Lanjutkan Kolaborasi, Mercedes-Benz Akuisisi 20% Saham Aston Martin

28/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Lanjutkan Kolaborasi, Mercedes-Benz Akuisisi 20% Saham Aston Martin
Melanjutkan hubungan yang sudah terjalin baik selama tujuh tahun terakhir, Mercedes-Benz mengakuisisi 20% saham Aston Martin dengan timbal balik akses ke teknologi terbaru.

Kolaborasi Mercedes-Benz Aston Martin sudah berlangsung sejak 2013, kala itu pabrikan Jerman itu menyuplai mesin V8 racikan AMG untuk line-up Aston Martin. Dan tujuh tahun berselang, hubungan keduanya masih berlanjut, bahkan semakin intens.

>>> Akhirnya, Aston Martin DBX Mulai Diproduksi

Saham ditukar dengan kemitraan teknis

Yang terbaru, Mercedes-Benz mendapatkan 20% saham Aston Martin. Sebagai gantinya, Aston mendapatkan akses ke teknologi terbaru Mercedes, khususnya di sisi elektrifikasi.

Nyatanya, kolaborasi Mercedes-Benz dan Aston Martin lebih dari sekadar berbagi teknologi. Saat ini, manajemen Aston juga dipimpin oleh mantan bos Mercedes-AMG, Tobias Moers.

Tobias Moers, mantan CEO Mercedes-AMG yang kini memegang Aston Martin

Saat ini, Aston Martin pun dipegang Tobias Moers, eks bos Mercedes-AMG

Awalnya, Mercedes-Benz hanya memiliki 2,6% saham Aston Martin sebelum lanjutan kolaborasi ini. Nantinya, saham dengan nilai valuasi $373 juta (setara Rp 5,5 triliun) akan dikeluarkan dalam beberapa tahap sampai tahun 2023.

Sebagai gantinya, Mercedes-Benz akan memasok arsitektur powertrain untuk line-up Aston Martin setidaknya sampai 2027, termasuk mobil hybrid dan EV. Langkah ini akan sangat menguntungkan bagi Aston Martin baik di divisi jalanan, ataupun divisi balap, khususnya jelang debut tim F1 Aston Martin tahun 2021.

“Kami sudah memiliki kerjasama teknologi yang sukses dengan Aston Martin yang menguntungkan kedua perusahaan. Dengan kolaborasi yang diperluas, kami dapat memberi Aston akses ke teknologi dan komponen canggih, termasuk sistem hybird dan EV,” ujar Wolf-Dieter Kurz, Head of Product Strategy Mercedes-Benz.

>>> Ganti mesin V8 Mercedes-AMG, Aston Martin siapkan mesin V6 Hybrid

Targetkan penjualan 10.000 unit pada 2025

Dengan kolaborasi Mercedes-Benz Aston Martin ini, Aston menargetkan penjualan sekitar 10.000 unit mobil pada 2025, dengan target keuntungan sekitar 2 Miliar Poundsterling dan profit kotor sekitar 500 juta Pound. 

Aston Martin DBX warna merah

DBX akan jadi line-up penting Aston Martin di segmen SUV Premium

Lawrence Stroll, Executive Chairman Aston Martin, mengatakan angka penjualan 10.000 mobil akan terdiri dari sportscar, hypercar, dan SUV, kemungkinan DBX yang belum lama diluncurkan.

Aston Martin menargetkan sekitar 20-30% penjualan tahun 2024 berasal dari model hybrid, dengan line-up EV Aston kemungkinan baru hadir paling cepat 2025.

>>> Berita mobil baru, event, promosi, informasi pasar mobil baru 2020

Share this post:
Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top