggunakan mesin tiga silinder berkapasitas 1.0 L berteknologi VTEC turbo yang bisa menghasilkan tenaga setara 122 PS pada 5.500 rpm dan torsi 173 Nm pada rentang 2.000 hingga 4.500 rpm.

Honda City Hatchback

Usung mesin 1.5L di Indonesia

Di Indonesia, City Hatchback RS dibekali mesin 1.5 L DOHC i-VTEC. Mesin itu bisa menghasilkan tenaga setara 121 PS yang diklaim terbesar di kelasnya dan torsi 145 Nm pada 4.300 rpm. Mesin ini dinilai sudah paling pas untuk digunakan di Indonesia. 

"Pemilihan line up untuk mesin itu sendiri kami memilih dengan mesin DOHC. Jadi kalau misalnya untuk 1.0 liter turbo di Thailand itu memang dilakukan studi terlebih dahulu. Termasuk, melihat dari kondisi kebutuhan konsumen yang ada di sana. Kedua, pertimbangan kondisi lingkungan dan juga kecocokan. Memang mesin 1,0 liter di Thailand itu ada permintaan dan kebutuhan pasar di sana," ungkap Large Project Leader of Honda City Hatchback Honda Motor Co., Ltd., Monozukuri Center, Automobile Business Division Satoru Azumi.

>>> Ini Sebabnya Honda City Hatchback RS di Indonesia Tak Pakai Mesin Turbo

3. Transmisi

Thailand tak memberikan opsi transmisi pada City Hatchback. Berbeda dengan Indonesia dimana Honda menawarkan transmisi manual enam percepatan pada City Hatchback RS. Azumi lebih lanjut mengatakan opsi transmisi ini dihadirkan khusus untuk masyarakat di Indonesia. 

"Hanya itu (transmisi manual) yang tidak ada di Thailand," kata Azumi. 

Secara keseluruhan, Honda menyebut City Hatchback yang dijual di Indonesia maupun Thailand sama baik itu desain eksteriornya, interior, dan juga fitur-fiturnya. Sekadar informasi tambahan, pada sisi eksterior City Hatchback RS menerapkan cutting edge design dengan garis karakter yang kuat dan desain lampu terkini dengan Full LED Headlight with LED Daytime Running Light, LED Foglight, dan Rear Combi Light with LED light bars. Selain itu, warna hitam glossy pada Front Upper Grille, Side Door Mirror, Shark Fin Antenna, dan 16” Sporty Alloy Wheels yang memiliki aksen warna hitam yang semakin menambah karakter sporty pada mobil ini.

Honda City Hatchback

Fitur maupun desainnya tak berbeda dengan di Thailand

Aerokit eksklusif RS seperti Rear Bumper with Diffuser, Fog Garnish, Front Bumper Lower Mesh Grille tampil pada bagian eksterior. Kombinasi aerokit dan bumper pada Honda City Hatchback RS telah dikembangkan melalui pengujian pada terowongan angin oleh Honda Research & Development di Sakura, Jepang yang juga mengembangkan Formula-1 untuk tingkat aerodinamika yang lebih baik.

Selain itu, Honda City Hatchback RS juga dilengkapi dengan fitur canggih seperti Remote Engine Start yang dapat menghidupkan mesin kendaraan dan A/C secara otomatis sebelum memasuki kendaraan. 

Honda rencananya memproduksi City Hatchback di pabriknya kawasan Karawang. Tampaknya, Honda akan memanfaatkan jalur produksi bekas Jazz. 

>>> Sayonara Honda Jazz!

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top