Luncurkan 30 ETLE Mobile, Polda Metro Jaya Perketat Penindakan

21/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Sebanyak 30 ETLE Mobile diluncurkan Polda Metro Jaya dalam rangka memperluas jangkauan penindakan atas pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara.

Selain puluhan kamera ETLE status yang terpasang di sejumlah titik, tilang elektronik di DKI Jakarta juga dilakukan secara mobile. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran secara resmi meluncurkan ETLE Mobile yang digagas Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) di Halaman Parkir Polda Metro Jaya pada Sabtu, (20/3/2021). Langkah ini untuk memperluas jangkauan penegakan hukum atas pelanggaran lalu lintas yang tidak tercover oleh kamera statis.

“ETLE Mobile ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan daripada kebijakan bapak Kapolri menuju police five point zero dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Irjen Pol Fadil seperti dikutip dari laman NTMC Polri.

30 Unit ETLE Mobile

Pada tahap pertama ini sebanyak 30 ETLE sistem baru ini akan disebar di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas yang disitu tidak ada kamera statis. Rekaman kamera petugas akan menjadi bukti kuat dan terbantahkan bagi pengendara yang melakukan pengendara.

“Misalnya sering terjadi kebut-kebutan di kawasan Kemayoran, maka ETLE Mobile ini akan merapat ke titik sasaran dan akan langsung merekam pelanggaran lalu lintas yang terjadi di sana,” tambah Kapolda.

>>> Penerapan Tilang Elektronik Bisa Kurangi Kemacetan di Jalan

Foto menunjukkan Polisi dilengkapi kamera ETLE Mobile

Polda Metro Jaya perluas jangkauan tilang elektronik

Adapun kamera ETLE Mobile terbagi menjadi beberapa jenis. Yaitu body cam, helmet cam, dan dash cam. Kamera body cam melekat di seragam petugas dan terbawa kemanapun petugas bergerak. Kamera ini juga merekam segala komunikasi yang dilakukan petugas dengan pengendara atau pelanggar.

Kamera helmet cam terpasang di helm petugas. Kamera ini tidak hanya merekam saat kendaraan berhenti, tapi juga merekam sambil berpatroli. Bahkan jika ada pengendara yang kebut-kebutan, mereka bakal terekam dengan jelas oleh kamera petugas yang melakukan pengejaran. Yang ketiga dash cam atau kamera dashboard terpasang di dalam mobil patroli. Kamera ini juga akan merekam pelanggaran-pelanggaran dilakukan pengendara baik saat berhenti maupun saat patroli.

“Di depan saya ini ada tiga jenis ETLE Mobile, yang satu yang dilengkapi dengan body camp ini dimanfaatkan apabila berkomunikasi dengan pelanggar lalu lintas. Kedua adalah helmet camp sehingga setiap pelanggaran lalu lintas yang terjadi mampu terekam dengan baik. Kemudian dash camp itu ada di dalam mobil. Sehingga anggota yang melaksanakan patroli mampu merekam pelanggaran-pelanggaran lalu lintas yang terjadi. Kelebihannya ini bisa mobile,” jelas Kapolda.

>>> Cara Mengetahui Lokasi Tilang Elektronik Pakai Aplikasi Waze

Foto menunjukkan suasana ruang Monitor pengawas tilang elektronik

Dengan bukti rekaman, pengendara tidak bisa berkilah atas pelanggaran yang dilakukan

Peran serta masyarakat

Secara tilang elektronik ini menjadi tugas dari petugas kepolisian, baik yang menggunakan kamera statis maupun kamera mobile. Meski demikian Kapolda berharap media dan masyarakat turut berkontribusi berupa informasi.

“Media dan masyarakat juga bisa memberi informasi kepada polisi lewat TMC untuk memberi tahu ditempat mana yang biasa menjadi pelanggaran lalu lintas, seperti melawan arus, potong jalan, dan pelanggaran lain. nantinya anggota Ditlantas akan menganalisa dan kemudian langsung menuju ke titik tersebut,” terang Kapolda.

>>> Berita otomotif terbaru hanya ada di Cintamobil.com

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

 
back to top