Kurang dari 3 Tahun, Produksi Mobil Listrik Merek China Ini Tembus 100.000

09/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Tidak sampai 3 tahun, produksi mobil listrik NIO mencapai angka 100.000 unit. Selebrasi dilakukan di JAC-NIO Hefei Advanced Manufacturing Center di China.

Produsen mobil listrik asal China, NIO mencapai tonggak baru. Tepat pada hari Kamis, 7 April 2021 NIO sukses memproduksi unit ke 100.000. Selebrasi dilakukan di JAC-NIO Hefei Advanced Manufacturing Center di China.

Kurang dari 3 tahun

Capaian ini menjadi tonggak penting karena dicapai dalam waktu 1.046 hari atau kurang dari 3 tahun sejak NIO ES8 pertama diluncurkan 27 Mei 2018. Untuk kemudian model lain menyusul ES8, yaitu ES6 dan EC6.

"Pada upacara peluncuran, perwakilan pengguna ES8, ES6, dan EC6 awal bergabung bersama untuk menyambut pengguna mobil NIO ke-100.000 ke komunitas NIO.” tulis NIO, seperti dikutip dari InsideEvs.

“Dengan mobil produksi ke-100.000, NIO mencapai tonggak penting lainnya. Ke depan, NIO akan terus membangun kemampuan inovasi terdepan globalnya, meluncurkan kendaraan dan teknologi listrik pintar yang lebih mutakhir, dan menawarkan pengalaman yang melebihi ekspektasi kepada pengguna." lanjutnya.

>>> Mengenal Cara Kerja Mobil Listrik serta Kelebihan dan Kekurangannya

Foto menunjukkan Selebrasi unit ke 100000 NIO

NIO capai produksi ke 100.000 unit

Harga mahal

Salah satu yang menarik, 100.000 unit mobil listrik NIO yang telah diproduksi rata-rata dijual di atas RMB 428.000 (setara Rp 947 jutaan dengan kurs Rp 2.200 / RMB). Sekilas harga itu tampak mahal bagi startup di China karena kompetitor lokal banyak yang menjual mobil listrik dengan harga sangat ‘murah’. Namun NIO sudah memposisikan diri sebagai merek premium.

Selain 3 model NIO yang sudah dipasarkan sejak 2018, yaitu ES8, ES6, dan EC6 model keempat yang sedang dikerjakan yaitu ET7. Model terbaru ini masuk jalur produksi mulai 1 April 2021. Berbeda dengan 3 model sebelumnya yang semuanya SUV, ET7 adalah sedan body-in-white (BIW) pertama NIO. Dimensi panjangnya 5.098 mm atau lebih dari 5 meter dan lebar 1.987 mm atau hampir 2 meter.

Rencana kedepan, NIO bakal meluncurkan ET7 ke pasar Eropa dan Amerika Utara. Namun yang paling utama adalah memenuhi permintaan pasar dalam negeri yang selama ini masih cukup tinggi.

Terkait kompetisi NIO dengan Tesla, sepertinya masih cukup jauh dan belum sebanding. Tesla jauh lebih tua dan pasti lebih populer. Sejak hadir tahun 2008 mobil yang terjual secara global telah mencapai 1,5 juta unit (termasuk yang diproduksi di China). Hanya saja kehadiran NIO di China cukup memberi pilihan baru bagi konsumen.

>>> Nio ET7 Siap Lawan Tesla Model S di China

Foto mobil listrik NIO ET7 sedan

Mobil listrik NIO ET7 bakal menjadi lawan Tesla Model S

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top