Lagi, Pindad Kenalkan Kendaraan 4x4 Terbaru Setelah Maung

03/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Pindad kembali mengenalkan kendaraan terbaru garapannya yakni MV2 4x4. Sebelum MV2 4x4, Pindad sudah lebih dulu mengenalkan kendaraan 4x4 bernama Maung.

PT Pindad (Persero) tak berhenti berinovasi meski telah mengenalkan kendaraan militer Maung 4x4. Kali ini, Pindad kembali memamerkan kendaraan terbarunya yang diberi nama MV2 4x4. 

MV2 merupakan kendaraan 4x4 pengembangan terbaru dengan prototype awal berwarna biru muda. Tampilan desain dan interior lebih modern, baris belakang lebih lega, atap hardtop dengan kanopi belakang yang dapat di lepas pasang menjadi kendaraan double cabin serta dilengkapi dengan foot step samping.

Kendaraan MV2 4x4 Pindad

Tak menutup kemungkinan kendaraan ini tak hanya diperuntukan bagi kebutuhan militer saja

>>> Kendaraan Militer Maung Bisa Dibeli Warga Sipil Seharga Rp 600 Jutaan

Spesifikasi MV2 4x4

Kendaraan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasi modern dan juga dimungkinkan untuk memenuhi pasar lain selain pasar militer. Kemampuan manuver yang dimiliki gesit dan handal, dilengkapi suspensi yang nyaman digunakan baik di medan on road maupun off road. 

“Hari ini dilaksanakan launching produk baru yakni kendaraan  MV2 4x4 yang akan diresmikan oleh Direktur Utama, Abraham Mose yang harapannya bisa menjadi sebuah kebanggaan bagi Pindad dan Indonesia dimana kita bisa menunjukkan bahwa kita semua putra putri Indonesia bisa menghasilkan produk yang membanggakan dan bisa menjadi solusi,” ujar VP Inovasi PT Pindad (Persero), Windu Paramartha dalam keterangan resminya.

MV2 4x4 memiliki dimensi panjang 5.220 mm, lebar 2.010 mm, tinggi 1.860 mm, dengan sumbu roda 3.220 mm, serta ground clearance setinggi 260 mm. Kendaraan ini mampu menampung berat maksimal hingga 3.200 kg. MV2 4x4 mengusung diesel bertenaga 136 hp pada putaran 3.200 rpm, dan torsi 385 Nm pada putaran 1.600 hingga 2.600 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 6 percepatan.

MV2 4x4 memiliki kecepatan maksimal hingga 120 km/jam. Bila kondisi full tank mampu menempuh jarak hingga 600 km. Sementara untuk kemampuan menanjak mencapai 60 persen, kemiringan 30 persen, serta fording 0,75 meter. Diharapkan Pindad tak berhenti di MV2 4x4 dan bisa kembali menghadirkan inovasi baru untuk bersaing di pasar global. 

Kendaraan MV2 4x4 Pindad

Spesifikasinya belum terungkap

“Hari ini merupakan suatu momen yang patut kita banggakan karena di tengah pandemi PT Pindad (Persero) masih melakukan Inovasi yang merupakan ciri khas perusahaan, jiwa dan darah Pindad. Jangan tinggalkan inovasi, karena kita dapat menjadi besar, jaya dan hidup karena kita mampu menghasilkan produk kreatif dan inovatif,” ungkap Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose. 

Abraham pun mendapatkan kesempatan langsung untuk bisa mengemudikan MV2 4x4 di lintasan uji Divisi Kendaraan Khusus. Pindad pun terbuka untuk menerima koreksi, saran produksi sebelumnya serta disesuaikan dengan kebutuhan para pegiat hobi, off roader ataupun para pelaku maupun pecinta kendaraan seperti MV2 4x4.

>>> Mengintip Spesifikasi Maung, Kendaraan Militer 4x4 Buatan Dalam Negeri

Bisa Dibeli Warga Sipil?

Ke depan akan dikembangkan varian lain dari kendaraan ini sesuai kebutuhan. Artinya ada kemungkinan bahwa MV2 bisa dibeli masyarakat umum seperti halnya Maung. 

Sedikit gambaran, kendaraan militer Maung dapat dioperasikan hingga batas kecepatan aman yakni 120 km/jam, transmisi manual 6 percepatan, dan mampu menjangkau jarak tempuh sejauh 800 km. Sebagai kendaraan taktis, Maung dapat dilengkapi dengan braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.

Kendaraan Militer Maung

Maung nantinya bisa dipesan warga sipil

Maung versi militer dibekali mesin turbo diesel 4 silinder berkapasitas 2.400cc. Spesifikasi tersebut berlaku untuk kendaraan militer dan akan berbeda dengan peruntukan sipil. Maung versi sipil sendiri kabarnya dibanderol seharga Rp 600 jutaan. Paling tidak untuk MV2 harganya bisa jadi tak jauh berbeda dengan Maung. 

"Ini adalah momen, kesempatan kita untuk membuktikan kemampuan inovasi yang ada di Pindad, dijaga dan jangan sampai hilang. Jangan sampai padam semangat para inovator, kreator dan engineer Pindad harus selalu tumbuhkan produk inovatif. Kita tidak akan terkalahkan apabila menguasai teknologi, kuncinya disitu. Kita semua bangga atas hasil yang tidak pernah padam untuk terus dan terus menghasilkan produk inovatif. Terus berkembang dan terus berinovasi!,” tutur Abraham. 

>>> Jeep Cherokee Freedom Edition Bertema Militer 

 

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top