Krisis Chip Semikonduktor Jadi Berkah untuk BMW dan Mercedes?

13/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Siapa sangka pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat terjadinya krisis chip semikonduktor menjadi berkah tersendiri untuk BMW dan Mercedes.

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia memiliki dampak juga di industri otomotif. Produksi mobil di berbagai belahan dunia terganggu akibat kurangnya chip semikonduktor akibat Covid-19. 

>>> Terganggu Krisis Chip Target Produksi Toyota Dipangkas

Gambar menunjukan Produksi mobil

BMW dan Mercedes utamakan produksi mobil yang lebih mewah

Berkah Bagi BMW dan Mercedes

Hal ini terjadi lantaran perusahaan internet dan elektronik juga mengincar pasokan chip seiring dengan meningkatnya kebutuhan teknologi. Tapi menariknya duo produsen mobil premium asal Jerman, Mercedes dan BMW tak terlalu merasakan imbasnya. Bahkan kelangkaan chip semikonduktor ini disebut menjadi berkah sendiri untuk Mercedes dan BMW.

Bagi BMW dan Mercedes, kekurangan chip mungkin berakhir sebagai berkah tersembunyi. Kedua merek mewah Jerman telah menyadari bahwa orang tidak akan sabar menunggu beberapa bulan untuk sampainya mobil premium baru mereka. Maka dari itu pelanggan diyakini akan mau membayar harga mobil lebih tinggi dari seharusnya untuk mendapatkan mobil yang mereka inginkan.

Kedua perusahaan dikatakan akan mengalihkan fokus ke mobil yang lebih besar dan lebih mahal untuk menargetkan margin keuntungan yang lebih tinggi. Alih-alih mengandalkan target penjualan berbasis volume mobil kecil, keduanya malah bertujuan untuk menjual lebih sedikit mobil dan menghasilkan lebih banyak uang.

“Kami secara sadar akan mengurangi tingkat permintaan dan pada saat yang sama akan meningkatkan produksi mobil yang lebih mewah,“ kata Harald Wilhelm, kepala keuangan Daimler kepada Financial Times.

Hal yang sama juga digaungkan oleh Nicolas Peter yang memiliki pekerjaan yang sama di BMW. Merk Bavaria itu mengatakan bahwa mereka melihat peningkatan yang signifikan dalam kekuatan harga dalam 24 bulan terakhir.

"Rencananya adalah jelas untuk mempertahankan cara kami mengelola pasokan untuk mempertahankan kekuatan harga kami pada tingkat saat ini," ungkap Nicolas.

>>> Mobil Honda di Indonesia Ikut Jadi Korban Krisis Chip Semikonduktor

Gambar menunjukan Produksi mobil

Produsen mobil lainnya juga ikut berdampak

Krisis Dialami Juga oleh Produsen Mobil Lainnya

Jaguar Land Rover baru-baru ini juga mengatakan bahwa krisis chip semikonduktor saat ini sangat dinamis dan sulit diprediksi dan memperkirakan situasi yang menantang akan tetap terjadi hingga 2022. Produsen mobil asal Inggris itu memperkirakan pengiriman kuartal kedua 2021 menjadi lebih buruk dari yang diperkirakan sebelumnya.

Sedangkan pembuat mobil lain seperti Renault, Nissan, Hyundai dan Volkswagen juga memperingatkan persediaan yang menyusut karena krisis pasokan chip semikonduktor yang dimulai Desember lalu ketika permintaan perangkat komputasi pribadi meroket di tengah pandemi.

Kebakaran pabrik di pabrik besar di Jepang, cuaca dingin yang tidak biasa di AS, dan kekeringan yang berkepanjangan di Taiwan semakin memperburuk krisis. Sejauh ini, para analis mengatakan kekurangan tersebut telah menyebabkan jutaan kendaraan dipangkas dari jalur produksi di seluruh dunia. 

>>> Begini Cara Memarkir Mobil yang Benar Supaya Nggak Cepat Rusak

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top