Kiat Suzuki Indonesia Pertahankan Ekonomi Indonesia Kala Pandemic

03/09/2021

Pasar mobil

2 menit

Share this post:
Kiat Suzuki Indonesia Pertahankan Ekonomi Indonesia Kala Pandemic
Ada beberapa cara-cara yang dilakukan oleh Suzuki Indonesia guna mempertahankan perekonomian Indonesia kala pandemic COVID19, mulai preventif sampai represif

Sebagai salah satu pabrikan otomotif terbesar di Indonesia, Suzuki Indonesia memiliki kewajiban untuk mempertahankan perekonomian Indonesia. Bukan hanya dengan cara menjual mobil yang bisa jadi basis ambulans atau pick up untuk pembangunan, tapi Suzuki Indonesia juga melakukan beberapa hal preventif dan represif di bawah ini:

1. Produksi dan Distribusi Masker

Hand Sanitizer Suzuki

Suzuki Indonesia berbagi kepedulian

Sebagai bentuk kepedulian dan juga langkah preventif pertama yang dilakukan untuk mencegah merebaknya kasus kala pandemic Suzuki Indonesia melindungi karyawan serta masyarakat di awal pandemi Covid-19.

Sopir Angkot Suzuki

Suzuki Indonesia produksi masker juga saat pendemic

Pabrik Suzuki di Cikarang memproduksi 95.000 lembar masker kain untuk didistribusikan kepada seluruh karyawan grup Suzuki yang terdiri dari PT Suzuki Indomobil Motor, PT Suzuki Indomobil Sales, PT Suzuki Finance Indonesia, seluruh diler Suzuki di Indonesia, serta penduduk di sekitar kantor pusat dan pabrik SUZUKI.

2. Pembagian Paket Sanitasi untuk Sopir Angkot

Merajai penjualan angkot dengan basis Suzuki New Carry membuat Suzuki merasa memiliki kewajiban untuk membantu menurunkan penyebaran Covid-19 di moda transportasi umum. 

Suzuki bantu sopir angkot

Sopir-sopir angkot menerima paket sanitasi

Suzuki bekerja sama dengan 8 koperasi angkot di Jakarta untuk memberikan 6.400 paket sanitasi yang terdiri dari masker serta hand sanitizer kepada sopir angkot di Jakarta.

Stiker angkot Suzuki

Stiker dipasang agar mengedukasi sopir maupun penumpang

Tak sampai di situ saja, Suzuki juga memberikan stiker ajakan penggunaan masker dengan tujuan memberikan edukasi kepada sopir serta penumpang angkot sebagai salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

>>> Modifikasi RC Suzuki Carry Jadi Mirip Tesla

3. Disinfeksi Angkot

Disinfektan Angkot

1.100 angkot KWK disemprot disinfektan oleh Suzuki Indonesia

SUZUKI juga melakukan penyemprotan disinfektan untuk 1.100 unit angkot KWK (Koperasi Wahana Kalpika) di Jakarta untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna angkot di tengah pandemi Covid-19.

>>> Fakta Unik 5 Mobil Suzuki Produksi Lokal

Upaya Lain Juga Dilakukan

Disamping kegiatan preventif untuk mencegah penyebaran virus yang berdampak pada ekonomi Tanah Air, Suzuki juga tetap berupaya secara represif untuk mempertahankan perekonomian Indonesia, salah satunya dengan tetap melakukan ekspor maupun produksi kendaraan di pabriknya.

Berdasar data yang dihimpun Cintamobil.com, sejak pertama kali melakukan ekspor kendaraan baik untuk mobil, maupun sepeda motor, hingga saat ini, Suzuki telah mengekspor lebih dari 600.000 unit mobil dan 900.000 unit sepeda motor, dengan destinasi tujuan ke 80 negara di Asia, Eropa, Timur Tengah, Afrika, Oceania, dan Amerika Latin.

Suzuki Carry Pick Up Wide Deck

Suzuki Carry jadi produk yang laris di pasar ekspor

Sekadar informasi, Suzuki mulai menekuni bidang otomotif di Indonesia pada tahun 1970, kemudian berkembang terus hingga dapat memproduksi mobil, sepeda motor, serta mesin tempel kapal atau outboard motor hingga lebih dari 50 tahun. 

Saat ini, Suzuki memiliki 3 pabrik yang berlokasi di Tambun I dengan luas 124.000 m2, Tambun II seluas 420.000 m2,  dan Cikarang dengan luas terbesar yaitu 1.307.000 m2. Total penyerapan SDM (Sumber Daya Manusia) di ketiga pabrik ini adalah sebanyak 5.871 karyawan.

Sejak berdiri di tahun 1970 hingga tahun 2020, Suzuki telah memproduksi 11,2 juta unit sepeda motor dan 2,7 unit mobil. Suzuki memprioritaskan kendaraan dengan kualitas terbaik pada fitur-fitur unggulan yang terdapat pada value for money product serta pelayanan aftersales kendaraan.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Head of Content di Cintamobil.com   About Arfian Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebe
 
back to top