Lambang BMW Dapatkan Perubahan Radikal Tahun Ini, Intip Sejarahnya

04/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Lambang BMW Dapatkan Perubahan Radikal Tahun Ini, Intip Sejarahnya
Ada yang baru dari debut pertama BMW i4 Concept dalam Geneva Motor Show 2020 kemarin. Lambang BMW yang transparan langsung menjadi perbincangan. Perubahannya yang radikal menjadikannya salah satu logo yang lebih kekinian dan minimalis.

BMW telah mengungkapkan logo baru bertepatan dengan debut mobil konsep BMW i4. Dan ubahan lambang BMW ini membuang desain latar hitam pada cincin luar, sehingga menghasilkan desain yang transparan. Efek 3D pada bagian dalam juga telah dihapus untuk menciptakan tampilan baru yang lebih minimalis.

Kehadiran desain baru sangat jelas menggambarkan arah desain dan tampilan BMW di masa mendatang. Desain logo BMW yang dibuat lebih sederhana dengan tampilan digital mengisyaratkan arah digitalisasi BMW, walau masih mempertahankan warisan logo berumur 103 tahun tersebut.

tampilan logo baru BMW dalam BMW i4 berwarna emas
Kehadiran lambang BMW baru terlihat pada mobil konsep BMW i4

Jens Thiemer, Senior Vice President Customer and Brand BMW menyebutkan "BMW menjadi merek yang dibuat berdasarkan hubungan (kedekatan)," Dan kehadiran logo baru yang transparan dirancang untuk menghadirkan ‘keterbukaan dan kejelasan’. “Kami ingin menggunakan versi transparan baru ini untuk mengundang pelanggan kami menjadi bagian dari dunia BMW,” jelas Thiemer.

“Dengan grafis visual dan fleksibilitas, kami memperlengkapi diri kami untuk berbagai macam titik komunikasi di mana BMW akan hadir, online dan offline, di masa depan. Logo dan desain merek yang baru melambangkan signifikansi dan relevansi merek untuk mobilitas dan kenikmatan berkendara di masa depan," tutup Thiemer.

>>> GMS Batal, BMW Tetap Luncurkan Mobil Konsep i4

1. Sejarah lambang BMW

Sejarah nama BMW, Bayerische Motoren Werke atau Bavarian Motor Works, bermula dari tahun 1917. BMW muncul sebagai pengganti nama pabrik mesin pesawat terbang Rapp Motorenwerke yang terletak di Munich, ibu kota Negara Bagian Bavaria di Jerman Selatan. Walaupun nama perusahaan berubah, tetapi peralatan teknis, aset, dan tenaga kerja masih sama.

Ketika pertama kali BMW dimasukkan ke dalam daftar perusahaan komersial pada Juli 1917, tidak ada logo perusahaan. Demikian pula iklan pertama terpasang tanpa simbol atau lambang BMW. Yang ditampilkan hanyalah mesin pesawat, serta jajaran produk yang direncanakan akan diproduksi, seperti mesin untuk mobil, pertanian, dan kapal.

 tampilan pertama logo BMW dari perusahaan lama
Perubahan logo pertama BMW dari Rapp Motorenwerke

"Pada masa-masa awal, logo dan artinya sama sekali tidak hadir untuk publik luas seperti sekarang, karena BMW tidak memiliki pelanggan yang akan dicari," jelas Fred Jakobs. Ketika penggantian nama tersebut, bisnis utama BMW kala itu adalah produksi dan pemeliharaan mesin pesawat terbang untuk Angkatan Udara Jerman.

>>> Review BMW iNEXT 2019, spesifikasi dan harganya 

2. Warna Bavaria dalam logo BMW

Meskipun begitu, perusahaan muda tersebut akhirnya mendapatkan logo resminya pada 5 Oktober 1917. Lencana BMW ini didaftarkan pada Daftar Merek Dagang Imperial Jerman dan mempertahankan bentuk bundar dari logo Rapp sebelumnya. Lingkaran di luar simbol dibatasi oleh dua garis emas dan bertuliskan ‘BMW’.

Representasi negara bagian tempat BMW bernaung pun bisa dirasakan dalam logo perusahaan. Seperempat lingkaran dalam lencana BMW menampilkan warna negara bagian Bavaria, putih dan biru. Tetapi berada dalam urutan yang terbalik. Alasannya karena hukum merek dagang lokal saat itu melarang penggunaan lambang negara atau simbol kedaulatan lain pada logo komersial.

iklan pertama BMW yang menunjukkan baling-baling 
Logo BMW bisa terlihat dari aksen baling-baling pada iklan pertama

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 1923 BMW memperkenalkan logo baru dengan huruf BMW yang lebih padat. Bagian pinggir juga mendapatkan perubahan dengan warna emas yang lebih hidup. Sayangnya, logo ini tak bertahan lama.

