Komparasi Nissan Kicks vs Nissan Leaf, Antara Listrik dan Hybrid  

26/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Komparasi Nissan Kicks vs Nissan Leaf untuk membandingkan nilai jual dua produk unggulan Nissan yang mengisi segmen pasar mobil hybrid dan mobil listrik

Kedua produk unggulan Nissan ini sama-sama menyandang predikat sebagai mobil listrik. Bedanya, Nissan Leaf adalah mobil listrik murni (BEV, battery electric vehicle) yang mengandalkan setrum baterai. Sedangkan Nissan Kicks adalah mobil hybrid yang memakai mesin konvensional sebagai pembangkit daya listrik. lisrtik. Sesama mobil listrik keluaran Nissan dengan  selisih harga Rp 178 juta (Rp 649 juta vs Rp 471 juta), mana yang Anda pilih dalam komparasi Nissan Kicks vs Nissan Leaf ini?

>>> Nissan Kicks Impul Tampil Agresif dengan Aksesoris Tambahan

Desain

Nissan Kicks

Sosok crossover SUV ini tampil dengan gaya desain khas Nissan; konservatif modern. Maksudnya begini, sosok Nissan  Kicks terlihat sebagai Nissan Juke versi kalem namun tetap memikat berkat grille besar berwarna piano black yang berpadu headlamp LED.

gambar nissan kicks

Tampil menyerupai Nissan Juke dengan emosi desain yang lebih kalem 

Bagian samping dihiasi  warna two tone sedangkan  atap belakang melandai khas sports car. Velg 17 inci terlihat proporsional dengan keseluruhan bodi. Pada fascia belakang,  desain stop lamp menegaskan kesan sporty.  

Nissan Leaf

Sosok “daun” ini menganut desain hatchback 5 penumpang pada umumnya. Malah proporsinya terlihat lebih mirip Nissan Kicks yang dijadikan hatchback. Tidak heran kalau sosok Nissan Leaf terkesan lebih sporty karena desainnya lebih dinamis dan ground clearance-nya lebih rendah.

gambar nissan leaf

Proporsinya mirip dengan Kicks yang di-hatchback-kan

Secara penampilan eksterior, Nissan  Leaf  menegaskan  ciri khas sebagai mobil listrik. Fascia  depan tampil polos tanpa gril bolong karena tidak butuh aliran udara dan sebagai gantinya tersedia charging port  

Love And Hate?

Love or hate. Bicara desain, ciri khas Nissan sejak dulu adalah konservatif. Anda lebih suka Nissan Kicks dengan gaya penampilan SUV crossover yang kalem modern atau bahasa tubuh Nissan Leaf selaku hatchback yang dinamis sporty? Tentukan sendiri pilihan Anda 

Interior

Nissan Kicks

Kabin Nissan Kicks terkesan modern dan elegan melalui sentuhan warna hitam. Pengaturan kursi manual namun menunya cukup lengkap (maju-mundur hingga naik-turun).

gambar nissan kicks

Paduan elegan dan modern, sayang posisi duduk kursi belakang terlalu tegak

Kursi depan hasil kerjasama dengan NASA terasa nyaman diduduki dan mampu menopang tubuh dengan baik. Sayangnya kursi baris kedua kurang nyaman dan sandaran punggung terasa terlalu tegak.

Nissan Leaf

nissan leaf

Kental dengan nuansa premium 

Desain interior serba kulit tampil elegan serupa  mobil premium. Sajian head unit layar sentuh  disertai tombol putar konvensional untuk kepraktisan pengaturan. Tidak lupa konsol tengah dengan trim piano black yang futuristik. Kemudi multifungsi mempermudah pengaturan berbagai fitur walau belum disertakan fitur teleskopik.    

Mana Paling Futuristis?

Interior keduanya sama-sama menawarkan sentuhan elegan dan modern. Jika Anda lebih suka gaya hi-tech dan futuristik, Nissan Leaf adalah pilihannya. Pada sisi lain, Nissan Kicks lebih sarat dengan aura sporty   

Fitur

Nissan Kicks

Salah satu fitur unggulan Nissan Kicks adalah e-Pedal alias mode sistem pedal tunggal yang membuat pengalaman mengemudi di dalam kota menjadi lebih menyenangkan.

gambar nissan kicks

Aktifkan dulu mode S-Drive untuk menikmati teknologi e-Pedal

Belum lagi tambahan  fitur Nissan Intelligent Mobility yang membuat aspek keselamatan  kian lengkap dan memudahkan karena  juga mencakup adaptive cruise control.

Nissan Leaf

Mobil listrik andalan Nissan ini dibekali e-Pedal dengan Regenerate function (1-Pedal). Kepraktisan pedal elektrik ini memungkinkan pengemudi untuk berakselerasi, deselerasi, dan berhenti hanya dengan satu buah pedal.

gambar nissan leaf

Fitur e-Pedal yang mudah dan praktis untuk pemakaian dalam kota

Ketika pedal pintar itu dilepas sepenuhnya, maka rem regeneratif  akan berfungsi dan bekerja secara otomatis, sehingga mobil akan berhenti total.

Mana Lebih Unggul?

Fitur e-Pedal atau mode pedal tunggal sama-sama menjadi nilai jual unggulan Nissan Kicks dan Nissan Leaf. Yang satu dilengkapi regenerate function dan yang satu lagi didukung brake function.  Jadi tidak ada energi yang terbuang percuma. 

Performa

Nissan Kicks

gambar e-power

Nissan e-Power = hybrid (mesin HR12DE + motor listrik)  

Dengam sistem e-Power, Anda tidak perlu takut kehabisan setrum baterai. Sebab, mesin HR12DE 3 silinder 1,2 liter berfungsi sebagai genset listrik yang mengisi baterai untuk memutar motor listrik. Dukungan motor listrik dengan tenaga  126 hp dan torsi 290 Nm  mulai 0 rpm memberikan respons akselerasi yang responsif. 

Nissan Leaf 

gambar baterai

Mengandalkan baterai sebagai sumber daya untuk motor listrik 

Sebagai mobil listrik murni,  Nissan Leaf didukung baterai Li-ion 40 kWh, motor listrik 148 hp 320 Nm dan jarak tempuh 311 km (sekali pengisian penuh). Sistem pengisian dengan portable charger (3,3 kW) membutuhkan waktu 12 jm-15 jam hingga baterai terisi penuh. Sedangkan  home charger (7,4 kW)  bisa mengisi baterai  dalam waktu 5 jam-7 jam.  

Kesimpulan

Dalam komparasi Nissan Kicks vs Nissan Leaf ini, untuk pemakaian dalam kota, Nissan Leaf dapat menjadi andalan. Untuk perjalanan luar kota atau antar kota, Nissan Kicks memberikan jaminan ketenangan sepanjang tersedia bahan bakar bensin dengan RON minimal 92 

>>> Beli Nissan Leaf Sekarang, Bisa Pasang Wall Charger Gratis

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top