Kendaraan Dinas Presiden Joko Widodo Harus Diawasi saat Diservis

13/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Kendaraan Dinas Presiden Joko Widodo Harus Diawasi saat Diservis
Tak seperti mobil pada umumnya yang bisa dengan bebas dirawat di bengkel, kendaraan dinas Presiden Joko Widodo harus diawasi khusus ketika sedang diservis.

Pemerintah lewat Kementerian Sekretariat Negara beberapa waktu lalu telah mengumumkan bahwa Presiden Joko Widodo akan menggunakan mobil dinas baru.
Jokowi dalam kegiatannya sehari-hari bakal ditemani Mercedes-Benz S600 Guard model terbaru lantaran mobil lamanya kedapatan sering mogok ketika berdinas di luar kota. Mobil dinas baru untuk presiden itu dipilih langsung oleh pemerintah demi alasan keamanan.
Proses pengadaan hingga pengantarannya pun cukup panjang. Namun pihak Mercedes-Benz menyebut prosesnya sudah selesai dengan demikian S600 Guard model terbaru sudah menemani Jokowi beraktifitas.

>>> Mercedes-Benz Siap Luncurkan 32 Mobil Baru Sampai 2022

Pengawasan Khusus

Menjadi tunggangan orang nomor satu di Indonesia, tentu ada perlakuan khusus ketika mobil harus diservis. Tak seperti mobil pada umumnya, servis mobil presiden harus diawasi dengan khusus.

Gambar menunjukkan Mercedes-Benz S600 Guard

Tampilan Mercedes-Benz S600 Guard

>>> Kembali Ke GAIKINDO, Penjualan Mercedes-Benz Langsung Salip BMW

"Prosedurnya sama perawatan itu pada dasarnya ya pengerjaan dan sebagainya, tapi dari sisi safety ada pengawasan-pengawasan tertentu yang dilakukan itu ada," terang Deputy Director Sales Operations & Product Management PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto saat berbincang dengan Cintamobil.com.
Sekadar info, Kementerian Sekretariat Negara pada Agustus 2019 menilai kendaraan keras VVIP Kepresidenan yang lama (tahun 2008 dan 2009) sudah berusia 10 tahun. Berdasarkan pertimbangan teknis antara lain faktor keamanan, keandalan, dan efisiensi atas biaya pemeliharaan yang semakin mahal karena usia pemakaian maka kendaraan dinas presiden dan wakil presiden harus diganti.

>>> Sah, Pabrik Mobil Esemka Boyolali Diresmikan Presiden Joko Widodo

Setidaknya ada dua unit Mercedes-Benz S600 Guard baru yang disediakan pemerintah sebagai ganti model serupa untuk kendaraan dinas presiden dan wakilnya. Sementara itu, model lamanya masih digunakan sebagai cadangan saat presiden melakukan kunjungan kerja ke luar kota. Pemerintah tampaknya belum berencana untuk menambah kendaraan dinas bagi presiden dan wakilnya tersebut. 

"2 Unit, belum (ada tambahan)," jelas Kariyanto. 

Fitur Keamanan Lengkap untuk Kendaraan Dinas Presiden

Ini bukan kali pertama Mercedes-Benz S600 Guard dipilih sebagai kendaraan dinas pemimpin suatu negara. Sudah banyak pemimpin negara yang mempercayakan tunggangannya kepada sedan mewah ini. Tentu hal itu wajar, mengingat S600 Guard dibekali beragam teknologi terbaik. Begitu juga soal performa dan dinamika berkendaranya.

>>>  Alasan Psikologis Dibalik Ketakutan Donald Trump terhadap Kendaraan Swakemudi

Gambar menunjukkan Mercedes-Benz S600 Guard

Bagian dalam Mercedes-Benz S600 Guard

>>> Kalahkan BMW dan Audi, Mercedes-Benz Menjadi Mobil Mewah Terlaris di Dunia

Mercedes-Benz S600 Guard dibekali fitur Pre-Safe System untuk membuat kalangan VIP merasa aman di dalam mobil. Sistem itu disebut untuk melindungi penghuni mobil jika terjadi kecelakaan.
Mercedes-Benz memang sengaja membuat S600 Guard sebagai kendaraan khusus yang dirancang dengan tingkat keselamatan dan keamanan tinggi. Sebagai mobil petinggi negara, Mercedes-Benz S600 Guard dibuat antipeluru. Mobil ini juga memiliki lantai antipeluru untuk melindungi penghuninya dari ledakan bom.
Di seluruh bagian mobil dilapisi bahan antipeluru. Selain itu adanya run-flat tyre memungkinkan mobil masih bisa melaju meski ban dalam kondisi kempis. Untuk mencegah ledakan, tangki bahan bakar juga dibuat antipeluru dan memiliki sistem pemadaman api.

Namun untuk kendaraan dinas presiden dan wakil presiden di Indonesia, Mercedes-Benz enggan merinci soal fitur lengkapnya dengan alasan keamanan. 

>>> Klik sini untuk update berita otomotif yang hot lainnya

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top