Lika-liku Perjalanan Isuzu Panther di Tengah Sengitnya Persaingan MPV

11/02/2021

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Lika-liku Perjalanan Isuzu Panther di Tengah Sengitnya Persaingan MPV
Isuzu Panther menjadi satu model yang harus menyerah di tengah persaingan MPV Tanah Air. Simak sekilas tentang perjalanannya dan hambatan aturan Euro 4.

Setelah mengisi pasar otomotif Indonesia selama tiga dekade, perjalanan Isuzu Panther akhirnya harus terhenti. PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memutuskan untuk tak lagi memproduksi Panther. Isuzu kini mulai mengalihkan fokusnya ke kendaraan komersial seperti D-Max, Traga, Elf, dan Giga. Sementara untuk kendaraan penumpang akan sepenuhnya difokuskan pada mu-X. 

Desas-desus penghentian produksi Isuzu Panther, sebenarnya sudah tercium sejak pemerintah lewat Kementerian Lingkungan Hidup merilis aturan Euro 4 yang tercantum dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O, yakni ditandatangani pada Maret 2017. 

Mobil Isuzu Panther 2017 warna silver dilihat dari bagian depan

Panther kalah saing dengan para rivalnya

>>> Mengintip Harga Isuzu Panther Terbaru, MPV Legendaris Bermesin Diesel

Isuzu Panther Terbentur Euro 4

Dalam aturan itu, pabrikan diminta agar membuat mesin yang memenuhi standar Euro 4. Untuk mesin bensin aturan berlaku sejak 2018, sedangkan mesin diesel mulai 2021. Adanya pandemi membuat penerapan standar Euro 4 pada mesin diesel tertunda hingga tahun 2022. 

Bagi Isuzu, kehadiran Panther yang masih mengusung mesin diesel akan terbentur dengan aturan Euro 4. Tetapi dengan adanya penundaan, Isuzu Panther disebut masih bisa bernafas setidaknya satu tahun ke depan. Nyatanya, keputusan berbeda diambil Isuzu dengan menghentikan penjualan Panther. 

gambar bagian depan isuzu panther 2010

Ubahan Panther dari tahun ke tahun terbilang minim

"Soal Panther selama masih ada nafas dan kesempatan akan kita tetap jual. Dengan mundur satu tahun masih ada nafas. Siapa tahu nggak jadi lagi, berarti Panther masih akan tetap ada," jelas General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Attias Asril kala itu. 

Penerapan standar Euro 4 bukan satu-satunya hal yang membuat penjualan Panther mandek. Minimnya polesan pada pada MPV berjuluk 'Rajanya Diesel' itu pun menjadikannya sulit bersaing dengan para rival-rivalnya.

Maklum, Isuzu menyebut bahwa Panther hanya laris di Indonesia. Hal itulah yang membuat pengembangan sulit dilakukan. Bila Isuzu rela merogoh investasi besar tampaknya juga akan menjadi hal sia-sia karena produknya pun sudah sulit terjual.

Mengutip data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), segmen yang diisi Panther cukup gemuk. Dua dekade terakhir, Panther harus bersaing dengan Honda Freed, Toyota Sienta, KIA Carens, KIA Carnival, Mitsubishi Kuda, Toyota Innova, Hyundai Trajet, Proton Exora, hingga baru-baru ini kedatangan rival dari China yaitu Wuling Cortez. 

>>> Isuzu Panther Masih Bisa 'Bernafas' di Indonesia?

Minim Model Bikin Kalah Saing

Jika mengacu pada data distribusi Gaikindo yang tersaji sejak 2001, penjualan Panther semakin ke sini memang terus merosot. Sebagai gambaran, kalau pada tahun 2001 Isuzu mampu mendistribusi 21.754 unit Panther, kemudian pada tahun 2020 hanya 320 unit yang bisa terjual. Secara total sejak 1991 ada 433.117 unit Isuzu Panther yang terjual. 

Angka ini tentu tak seberapa dibandingkan dengan Innova yang masih bertahan hingga kini. Innova dalam sebulan saja mampu membukukan penjualan hingga ribuan unit sampai saat ini. Di segmen MPV yang diisi Panther juga ada beberapa sudah berguguran. Sedangkan yang masih bertahan dengan penerimaan baik adalah Innova. Masyarakat kini banyak beralih ke segmen Low MPV yang harga jualnya lebih terjangkau dengan namun fungsinya tetap sama. 

Foto Toyota Innova Venturer AT 2020

Innova mendominasi persaingan di segmen MPV Premium

Menginjak usia 30 tahun dengan penjualan mencapai 433.117 unit, tentunya Panther memiliki pelanggan setianya tersendiri. Untuk itu, meski produksi sekaligus penjualan dihentikan para pemilik Panther tak perlu khawatir akan perawatan mobilnya. 

"Pengguna Panther tidak usah khawatir karena kami real partner, real journey," jelas Attias.

>>> Apa Jadinya Kalau Panther Tenggak Pertamina Dex? 

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020

Berita lain

Review Isuzu Panther 2010

17/02/2018

Editor rate:

Isuzu Panther 2010 bisa dibilang merupakan mobil MPV besutan Isuzu yang sebenarnya sudah cukup lama diperkenalkan pada tahun 2001 silam. Namun Isuzu tidak pernah menambahkan fitur-fitur tambahan apalagi merubah desainnya. Setelah mengalami major facelift pada tahun 2005 silam, maka di tahun 2009 silam mobil ini hanya mendapat sedikit tambahan di bagian depan. Fitur-fiturnya pun masih sama dengan mobil keluaran tahun 2005. Review Isuzu Panther 2010 bisa dibaca dibawah ini.

Lihat juga

Spesifikasi Dan Harga Lengkap Isuzu Panther 2017: Sang Raja Diesel

Rp. 260.000.000

31/08/2017

Editor rate:

Isuzu Panther yang merupakan ikon dari Isuzu, yang sempat merajai pasar roda empat di Indonesia pada era 90an. Ada apa yang menarik dari model mobil Isuzu Panther 2017 ini? Simaklah tulisan ini

Lihat juga

Review Isuzu Panther 2018

27/11/2017

Editor rate:

Nama Panther, sudah tidak asing di telinga para pecinta otomotif tanah air tentunya. Mengingat produk legendaris tahun 90an ini belum mengalami renovasi secara besar-besaran selama 10 tahun belakangan. Dikabarkan, PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) akan meluncurkan generasi terbarunya dalam waktu dekat ini. Yuk kita simak informasi selengkapnya lewat tulisan review Isuzu Panther 2018.

Lihat juga

Review Isuzu Traga 2018, Bukan Sekadar Panther Tanpa Hidung

25/05/2018

Editor rate:

Di pasar mobil komersial, nama Isuzu Panther pick-up maupun boks sudah menjadi salah satu legenda tersendiri karena dikenal irit dan punya durabilitas baik. Beberapa waktu lalu, PT Isuzu Astra Motor Indonesia selaku pemegang merek dagang Isuzu meluncurkan Isuzu Traga yang menurut kami dari CintaMobil.com bukan sekadar Panther tanpa hidung. Mari simak review Isuzu Traga 2018 di bawah ini.

Lihat juga

Isuzu Panther Grand Touring vs Kijang Innova Diesel Mana Layak Dibeli?

06/05/2020

Jual beli

8 menit

Saat menimbang antara Isuzu Panther Grand Touring vs Kijang Innova Diesel tentu cukup sulit. Keduanya punya karakteristik cukup identik. Lalu mana yang terbaik?

Lihat juga
 
back to top