Lalin Padat Akibat Pemberlakuan Kebijakan Ganjil Genap di Tol Tangerang-Jakarta

17/04/2018

Pasar mobil
Share this post:
Lalin Padat Akibat Pemberlakuan Kebijakan Ganjil Genap di Tol Tangerang-Jakarta
Kepadatan dan kebingungan pengemudi bisa terlihat pada Tol Tangerang-Jakarta dimana peraturan ganjil genap mulai diberlakukan hari ini. Sejumlah kepadatan terlihat di daerah Tangerang Selatan.

Dua gerbang tol Tanggerang yang mendapatkan peraturan ganjil genap hari ini adalah gerbang Kunciran 2 dan Tangerang 2. Pembatasan dilakukan sama dengan sistem ganjil genap di Jakarta, yaitu mulai dari pukul 06.00 sampai 10.00. Peraturan ini akan diterapkan secara permanen mulai 1 Mei 2018.

Dinilai membingungkan pengemudi yang melintas, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono menganggap hal tersebut masih wajar. Uji coba yang akan dilakukan selama dua minggu ini dianggap sebagai bentuk sosialisasi kepada para pengendara.

Gambar yang menunjukan polisi yang sedang berpatroli di gerbang tol tangerang

Peraturan ganjil genap diberlakukan di gerbang Tangerang 2 dan Kunciran 2

Karena masih uji coba, pengendara yang melanggar aturan ganjil genap ini hanya akan diberikan pengarahan, bukan sanksi. "Ini masa uji coba, belum ada denda, belum ada tilang karena uji coba. Uji coba kita adalah dua minggu, kita harapkan nanti awal Mei kita terapkan seiring dengan turunnya payung hukum Peraturan Menteri Perhubungan," ungkapnya.

>>> Baca juga Peraturan untuk pengujian underpass Matraman

Kebijakan ganjil genap ini dilakukan untuk mengurangi jumlah kendaraan yang melintas di Tol Tangerang, terlebih pagi hari. Menurut data dari Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR), jumlah kendaraan yang melintas di Tol Kunciran 2 mencapai 18.867 kendaraan, sedangkan di Tol Tangerang 2 dilintasi oleh 22.027 kendaraan.

Gambar yang menunjukan kepadatan tol Tangerang ketika pagi hari

Lalin Tol Tangerang memiliki waktu sibuk di pagi hari

Banyaknya pengendara yang melintas di gerbang Tangerang 2 pada pagi hari bisa sekitar 1.636 kendaraan bergerak dengan waktu tersibuk pada pukul 06.00-07.00. Di gerbang Kunciran 2, waktu tersibuk terjadi pada pukul 08.00-09.00 dengan volume kendaraan mencapai 1.731 unit.

Bagi pengendara yang masih kesulitan dengan pemberlakukan ganjil genap ini, pihak Kepolisian sudah mengsosialisasikan jalan alternatif. Pengendara yang berangkat dari Tangerang ke Jakarta bisa memilih jalan Daan Mogot atau Ciledug sebagai alternatif atau melewati Tol Karawaci.

>>> Baca juga berita pasar mobil lainnya disini

Dalam uji coba hari pertama ini, kondisi lalu lintas dari arah Tangerang Selatan terlihat mengalami kepadatan. Berdasarkan pantauan dari kepolisian, kepadatan masih belum terlalu panjang, hanya sekitar 1 kilometer.

Gambar yang menunjukan papan nama tol tangerang dengan mobil yang melintas

Jalan alternatif bisa melalui Daan Mogot dan Karawaci

“Ada beberapa titik yang mengalami kepadatan akibat imbas dari sosialisasi ganjil genap di Tol Jakarta-Tangerang yang dimulai hari ini. Titik tersebut ada di WTC dan ITC arah Serpong dan juga beberapa kepadatan ada di daerah Karawaci. Karena di sana di Tol Kebon Nanas diberlakukan ganjil genap dan mereka berputar di seputaran Karawaci,” berdasarkan keterangan dari Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin, Senin (16/4).

Polisi masih berjaga-jaga di sekitar tol untuk memberikan sosialisasi terhadap kebijakan baru ini. Selain itu, antisipasi di titik rawan kemacetan juga masih dilakukan.

>>> Baca juga berita otomotif lainnya disini

Share this post:
 
back to top