Larangan Mudik Lebaran Sudah Final, Aturannya Tengah Dikebut

05/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Larangan mudik Lebaran yang diumumkan pemerintah beberapa waktu lalu sudah final. Saat ini Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan aturan larangan mudik itu.

Pemerintah sudah memutuskan untuk melarang masyarakat mudik pada Libur Lebaran tahun 2021. Ini bukan kali pertama pemerintah menerbitkan aturan larangan mudik kepada seluruh lapisan masyarakat. Sebelumnya, tepatnya pada tahun 2020 larangan mudik juga sempat digaungkan guna menekan angka penyebaran virus Covid-19 di Tanah Air. 

Pun demikian pada tahun ini. Keputusan pemerintah sudah bulat saat mengumumkan larangan mudik Lebaran. Kementerian Perhubungan akan segera menerbitkan Peraturan Menhub (Permenhub) Pengendalian Transportasi pada masa Idul Fitri Tahun 2021.

Melihat Lagi Aturan yang Melarang Mudik Lebaran Tahun 2020

Ini merupakan larangan mudik kedua sejak tahun 2020

>>> Melihat Lagi Aturan yang Melarang Mudik Lebaran Tahun 2020

Aturan Larangan Mudik Tengah Disiapkan

Peraturan ini sebagai dukungan sekaligus tindak lanjut terhadap larangan mudik yang sudah diumumkan pemerintah melalui Menko PMK Muhadjir Effendy, dalam rangka mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

“Kami tetap konsisten untuk melaksanakan kebijakan larangan mudik. Hari ini kami tengah melakukan finalisasi Permenhub tersebut yang akan segera kami terbitkan dalam waktu dekat ini,” demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam siaran persnya, Senin (5/4/2021). 

Larangan mudik bagi seluruh lapisan masyarakat pada tahun 2021 ini merupakan tindak lanjut hasil rapat komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dilaksanakan pada 23 Maret 2021 dan Rakor tingkat Menteri tentang Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 pada tanggal 26 Maret 2021, Menko PMK Muhadjir Effendy telah mengeluarkan surat kepada para Menteri dan Kepala Lembaga pada 31 Maret 2021, yang berisi keputusan untuk meniadakan kegiatan mudik Lebaran tahun 2021. 

Larangan mudik Lebaran berlaku baik untuk aparatur sipil negara, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat.

"Maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, Karyawan swasta, maupun pekerja mandiri dan seluruh masyarakat," ujar Menko PMK Muhadjir Effendy pada kesempatan terpisah.

>>> Mudik Dilarang, Jalin Silaturahmi Dengan 4 Cara ini!

Berlaku Mulai 6-17 Mei 2021

Foto Menko PMK dalam konferensi pers terkait larangan mudik 2021

Menko PMK Muhadjir Effendy saat mengumumkan larangan mudik tahun 2021

Larangan mudik Lebaran akan berlaku pada 6-17 Mei 2021, dan sebelum dan sesudah tanggal itu, diimbau pada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan perlu.

Menindaklanjuti keputusan larangan mudik tersebut, Kemenhub terus melakukan koordinasi intensif dengan Satgas Penanganan Covid-19, Kementerian/Lembaga terkait, TNI/Plori, dan Pemerintah Daerah, dalam rangka penyusunan Peraturan Menhub tentang pengendalian transportasi di masa Idul Fitri tahun 2021.

“Jadi kami tegaskan lagi bahwa keputusan larangan mudik tahun ini sudah final. Untuk itu, kami meminta masyarakat untuk tidak mudik pada tahun ini agar tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan, yaitu terjadinya lonjakan kasus Covid-19,” ucap Budi. 

>>> Pengumuman! Masyarakat Dilarang Mudik 6-17 Mei 2021

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top