Kapan Mobil Listrik Honda Dibawa ke Indonesia?

26/10/2020

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Kapan Mobil Listrik Honda Dibawa ke Indonesia?
Honda telah meluncurkan mobil listrik mungilnya 'E' belum lama ini di Jepang dan juga Eropa. Akankah mobil listrik Honda itu masuk dan dijual di Indonesia?

Para pabrikan kian gencar menawarkan deretan kendaraan elektrifikasi. Jenisnya beragam ada mobil hybrid, PHEV, hingga listrik murni. Tapi sayangnya di Indonesia belum semua pabrikan melakukannya. 

Khusus untuk mobil listrik murni baru ada BMW dan juga Hyundai yang menawarkannya di Indonesia. Sedangkan bagi pabrikan Jepang, ada Toyota yang gencar dengan sederet mobil hybridnya. Kemudian ada juga Mitsubishi yang telah mengenalkan mobil berteknologi PHEV lewat Outlander. 

Mobil listrik Honda

Honda telah mengenalkan mobil listriknya di Eropa dan juga Jepang

>>> Honda E Prototype Meluncur Pertama Kali Di Ajang Geneva International Motorshow 2019

Mobil Listrik Honda untuk Indonesia Masih Dipikirkan Matang

Namun lain halnya dengan Honda. Honda justru terbilang pasif dalam hal pengenalan kendaraan elektrifikasinya di Indonesia. Padahal, Honda telah mengenalkan deretan kendaraan elektrifikasi di berbagai negara.

Bagi Anda yang telah menanti mobil listrik Honda tampaknya harus sedikit bersabar menanti kehadirannya di Indonesia. Sejumlah keistimewaan yang diberikan kepada mobil listrik misalnya dengan bebas aturan ganjil genap hingga DP 0% belum membuat Honda tergiur mendatangkan mobil listriknya. 

"Mengenai LCEV (Low Cost Emission Vehicle) kami punya berbagai teknologi mesin alternatif ramah lingkungan. Sekarang kami studi terus untuk menentukan teknologi apa yang paling sesuai untuk konsumen sesuai infrastruktur dan regulasi," ungkap Business Innovation and Marketing Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy dalam kesempatan video conference belum lama ini. 

Disebutkan Billy, pihaknya masih mempelajari Peraturan Pemerintah Nomor 73 tahun 2019 yang mengatur soal Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Lewat PPnBM yang berlaku mulai Oktober tahun 2021, kendaraan elektrifikasi termasuk mobil listrik bakal dikenakan pajak sesuai dengan emisi gas buangnya. 

>>> Sudah Lihat Belum? Ini Dia Wujud Pelat Nomor Khusus Mobil Listrik

Bisa Dimulai Lewat Hybrid Terlebih Dulu

Mobil listrik Honda

Infrastruktur pengisian baterai mobil listrik di Indonesia belum mumpuni

Kalau bicara saat ini, Billy pribadi berpendapat mobil hybrid lebih tepat sebagai jembatan sebelum orang Indonesia benar-benar beralih ke mobil listrik murni. 

"Perlu bridging ya ke konsumen supaya nggak kaget ke mobil listrik berbasis baterai. Bagi kami sebagai jembatan, hybrid paling cocok. Karena kalau langsung mobil listrik berbasis baterai infrastukturnya gimana, suplier gimana, mungkin dampaknya masih jauh, ini pendapat saya," kata Billy. 

"Kalau lihat PP 73, insentif untuk hybrid PPnBM-nya rendah ya 2%, kalau baterai memang 0%. Tapi ada insentif lain makanya, saya bilang juknis baru keluar akhir tahun dan pengenalan elektrifikasi tergantung infrastruktur," lanjut Billy. 

Pabrikan asal Jepang itu sebenarnya sudah memiliki mobil listrik berbasis baterai lewat Honda E. Honda E merupakan mobil listrik Honda pertama yang lahir dengan dimensi kecil. Mobil listrik Honda itu telah dipasarkan di Eropa dan juga Jepang mulai akhir Oktober 2020. 

Honda E hanya memiliki kapasitas baterai kira-kira setengah dari Tesla Model 3 dan hanya dapat menempuh jarak sejauh 280 kilometer per sekali pengisian. Karenanya ia diklaim cocok untuk digunakan di perkotaan.

>>> Mulai 2021, Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Menteri

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top