Kata Polisi Soal Pembuatan dan Perpanjangan SIM Bisa Gratis

07/01/2021

Pasar mobil

3 menit

Pihak kepolisian meluruskan soal asumsi yang beredar di masyarakat terkait pembuatan dan perpanjangan SIM bisa gratis. Apa kata polisi soal hal tersebut?

Peraturan Pemerintah No.76 tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia masih menyisakan tanya bagi sebagian kalangan. 

Pasalnya, dalam aturan itu disebutkan penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada polisi termasuk diantaranya pengujian untuk penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, penerbitan perpanjangan SIM, penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB) Rp 0. Banyak yang berasumsi bahwa pembuatan dan perpanjangan SIM bisa gratis

pembuatan SIM

Usai PP No.76 tahun 2020 muncul asumsi pembuatan SIM gratis 

>>> Bikin dan Perpanjangan SIM Bisa Gratis? Begini Penjelasannya

Akan Diikuti Peraturan Polri

Tapi jangan salah tangkap dulu. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan meluruskan terkait banyaknya asumsi yang menyebut bahwa pembuatan dan perpanjangan SIM bisa Rp 0. Dirinya menyebut bakal ada aturan turunan yang tengah digodok berupa Peraturan Polri. 

"Jadi ada beberapa pertanyaan kenapa cuma SKCK yang gratis kenapa SIM tidak? Jadi seolah-olah pertanyaan tersebut pendapatnya bahwa SKCK itu gratis, itu pendapatnya. Bahwa sampai saat ini masih dilakukan proses pembuatan peraturan kepolisian Perpol untuk menindaklanjuti PP no. 76 tahun 2020 tentang PNBP sebagai implementasi dari PP tersebut," jelas Ahmad saat konferensi pers seperti dilihat Cintamobil, Kamis (7/1/2021). 

Ahmad juga merinci isi dari pasal 7 PP no.76 tahun 2020. Disebutkan Ahmad memang mungkin saja beberapa PNBP itu Rp 0. Namun ada persyaratan tertentu yang wajib dipenuhi. Meski demikian, Ahmad tak menyebutkan secara rinci apa saja persyaratan tersebut. 

pembuatan SIM

Polisi sebut ada pertimbangan tertentu terkait penerapan PP No.76 tahun 2020

>>> Inilah Cara Memperpanjang SIM

Pertimbangannya Masih Digodok

Tetapi dalam pasal 7 itu juga disebutkan beberapa pertimbangan tertentu antara lain penyelenggaraan kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, kegiatan kenegaraan, dan pertimbangan karena keadaan di luar kemampuan wajib bayar atau kondisi kahar, serta bagi masyarakat tidak mampu, mahasiswa/pelajar, dan usaha mikro, kecil, dan menengah.
 
Layanan yang mendapatkan prioritas untuk dikenakan tarif sampai dengan Rp0,00 (nol rupiah) atau 0% (nol persen) antara lain jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak berupa penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.

"Nah pertimbangan apa itu yang masih digodok dan dikaji dan muatannya ada di peraturan kepolisian yang masih diproses," tegas Ahmad. 

>>> Pandemi Belum Usai, Perpanjangan SIM Mati di Inggris Dilakukan Otomatis 

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. 
Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 
Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
  • Geneva International Motor Show 2017
  • Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top