Dihantam Virus Corona, McLaren Rumahkan 1.200 Karyawannya

27/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
McLaren dilaporkan akan rumahkan ribuan karyawannya akibat dampak dari virus corona atau Covid-19 yang memukul penjualan dan pendapatan iklan perusahaan.

Pembuat supercar asal Inggris dan tim Formula 1 McLaren berencana untuk merumahkan 1.200 tenaga kerjanya. Kebijakan ini dilakukan akibat dampak dari virus corona yang memukul penjualan dan pendapatan iklan perusahaan.

>>> Penjualan Mobil di Indonesia Jauh Lebih Baik Dibandingkan Malaysia

Gamabr menunjukan Pabrik Mclaren

Mclaren akan rumahkan ribuan karyawannya

Langkah ini diperkirakan akan berdampak pada Formula One, bisnis otomotif dan operasi teknologi terapan. Pembatalan acara motorsport, penangguhan kegiatan manufaktur dan ritel di seluruh dunia dan berkurangnya permintaan untuk solusi teknologi menjadi alasan perusahaan merumahkan ribuan karyawannya itu.

"Kami sangat menyesalkan dampak restrukturisasi ini pada semua karyawan kami, tetapi terutama mereka yang pekerjaannya mungkin berdampak pada kebijakan ini." ungkap Paul Walsh, ketua eksekutif McLaren Grup. 

>>> Honda Jazz Club Indonesia Salurkan Paket Sembako untuk Warga Jabodetabek

Gambar menunjukan mobil Mclaren F1

Sedangkan untuk tim balap F1 sebanyak 70 orang dari 800 tenaga kerja akan dirumahkan

"Tapi kami sekarang tidak punya pilihan lain selain mengurangi tenaga kerja kami. Tidak diragukan lagi ini adalah waktu yang menantang bagi perusahaan kami, dan terutama untuk orang-orang kami, tetapi kami berencana untuk muncul sebagai bisnis yang efisien dan berkelanjutan dengan arah yang jelas untuk kembali ke pertumbuhan." tutupnya.

Menurut Sky News yang pertama kali melaporkan kabar ini, pemutusan hubungan kerja ini mewakili lebih dari seperempat tenaga kerja Mclaren grup dengan total lebih dari 4.000 pekerja. Produsen mobil untuk trek balap dan jalan ini, memiliki fasilitas di Woking, Surrey, yang dirancang perusahaan arsitek Norman Foster. McLaren juga memiliki pusat teknologi komposit di Sheffield.

Khusus operasional Formula 1 McLaren diperkirakan akan kehilangan sekitar 70 orang dari 800 tenaga kerjanya. Banyak tim F1 lain seperti Mercedes, Ferrari, dan Red Bull juga harus berhemat. Tak hanya itu saja, produsen mobil Jepang, Nissan, juga dikabarkan akan mengumumkan pengurangan pekerjanya dalam beberapa hari mendatang, dengan sebanyak 20.000 pekerja secara global akan dirumahkan.

>>> Berita otomotif terbaru dari dalam dan luar negeri bisa Anda temukan di Cintamobil.com

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top