Kendaraan Terblokir Tidak Bayar Pajak Berpotensi Dihancurkan

16/01/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Kendaraan Terblokir Tidak Bayar Pajak Berpotensi Dihancurkan
Sebaiknya hati-hati, kendaraan bermotor tidak bayar pajak 2 tahun tidak hanya diblokir STNK-nya, tapi juga berpotensi dihancurkan seperti barang rongsokan.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai awal tahun ini resmi memberlakukan aturan blokir STNK atau pengapusan kendaraan bermotor dari daftar registrasi untuk kendaraan bermotor yang pajaknya mati selama 2 tahun. Hal ini sebagai wujud implementasi Undang-undang Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 terkait penghapusan identifikasi dan registrasi kendaraan bermotor.

Foto menunjukkan mobil tidak membayar pajak dipasang stiker

Pajak tak dibayar 2 tahun berturut-turut, STNK bakal diblokir

Pada Pasal 74 ayat 2 disebutkan penghapusan registrasi kendaraan bisa dilakukan bila kendaraan rusak berat tidak dapat dioperasikan dan pemilik tidak melakukan registrasi minimal dua tahun setelah habis masa berlaku STNK. Pada ayat berikutnya disebutkan kendaraan yang telah dihapus registrasinya tidak dapat diregistrasi kembali. Artinya kendaraan bermotor dinilai selayaknya barang rongsokan dan ilegal dipakai di jalan raya.

>>> Berlaku Mulai 2020, Pajak STNK Tidak Dibayar 2 Tahun Bakal Diblokir

Bakal dihancurkan

Sanksi berikutnya kendaraan yang terkena tilang karena STNK terblokir karena tidak bayar pajak bakal disita dan berpotensi dihancurkan. Wacana sudah ada dalam agenda Korlantas, hanya masih terkendala peralatan yang dibutuhkan.

"Kita sudah menerapkan aturan untuk penghapusan identifikasi dan registrasi kendaraan bermotor itu, tapi memang saat ini masih ada kendala. Kita belum punya alat penghancur atau daur ulang besi-besi tua," tutur Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Halim Pagarra, seperti dikutip dari Kompas, (15/1/2020). "Sehingga kita perlu alat itu. Saat ini kita sedang menyarankan ke pusat untuk melakukan pengadaan." tambahnya.

Foto mobil ilegal dihancurkan di Filipina

Berlaku secara nasional

Perlu diketahui juga, penerapan aturan blokir STNK atau pengapusan kendaraan bermotor dari daftar registrasi karena tidak bayar pajak bakal berlaku secara nasional, dimulai dari wilayah hukum Polda Metro Jaya sebelum berlanjut ke wilayah hukum Polda yang lain. Penindakannya juga sama, pemilik yang tidak bayar pajak terancam denda hingga kurungan, kendaraan disita hingga kemungkinan dilelang atau dihancurkan.

Soal penghancuran mobil ilegal bukanlah hal baru, Di Filipina, Presiden Rodrigo Duterte secara tegas dan terang-terangan menyatakan perang terhadap kendaraan-kendaraan mewah yang masuk secara ilegal dengan melakukan penghancuran di tempat umum. Duterte bahkan menolak melelang kendaraan-kendaraan tersebut karena tak ingin membuka ruang untuk barang-barang ilegal.

>>> Mulai 2020, Jakarta Terapkan Insentif Mobil Listrik

Foto suasana Razia pajak oleh BPRD

Razia pajak akan terus dilakukan BPRD dan Kepolisian

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

STNK Rusak Kena Banjir, Begini Cara Mengurusnya!

03/01/2020

Pengemudian

3 menit

Banjir membuat STNK rusak, tak perlu cemas. Anda bisa mengurusnya dengan cara yang cukup mudah di kantor SAMSAT. Perhatikan langkah-langkahnya berikut!

Lihat juga

Berlaku Mulai 2020, Pajak STNK Tidak Dibayar 2 Tahun Bakal Diblokir

31/12/2019

Pengemudian

3 menit

Sudah ditetapkan sesuai Undang-Undang, pajak STNK yang tidak dibayar selama 2 tahun bakal diblokir. Regulasi itu bakal diberlakukan mulai 2020 mendatang.

Lihat juga

STNK Habis Masa Berlaku Saat Libur Nataru, Ada Dispensasi Hingga Satu Pekan

25/12/2019

Pengemudian

3 menit

Kepolisian bakal memberikan dispensasi satu pekan bagi pemilik kendaraan bermotor yang masa berlaku STNK-nya habis saat libur Nataru (Natal dan Tahun Baru).

Lihat juga

Masih Wacana, Ini Plus Minus STNK Kertas Jadi Kartu

05/11/2019

Pengemudian

3 menit

Ada wacana dari Korlantas Polri untuk mengganti Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) saat ini menjadi e-STNK berwujud kartu. Lalu apa plus minus jika rencana ini direalisasikan?

Lihat juga

Berapa Pajak Mobil Lamborghini Indonesia Setiap Tahunnya? Jangan Kaget Lihat Faktanya

18/11/2019

Perawatan dan service

4 menit

Di balik aura kemewahan pada bodinya, nyatanya mobil-mobil Lamborghini Indonesia punya biaya pajak yang sangat tinggi. Lebih daripada itu, mahalnya biaya perawatan setiap tahunnya, membuat pemiliknya harus merogoh kocek cukup dalam sobat.

Lihat juga