Lokasi SIM Keliling di Kota Bandung 26 Oktober - 1 November 2020

26/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Lokasi SIM Keliling di Kota Bandung 26 Oktober - 1 November 2020
Layanan SIM Keliling tetap beroperasi di akhir bulan melayani perpanjangan. Berikut lokasi SIM Keliling di Kota Bandung periode 26 Oktober - 1 November 2020

Masuk hari-hari akhir bulan Oktober 2020 serta menjelang libur panjang, layanan publik berupa SIM Keliling tetap buka. Warga yang butuh memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa memanfaatkannya tanpa harus ke Kantor Satpas. Itu lebih efisien tidak menghabiskan banyak waktu.

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Kota Bandung

Masih seperti hari-hari sebelumnya, Satlantas Polrestabes Bandung juga melanjutkan operasional SIM Keliling. Warga Kota Bandung yang masa berlaku SIM-nya hampir habis bisa melakukan perpanjangan di armada SIM Keliling yang tersebar di sejumlah lokasi.

Untuk waktu dan lokasi hampir semua sama, kecuali pada hari Kamis, 29 Oktober 2020. SIM Keliling tidak beroperasi karena bertepatan dengan libur nasional Hari Maulid Nabi Muhammad SAW.

Lebih jelasnya berikut jadwal dan lokasi SIM Keliling di Kota Bandung periode 26 Oktober - 1 November 2020, sebagaimana dibagikan Satlantas Polrestabes Bandung melalui akun IG @SIMrestabesbdg1:

Senin, 26 Oktober 2020, Jam 08.00 - 15.00 WIB;

  • ITC Kebon Kalapa
  • Metro Indah Mall

Selasa, 27 Oktober 2020, Jam 08.00 - 15.00 WIB;

  • BTC Fashion Mall
  • Pasar Modern Batununggal BLOK RG-03

Rabu, 28 Oktober 2020, Jam 08.00 - 15.00 WIB;

  • BTM Cicadas
  • Borma Cipadung

Kamis, 29 Oktober 2020, Jam 08.00 - 15.00 WIB;

  • Tidak beroperasi (Hari Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad SAW)

Jum’at, 30 Oktober 2020, Jam 08.00 - 15.00 WIB;

  • Pasar Modern Batununggal BLOK RG-03
  • Lucky Square

Sabtu, 31 Oktober 2020, Jam 08.00 - 15.00 WIB;

  • BTC Fashion Mall
  • Pasar Modern Batununggal BLOK RG-03

Minggu, 1 November 2020;

  • Tidak beroperasi

>>> Manfaat dan Kelebihan Layanan SIM Keliling

Foto menunjukkan Layanan SIM Keliling di Cipadung

SIM Keliling beroperasi di Kota Bandung dengan menerapkan protokol kesehatan

Ketentuan dan Syarat

Layanan SIM Keliling di Kota Bandung di atas berlaku ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

  1. SIM yang masih berlaku tidak melebihi dari masa berlakunya.
  2. KTP asli atau SUKET (Surat keterangan pengganti E-KTP) yang masih berlaku berikut Fotocopy KTP.
  3. Pelayanan SIM KELILING ONLINE hanya melayani Perpanjangan SIM A dan C seluruh Indonesia.
  4. Perpanjangan SIM dilakukan Jauh jauh hari sebelum masa berlakunya habis.
  5. Bagi peserta perpanjangan SIM diwajibkan menggunakan masker dan membawa hand sanitizer.
  6. Apabila SIM yang telah melebihi masa berlakunya, bisa di proses di Satpas / Polres terdekat dengan syarat menunjukan E-KTP untuk mengajukan permohonan proses penerbitan SIM Baru.
  7. Jam Operasional pelayanan dimulai pukul 08.00 s/d proses penerbitan SIM selesai.
  8. Pendaftaran perpanjangan SIM hari Senin s/d Sabtu dimulai pukul 08.00 s/d 15.00 wib.
  9. Surat keterangan sehat dari dokter yang ditunjuk oleh kepolisian yang menyatakan sehat jasmani, tidak buta warna, tidak tuli, tidak cacat fisik, serta visus mata atau jarak pandang semua keterangan tersebut harus dilampirkan sesuai PERKAP NO.9 TAHUN 2012 TENTANG SIM PASAL 35 AYAT 7.
  10. Biaya perpanjangan. Untuk biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80.000,- untuk perpanjangan SIM A dan Rp. 75.000,- untuk perpanjangan SIM C.

Demikian informasi jadwal dan lokasi SIM Keliling di Kota Bandung periode 19 - 25 Oktober 2020. semoga bermanfaat.

>>> Lokasi Layanan SIM Keliling di Bekasi Kota Bulan Oktober

Foto jadwal SIM Keliling Kota Bandung

SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C

>>> Simak informasi menarik lainnya seputar otomotif di sini

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top