Biasanya, para insinyur dan teknisi Mercedes-AMG F1 sibuk merancang mobil balap paling kencang sejagat raya. Kini, tim yang mendominasi era hybrid Formula 1 itu mengisi kekosongan waktu di tengah berhentinya musim 2020 dengan sebuah misi mulia, yakni membantu penanganan pandemi Covid-19.
>>> Corona vs Motorsport: Sampai kapan pandemi ini menunda gelaran balap 2020?
Mercedes-AMG mengubah pabrik mesin F1 nya menjadi pembuat CPAP
Bekerja sama dengan University College London (UCL) dan dokter Rumah Sakit UCL, Mercedes mengembangkan Continuous Positive Airway Pressure (CPAP), alat bantu pernafasan untuk pasien dengan infeksi paru-paru akibat virus Covid-19 ketika tabung oksigen dari ventilator saja tidak cukup.
Development kurang dari 100 jam, 10.000 unit sudah dipesan
Dikutip dari halaman resmi Mercedes-AMG F1, proses desain dan produksi pertama memakan waktu yang sangat singkat, tidak sampai 100 jam. CPAP juga telah dievaluasi UCLH dan sejumlah rumah sakit lainnya di London, dan telah memenuhi regulasi kesehatan pekan lalu. Sampai saat ini, sudah lebih dari 10.000 CPAP dipesan layanan kesehatan Inggris.
>>> Temukan berbagai pilihan mobil baru dan bekas berkualitas dari berbagai merek di sini
Pabrik Mercedes-AMG HPP dapat memproduksi 1.000 unit CPAP per harinya
Pusat teknologi Mercedes AMG High Performance Powertrain di Brixworth juga disulap sebagai pabrik pembuatan CPAP. Setidaknya 40 mesin yang biasanya dipakai untuk memproduksi piston mesin F1 kini membuat 1.000 unit CPAP per harinya.
Paten diberikan secara gratis, bagian dari Project Pitlane
Hebatnya lagi, Mercedes-AMG F1 beserta UCL menggratiskan paten CPAP. Yang berarti semua orang bisa mengakses blueprint, sampai material penyusun alat bantu pernafasan itu untuk diproduksi secara massal sebagai salah satu upaya penanggulangan pandemi Covid-19.
>>> Berita paling baru seputar pasar mobil bisa Anda temukan di sini
Mercedes-AMG juga memberikan akses paten CPAP secara gratis
"Membuat desain dan spesifikasi manufaktur tersedia dalam basis sumber yang terbuka akan memungkinkan perusahaan-perusahaan di seluruh dunia memproduksi alat ini secara cepat dan skala besar untuk mendukung respon global terhadap Covid-19," kata Managing Director Mercedes-AMG High Performance Powertrain Andy Cowell.
Sebagai catatan, proyek CPAP yang dikerjakan Mercedes-AMG F1 ini merupakan bagian dari Project Pitlane yang digagas oleh tujuh tim F1 yang bermarkas di Inggris; Haas, McLaren, Mercedes, Racing Point, Red Bull, Renault dan Williams.


