Larangan Mudik Tidak Berlaku di 8 Wilayah Ini

12/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Pemerintah sudah menetapkan larangan mudik Lebaran tahun ini, namun untuk 8 wilayah berikut warga masih diperbolehkan mudik lokal pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

Seiring larangan mudik Lebaran 2021, Kementerian Perhubungan juga mengeluarkan aturan pembatasan sarana transportasi. Pada 6-17 Mei 2021 mendatang hanya kendaraan-kendaraan jenis tertentu yang boleh keluar masuk wilayah. Namun Kemenhub mengecualikan sejumlah wilayah dikarenakan larangan tidak berlaku. Warga di wilayah tersebut masih bisa mudik lokal.

8 wilayah mudik lokal

Dalam konferensi pers pada Kamis, (9/4/2021) lalu Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyebut 8 wilayah kota, kabupaten, dan wilayah aglomerasi masuk daftar pengecualian. Selain warganya boleh mudik lokal, kendaraan umum dan sarana transportasi pribadi boleh beroperasi.

"Menyangkut wilayah aglomerasi atau lingkungan perkotaan, jadi untuk kawasan perkotaan ada beberapa daerah yang sudah kami skip dan boleh melanjutkan atau melakukan kegiatan pergerakan transportasi," tutur Dirjen Budi.

>>> Daftar Kendaraan yang Masih Boleh Wara-wiri saat Ada Larangan Mudik

Foto Mudik lebaran 2021

Di wilayah tertentu pembatasan transportasi tidak berlaku

Berikut 8 wilayah kota, kabupaten dan aglomerasi yang warganya boleh mudik lokal pada Lebaran Idul Fitri tahun ini.

  1. Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo (Mebidangro)
  2. Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek)
  3. Bandung Raya
  4. Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi
  5. Jogja Raya
  6. Solo Raya
  7. Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertosusila)
  8. Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros.

Larangan mudik

Seperti diketahui larangan mudik ditetapkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 Larangan tersebut berlaku pada 6-19 Mei 2021 dan berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat, dari ASN hingga para pekerja mandiri. Sebagai tindak lanjut Kemenhub menerbitkan aturan pengendalian transportasi yang tertuang dalam Permenhub No PM 13 tahun 2021.

"Pengendalian transportasi tersebut dilakukan melalui larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi untuk semua moda transportasi, yaitu moda darat, laut, udara dan perkeretaapian dimulai pada tanggal 6 Mei hingga tanggal 17 Mei 2021," juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam konferensi pers yang digelar Sekretariat Negara, Kamis (8/4/2021).

Namun ada beberapa kriteria perjalanan yang dikecualikan, yaitu pelayanan distribusi logistik, bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang. Untuk kepentingan tersebut warga boleh melakukan perjalanan dengan syarat membawa surat izin perjalanan atau Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) wilayah, sebagaimana yang pernah diterapkan musim mudik tahun lalu.

>>> Cegah Covid-19, Ini Perlengkapan yang Perlu Dibawa dalam Kendaraan

Foto Pemeriksaan SIKM

Saat larangan mudik, keluar masuk ibu kota wajib menunjukkan SIKM

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada disini

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top