Larangan Mudik Dimulai Besok, Ratusan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan

05/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sekitar 155 ribu personel gabungan TNI, Polri, dan petugas dari beberapa instansi dikerahkan untuk mengawal larangan mudik lebaran yang dimulai 6 Mei 2021.

Larangan mudik lebaran 2021 dimulai besok Kamis, 6 Mei 2021 dini hari. Berbagai persiapan sudah dilakukan dari sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat hingga pendirian 381 titik penyekatan yang tersebar dari Sumatra hingga Bali. Yang terbaru, Polri menyatakan ratusan ribu personel gabungan dalam kondisi siaga mengawal kebijakan pemerintah tersebut.

“Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2021, jumlah personel yang terlibat sebanyak 155 ribu personel gabungan terdiri atas 90.502 personel Polri dan 11.533 personel TNI serta 52.880 personel instansi terkait lainnya seperti Satpol PP, Dishub, Dinkes, Pramuka, Jasa Raharja,” kata Kakorlantas Irjen Istiono membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/5/2021).

381 titik penyekatan dan 1.536 pos pengamanan

Ratusan ribu personel gabungan di atas bakal ditempatkan di 381 titik penyekatan yang tersebar dari Sumatra, Jawa, hingga Bali. Mereka juga berjaga di 1.536 pos pengamanan, 596 pos pelayanan, dan 180 pos terpadu untuk memastikan tidak ada pelanggaran protokol kesehatan.

“Serta ada 596 pos pelayanan dan 180 pos terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata, dan lain-lain,” jelas Kakorlantas.

>>> Tambah Sumatra dan Bali, Titik Penyekatan Mudik Menjadi 381 Titik

Foto salah satu Pos penyekatan larangan mudik di jalan tol

Titik penyekatan larangan mudik tersebar dari Sumatra hingga Bali

Bukan operasi biasa

Secara Operasi Ketupat memang operasi lalu lintas tahunan yang dilaksanakan Polri di masa mudik lebaran. Biasanya dilaksanakan H-7 hingga H+7 Idul Fitri setiap tahun untuk pengamanan arus mudik dan arus balik. Hanya saja, dalam dua tahun terakhir (2020 dan 2021) Operasi Ketupat dilaksanakan berbeda karena kebijakan larangan mudik dari pemerintah terkait pandemi Covid-19. Operasi Ketupat beralih fokus menjadi operasi kemanusiaan dalam rangka mencegah penyebaran virus mematikan tersebut.

“Hari ini kita melihat kesiapan Ops ini kita gelar, dengan langkah preventif yang tepat. Ops ketupat ini kemanusiaan dengan tindakan preventif dan humanis,” ucap Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono.

“Pengamanan tidak boleh dianggap agenda rutin tahunan biasa sehingga kita underestimate terhadap perkembangan dinamika di masyarakat, apalagi di masa pandemi COVID kita harus peduli. Jangan sampai kegiatan Idul Fitri timbulkan klaster baru COVID-19,” pungkas Istiono.

Ratusan ribu personel bakal terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan secara bergiliran selama larangan mudik berlangsung, dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

>>> Mengenal 6 Jenis Operasi Lalu Lintas di Indonesia

Foto salah satu Titik penyekatan larangan mudik di Indramayu Jawa Barat

Yang kedapatan mudik diarahkan untuk putar balik ke daerah asal

>>> Mudik Dilarang, Jalin Silaturahmi Dengan 4 Cara ini!

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top