Kelangkaan Semikonduktor Kembali Makan Korban, Kini Giliran Jeep

03/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Kelangkaan semikonduktor akhirnya mempengaruhi produsen SUV legendaris Amerika Serikat, Jeep. Karena hal ini, produksi Jeep Gladiator harus ditunda sementara.

Para produsen mobil Amerika Serikat berusaha membatasi kerugian yang disebabkan oleh kelangkaan semikonduktor yang dibutuhkan untuk membuat berbagai sirkuit komponen mobil.

Namun pada titik ini, mayoritas produsen otomotif akhirnya terimbas kondisi tersebut. General Motors menanggalkan berbagai fitur dari mobil-mobil mereka sampai pada akhirnya harus menghentikan produksi.

Jajaran mobil Ford juga harus dianggurkan di pabrik untuk menunggu sentuhan akhir. Kini giliran Jeep yang harus menunda produksi salah satu mobil populer mereka.

>>> 12 Momen Bersejarah Selama 80 tahun Jeep  

Jeep Terpaksa Menunda Produksi di Pabrik Ohio

Gambar Pabrik Toledo Jeep

Komplek perakitan Toledo di Ohio menjadi salah satu yang terimbas kelangkaan semikonduktor

Setelah kehabisan langkah untuk mengantisipasi kelangkaan semikonduktor, Stellantis North America mau tidak mau harus menunda produksi di pabrik Toledo South, Ohio.

Pabrik tersebut merupakan bagian dari pusat perakitan Jeep di Amerika Serikat terutama untuk Jeep Wrangler dan Jeep Gladiator. Di antara kedua SUV off-road tersebut, Jeep memilih untuk melanjutkan perakitan Wrangler dan menunda produksi Gladiator.

Pabrik tersebut merupakan satu-satunya komplek yang memproduksi Jeep Gladiator di antara pabrik milik Stellantis North America yang lainnya. Juru bicara Stellantis, Jodi Tinson mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan supplier untuk mengurangi dampak kelangkaan semikonduktor ini.

>>> Performa Mobil Turun Setelah Didiamkan saat PPKM? Mungkin Ini Sebabnya

"Stellantis akan terus bekerjasama dengan supplier kami untuk memitigasi dampak produksi yang disebabkan oleh masalah rantai pasok industri," ujar Tinson.

Penghentian produksi Gladiator akan efektif dari 2 Agustus 2021 sampai waktu yang belum ditentukan. Pastinya keberadaan Wrangler versi pickup ini akan semakin langka.

Gambar Jeep Gladiator

Jangan heran jika Gladiator menjadi barang langka di masa depan

CEO Stellantis Pesimis Dengan Keadaan

Sebelum Gladiator, Stellantis North America sempat menunda produksi di beberapa pabrik akibat kelangkaan semikonduktor. Pabrik Stellantis di Windsor, Ontario, Kanada harus menunda produksi Chrysler Pacifica, Pacifica Hybrid, Grand Caravan, dan Voyager.

Selain itu, produksi mobil Stellantis di Brampton, Ontario dan Belvidere, Illinois juga sempat terhenti. Karena kondisi ini, CEO Stellantis, Carlos Tavares mengaku pesimistis dalam melihat kelangkaan semikonduktor akibat pandemi global COVID-19.

>>> Jeep Grand Cherokee Ternyata Sempat Recall karena Airbag Tak Mengembang

"Krisis semikonduktor, dari semua yang saya lihat dan saya tidak yakin saya bisa melihat semuanya, akan tetap terjadi hingga tahun 2022. Saya tidak melihat cukup tanda bahwa produksi tambahan dari titik sumber Asia akan datang ke Barat dalam waktu dekat," ungkap Tavares.

Jadi, jika Anda sedang memesan Gladiator atau ingin segera membelinya, rencana ini mungkin akan sedikit tertunda. Sebenarnya, jika Anda ingin membeli apapun yang terimbas kelangkaan semikonduktor saat ini, kemungkinan besar rencana tersebut harus tertunda.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top