Mazda: Tidak Ada Pemalsuan Emisi Buang, Hanya Kesalahan Data

11/08/2018

Pasar mobil
Share this post:
Mazda: Tidak Ada Pemalsuan Emisi Buang, Hanya Kesalahan Data
Mazda dan Suzuki merupakan produsen Jepang terbaru yang terkena skandal emisi dan pengujian ekonomi bahan bakar kendaraan, seperti yang dilaporkan Nikkei.

Publikasi dari Jepang mengatakan masalah pengujian ditemukan pada sampel kendaraan yang dipilih selama proses inspeksi kualitas. Sementara laporan pada hari Rabu (8/8) lebih spesifik, dimana Nikkei mengatakan Kementerian Tanah, Infrastruktur, dan Transportasi Jepang merilis rincian lengkap tentang skandal terbaru ini pada hari Kamis (9/8) kemarin.

Gambar yang menunjukan logo dan pabrik Mazda di Jepang

Pabrik Mazda di Jepang sedang menyelidiki masalah emisi (foto: Mazda)

Kedua perusahaan telah menyerahkan laporan yang menyebutkan bahwa mereka ceroboh dalam proses pengujian dan perakitan kepada Kementerian Transportasi Jepang. Penyerahan laporan ini terjadi saat semua produsen Jepang diminta untuk memeriksa komponen emisi dan bahan bakar setelah Subaru dan Nissan terlibat dalam masalah serupa.

>>> Pajak barang mewah tidak lagi lihat desain, tapi emisi buang

Subaru akhirnya menyatakan bahwa tidak ada mobil yang terkena masalah ini dikirim ke Amerika. Suzuki memang tidak pernah lagi menjual mobilnya di Amerika, meskipun penjualan di Jepang masih berlangsung hingga saat ini. Laporan tersebut juga menuduh Yamaha sebagai pabrikan yang terlibat dalam skandal pengaturan emisi buang.

Gambar yang menunjukan beberapa mobil Mazda CX3 yang akan dikirim

Laporan terbaru menjelaskan kesalahan terjadi tanpa disengaja (foto: Paultan)

>>> Tertarik membeli mobil baru dan bekas? Dapatkan informasi lebih lanjut di sini

Laporan terbaru menjelaskan bahwa pengujian dari Mazda Motor Corporation telah mengirimkan hasil penyelidikan pengujian sampel terhadap ekonomi bahan bakar dan emisi buang kepada Kementerian Tanah, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang.

Investigasi mencakup mode pengujian JC081 dan WLTC2 menemukan bahwa:

  • Tidak ada perubahan atau pemalsuan data pengujian yang salah dalam metode apapun.
  • Uji data yang mengandung kesalahan pengukuran kecepatan ditemukan pada 72 kasus dari 14.72 kendaraan yang diuji di bawa mode JC08. Perusahaan mengidentifikasi kesalahan ini karena sistem tidak diatur untuk secara otomatis membatalkan hasil ketika kesalahan pengujian kecepatan terjadi dan yang kedua karena kerusakan yang terjadi pada pengujian kecepatan oleh masing-masing penguji.
  • Semua data uji telah diperiksa ulang dan hasilnya menunjukan tidak ada efek pada spesifikas ekonomi bahan bakar dan angka emisi.

​​>>> Berita pasar mobil dalam dan luar negeri terlengkap hanya ada di sini

Berdasarkan laporan tersebut, Mazda lalu mengambil langkah untuk memperbaharui sistem untuk memperbaiki pengujian kecepatan dan meningkatkan jumlah karyawan untuk memeriksa data pengujian.

Gambar yang menunjukan mobil baru Mazda pada GIIAS 2018

Mazda akan mengambil langkah untuk memperbaharui sistem pengujian (foto: Franky Pratama)

Masalah emisi memang menjadi salah satu fokus utama dari percobaan pada industri otomotif saat ini. Sejak Volkswagen terkena skandal emisi buang pada 2015, seluruh badan regulasi secara ketat mulai memperhatikan pengujian emisi buang yang dilakukan oleh perusahaan otomotif di seluruh dunia.

>>> Berita terlengkap dari dunia otomotif hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top