Baru pada tahun 1936 lambang BMW mendapatkan warna pada kata ‘BMW’ dan mulai menggunakan huruf putih sedangkan warna biru di bagian dalam menjadi lebih muda dibandingkan versi sebelumnya. Batas logo menjadi lebih kecil dan yang lainnya dihilangkan, hanya menyisakan tepi luar.

Setelah beberapa dekade pada tahun 70-an dan 80-an, logo baru menghadirkan ubahan yang lebih dramatis; menambahkan lebih banyak warna tetapi meninggalkan desain asli yang lebih utuh. Warna biru tua, merah, dan biru dimasukkan dalam aksen setengah lingkaran pada logo di semua sisi.

 perubahan lambang BMW dari masa ke masa
Perubahan lambang BMW dari masa ke masa

BMW kemudian menghapus aksen ekstra dan kembali menggunakan desain awalnya, namun membuatnya lebih digital pada tahun 90-an. Menggunakan banyakan dan efek desain lainnya, logo yang Anda lihat selama beberapa tahun belakangan terlihat lebih hidup dan menghadirkan tampilan yang lebih berbentuk.

>>> Jangan lupa klik sini untuk lanjut update berita terbaru pasar mobil otomotif di Indonesia dan seluruh dunia 

3. Mitos dari baling-baling pesawat

BMW pun menjelaskan tentang mitos yang berkembang luas di masyarakat; bagaimana logo BMW tercipta dari baling-baling pesawat dengan tulisan BMW. Dalam pernyataan resminya, BMW mengungkapkan bahwa mitos tersebut berasal dari iklan tahun 1929 yang menunjukkan logo di baling-baling pesawat yang sedang berputar.

logo BMW dalam baling-baling dari iklan jadul
Mitos logo BMW tercipta dari iklan BMW tahun 1929

Iklan tersebut sebenarnya ditampilkan untuk mempromosikan mesin pesawat yang baru diproduksi BMW saat itu. "Untuk waktu yang lama, BMW membuat sedikit usaha untuk memperbaiki mitos bahwa logo BMW adalah baling-baling," kata artikel itu, "(mitos yang) begitu melekat pada cerita bahwa logo BMW adalah baling-baling tidak sepenuhnya salah".

Perkembangan lambang BMW tentu saja tak berhenti di sini. Dengan masih berkembangnya teknologi dan desain baru yang ditampilkan oleh perusahaan kebanggaan Jerman ini, bukan tak mungkin ada perubahan yang lebih menarik.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap bisa Anda lihat di Cintamobil.com

Share this post:
Padli Nurdin
Penulis
Padli Nurdin
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Berita lain

[INFOGRAFIK] Tak Hanya Performa, Mengenal Lebih Lanjut Sejarah BMW M dalam Angka

13/11/2019

Pasar mobil

2 menit

BMW M merupakan versi sporty dari mobil produksi BMW. Banyak fakta unik mengenai sejarah BMW M yang tercipta dalam 47 tahun kehadirannya di industri otomotif dunia.

Lihat juga

BMW Karantina 150 Karyawan yang Diduga Terinfeksi Virus Corona

04/03/2020

Pasar mobil

5 menit

BMW terpaksa harus mengkarantina 150 karyawan mereka di bagian penelitian dan pengembangan karena diduga terinfeksi virus corona. Karyawan ini diawasi pihak BMW di rumah mereka dengan bantuan tenaga medis.

Lihat juga

GMS Batal, BMW Tetap Luncurkan Mobil Konsep i4

04/03/2020

Mobil baru

5 menit

Geneva Motor Show 2020 boleh saja batal digelar, namun beberapa pabrikan tidak kehabisan akal untuk memperkenalkan mobil terbarunya. Salah satunya BMW yang meluncurkan mobil konsep i4, untuk jadi saloon listrik pertama dari Bavaria yang naik produksi tahun depan.

Lihat juga

Mobil Bekas BMW Terbaik Seharga Rp500 Jutaan: Seri 5 dan BMW X1

22/02/2020

Jual beli

3 menit

Tertarik mendapatkan mobil bekas BMW terbaik seharga Rp 500 jutaan dengan kualitas yang tak murahan? BMW Seri 5 dan BMW X1 mungkin bisa Anda pertimbangkan.

Lihat juga

BMW Perkenalkan BMW i4 di Geneva, Tenaganya Lebih Besar Dari M3

26/02/2020

Mobil baru

4 menit

Selain iX3 yang siap dipasarkan tahun ini, BMW juga memboyong mobil konsep i4 ke Geneva Motor Show 2020. Punya tenaga lebih dari M3/M4, saloon listrik pertama BMW ini akan dijual tahun depan.

Lihat juga