Mazda Buka Peluang Rakit Mobil di Indonesia

15/05/2019
PT Eurokars Motors Indonesia (EMI) tidak menampik peluang, dan mengaku sedang menimbang opsi merakit mobil Mazda di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Direktur PT. Eurokars Motors Indonesia (EMI), Roy Arman Arfandy. Ia menjelaskan bahwa pihaknya sedang mempelajari opsi perakitan model-model Mazda di Indonesia.

Namun, pabrikan Jepang tersebut belum memastikan apakah akan mendirikan pabrik sendiri, atau bekerja sama dan menggunakan fasilitas milik pihak lain yang telah tersedia. Selain itu, Roy juga belum tahu model Mazda yang akan dirakit di Indonesia.

>>> Mudik lebaran pakai Mazda, kenapa tidak?

Suasana perakitan mobil di pabrik Mazda Vietnam

Masih banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum merakit Mazda di Indonesia

“Seperti yang saya pernah cerita ke teman-teman media beberapa waktu lalu, saat ini kami sedang dalam tahap studi untuk melakukan peraktidan di Indonesia,” ujar Roy Arman Arfandy kala ditemui di sela-sela Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019.

“Namun kami belum memutuskan mau pakai pabrik sendiri, atau kerja sama dengan pihak lain, kami belum bisa menentukan kapannya. Kami harus mempertimbangkan matang-matang investasi yang cukup besar ini,”

Opsi mobil elektrik

Selain itu, Mazda juga membuka peluang bermain di segmen hybrid dan mobil listrik di Indonesia, apalagi dengan rencana pendirian pabrik di Indonesia yang sedang dalam proses pembicaraan. Selain itu, Mazda juga berkolaborasi dengan Toyota di Amerika Serikat, yang diyakini salah satu tujuannya adalah mengembangkan kedua konsep mobil ramah lingkungan tersebut.

>>> Temukan mobil Mazda pilihan Anda di sini

Toyota Yaris Hatchback 2019 warna biru

Salah satu mobil hasil kolaborasi Toyota-Mazda, Toyota Yaris Hatchback 2019

“Mungkin teman-teman juga sudah mendengar Mazda ada kerja sama dengan Toyota di Amerika untuk mengembangkan mobil listrik, kalau sudah jadi tentu bisa dipasarkan ke seluruh dunia, tapi saya belum tahu kapannya.”

>>> Simak kabar terbaru pasar mobil di sini

Akhir-akhir ini, pemerintah juga sedang gencar mempromosikan mobil listrik dan hybrid dengan memberikan berbagai insentif terhadap mobil ramah lingkungan dengan regulasi low carbon emission vehicle (LCEV).

Namun, pemerintah juga menginginkan model-model tersebut dirakit di Indonesia dalam jangka waktu 3-5 tahun setelah diluncurkan. Mengomentari isu ini, Eurokars sudah berbicara dengan principal Mazda, namun masih harus menentukan langkah strategis terkait regulasi terbaru ini.

“Kita sudah berbicara kepada principal terkait regulasi terkait (mobil listrik dan mobil hybrid) di Indonesia, tentu mereka akan pelajari juga. Karena volume (penjualan) kami di sini tidak besar, jadi kami harus menentukan langkah strategis dengan hati-hati.”

>>> Berita otomotif terlengkap hanya di Cintamobil.com

Derry Munikartono

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain