Masa Depan Mesin V12 Terancam, Ferrari Belum Mau Beralih

12/09/2019
Dengan banyaknya masalah terkait polusi suara dan emisi, mesin bersilinder besar sudah mulai ditinggalkan oleh pabrikan. Namun tidak bagi Ferrari, yang masih bertahan dan mencari cara agar mesin V12 nya bisa menyesuaikan regulasi emisi.

Keterikatan Ferrari dengan mesin V12 dimulai saat merancang mobil jalanan pertamanya (Ferrari 125 S), yang menggunakan mesin V12 berkapasitas 1,5 liter dengan tenaga 118 HP. Setelahnya, mesin 12 silinder tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari pabrikan Maranello tersebut, sampai akhirnya muncul 812 GTS yang berkapasitas mesin 6,5 liter dengan tenaga 789 HP.

>>> Beli bahan bakar Shell, dapatkan harga khusus untuk die-cast Ferrari incaran Anda

Ferrari F125 S warna merah

Mesin V12 sudah menjadi identitas Ferrari sejak mobil jalanan pertamanya, 125 S

Namun dengan peraturan yang semakin ketat, banyak yang beranggapan Ferrari 812 GTS adalah model terakhir yang menggunakan V12, dan mereka akan beralih ke mesin yang lebih kecil dengan turbo. Menanggapi hal ini, Head of Technological Development Ferrari, Michael Leiters, akan melakukan segala cara agar mesin V12 Ferrari masih bisa digunakan.

>>> Temukan mobil pilihan dengan harga terbaik di sini

“Kami akan bertarung untuk mesin ini, kami memiki banyak ide untuk pengembangannya. Saat ini kami telah sesuai dengan regulasi Euro 6 dengan menambahkan filter khusus pada mesin GTS. Selain itu, kami juga menargetkan beberapa target emisi CO2 untuk pasar seperti Cina dan Amerika Serikat,” ujar Michael Leiters seperti dilansir Topgear.

Ferrari 812 GTS warna abu-abu

Mesin Ferrari 812 GTS ditambahkan filter untuk menyesuaikan regulasi Euro 6

Filter tersebut awalnya mengurangi tenaga mesin jika dibandingkan versi coupenya, Ferrari 812 Superfast. Namun, Leiters dan timnya dapat mengembalikan tenaga yang hilang tersebut.

Ketika ditanya apakah Ferrari akan menjadi satu-satunya pabrikan yang menjajakan mobil bermesin V12, Leiters mengatakan ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan dalam pengembangan mesin selain emisi.

>>> Berita terbaru seputar pasar mobil bisa dilihat di sini

“Hal lainnya adalah suara, regulasi yang muncul satu setengah tahun lalu sangatlah menantang bagi kami, ini bukan soal seberapa bising, tapi cara mengukurnya juga sangatlah ketat, tentu kami harus mempertimbangkan ini sebagai tantangan dalam (pengembangan) mesin V12,” lanjutnya.

Mesin V12 Ferrari

Bukan cuma emisi, kebisingan mesin juga jadi pekerjaan rumah Ferrari terhadap mesin V12-nya

“Saya tak tahu apa yang dilakukan pabrikan lain, tapi ini merupakan keuntungan bahwa Ferrari memiliki kekuatan finansial dan teknologi untuk mengikuti jalur ini (pengembangan V12). Tantangan selanjutnya lebih bersifat internal, kami telah mencapai suatu angka yang untuk sebuah mesin naturally aspirated sangatlah besar. Saat ini, tidak ada yang membutuhkan 800 HP namun semua orang menginginkannya.

“Saya rasa kami harus memahami bagaimana kami dapat memperkaya mesin dan karakteristiknya dengan cara berbeda di masa depan, namun kami masih menunjukan progress,” tutupnya.

>>> Berita otomotif terlengkap ada di Cintamobil.com

Derry Munikartono

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain