Land Rover Defender Hidrogen Akan Dites Akhir Tahun 2021

15/06/2021

Pasar mobil

3 menit

Jaguar Land Rover (JLR) akan memulai pengetesan teknologi mesin fuel cell baru dengan prototype Land Rover Defender bertenaga hidrogen akhir tahun ini.

Defender tersebut akan menjadi kelinci percobaan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) JLR dalam bagian program Project Zeus. Program tersebut merupakan upaya pabrikan asal Inggris ini untuk mencapai zero tailpipe emission di tahun 2036.

>>> Jaguar Land Rover Siapkan Platform BEV Baru, Defender EV?

FCEV akan menjadi pelengkap jajaran mobil listrik JLR yang menggunakan tenaga baterai. Dibanding baterai, penggunaan fuel cell mempercepat proses pengisian bahan bakar (daya) dan memiliki jarak tempuh lebih optimal pada suhu rendah.

Tak Hanya Dites Di Jalan Raya

Land Rover Defender Project Zeus akan melakukan tes pemakaian dunia nyata. Tak hanya dites di jalan raya, mobil ini akan melakukan serangkaian tes berkaitan dengan kemampuan menjelajah medan berat atau off-road.

Gambar Land Rover Defender off-road

Defender hidrogen ini akan dites di medan off-road untuk memenuhi ekspektasi konsumen terhadap sebuah Land Rover

Hal tersebut akan membantu para insinyur di JLR dalam memahami dan mengembangkan mesin bertenaga hidrogen dalam mencapai standar performa serta kemampuan dari sebuah Land Rover Defender.

Gambar mesin bertenaga hidrogen

JLR tidak sendirian dalam mengembangkan mesin bertenaga hidrogennya

Project Zeus yang juga didanai oleh pemerintah Inggris melalui Advanced Propulsion Center ini bekerjasama dengan AVL, Delta Motorsport, Marelli Automotive Systems dan Pusat Industrialisasi Baterai Inggris (UKBIC). Keempat perusahaan itu akan bekerja sama untuk mengevaluasi, menganalisa dan mengembangkan teknologi untuk prototype Land Rover Defender hidrogen tersebut.

>>> Jaguar Land Rover Siapkan Project Zeus Kembangkan Mesin Hidrogen

Bagaimana Fuel Cell Bekerja?

Fuel cell adalah perangkat yang menghasilkan listrik melalui reaksi elektrokimia, bukan pembakaran. Fuel cell menggabungkan hidrogen dan oksigen untuk menghasilkan energi listrik yang kemudian dialirkan ke motor elektris yang digunakan untuk menggerakkan mobil.

Sebuah fuel cell terdiri dari anoda, katoda, dan membran elektrolit. Di situs anoda, katalis membagi molekul hidrogen menjadi elektron dan proton. Proton melewati membran elektrolit berpori, sedangkan elektron dipaksa melalui sirkuit, menghasilkan arus listrik dan panas.

Gambar fuel cell

Ilustrasi cara kerja fuel cell

Di katoda, proton, elektron, dan oksigen bergabung untuk menghasilkan molekul air. Karena tidak ada bagian yang bergerak, fuel cell beroperasi tanpa suara dan punya keandalan yang tinggi.

Sistem fuel cell adalah sumber daya yang bersih dan effisien. Tanpa perlu diisi dayanya secara berkala seperti baterai, fuel cell akan terus menghasilkan listrik selama sumber hidrogen dan oksigen tetap tersedia. Semua kombinasi di atas membuat penggunaan fuel cell lebih masuk akal dalam penggunaanya sebagai bahan bakar mobil yang digunakan sehari-hari atau berjalan jauh.

>>> Apa yang Bisa Dilakukan Kalau Rem Blong saat Berkendara?

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.
 
back to top