KLHK: Minim Emisi Gas Buang, BBM Euro4 Lebih Menyehatkan

28/08/2018

Pasar mobil
Share this post:
KLHK: Minim Emisi Gas Buang, BBM Euro4 Lebih Menyehatkan
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sarankan pengendara kendaraan bermotor untuk menggunakan BBM Euro4 guna meminimalisir emisi gas buang.

Populasi kendaraan bermotor yang terus meningkat memberikan kebahagiaan bagi banyak kalangan. Namun di satu sisi ada yang cukup dikhawatirkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yaitu meningkatnya polusi udara karena semakin banyaknya emisi gas buang.

Gas buang kendaraan bermotor

Polusi udara makin meningkat seiring peningkatan volume kendaraan bermotor di jalan raya

Disadari atau tidak, meningkatnya emisi gas buang kendaraan bermotor menurunkan kualitas udara dan oksigen. Dan itu berbahaya bagi kesehatan manusia.

Adalah wajar bila kemudian KLHK mengeluarkan aturan standar Euro4 yang bakal diterapkan mulai September 2018 mendatang untuk mobil bermesin bensin dan mulai tahun 2021 untuk mobil diesel.

Bagaimana dengan mobil-mobil yang diproduksi sebelum bulan tersebut seperti yang beredar saat ini?

KLHK menyarankan agar pengendara menggunakan BBM Euro4 sebab lebih minim emisi gas buang.

"Kalau menggunakan kendaraan bermotor, gunakan bahan bakar euro4, karena sulfurnya di bawah 50 PPM," tutur Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Dirjen PPKL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Karliansyah dalam sebuah diskusi Forum Merdeka Barat, di Kantor Kominfo, Jakarta, Kamis (9/8/2018) lalu.

>>> Gaikindo Dukung Perluasan B20 Meski Tak Ada Suara Bulat Dari Anggota

Berpose bersama usai Diskusi Euro 4 KLHK

KLHK sarankan penggunaan BBM Euro4 yang minim emisi gas buang

Lebih detail lagi Karliansyah menjelaskan dalam emisi gas buang kendaraan bermotor ada lima unsur yang diukur yaitu senyawa HC (Hidrokarbon), CO (Karbon Monosikda), CO2 (Karbon Dioksida), O2 (Oksigen) dan senyawa NOx (Nitrogen Oksida).

Jadi, sangat wajar bila semua kendaraan bermotor disyaratkan wajib lolos uji emisi yang dilakukan oleh pemerintah sebelum resmi dijual di pasaran.

"Setiap kendaraan ada kewajiban untuk menguji emisi kendaraan bermotor. Ini ada pada Permen LHK, tentang emisi gas buang kendaraan bermotor," lanjut Karliansyah.

>>> Car Book Rilis daftar Mobil Paling Hemat dan Boros Tahun Ini

Foto SPBU sepi kendaraan

Di beberapa daerah, kelangkaan BBM seringkali terjadi

>>> Dapatkan berita industri otomotif lainnya di sini!

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top